Home » Archive

Articles tagged with: ulang tahun

Humaniora, Opini »

[8 Feb 2012 | 2 Comments | 246 views]
Catch Your Dream

Oleh: Cleo Andromeda
Suatu hari, seorang gadis pengelana yang pemberani terjatuh kelelahan. Dia memutuskan untuk mencari tempat peristirahatan. Gadis ini adalah seorang petualang yang telah berkelana ke se-antero negeri. Apa yang dicarinya? Tidak ada yang tau. Ketika orang bertanya dia selalu menjawab dengan tersenyum, “Aku ingin menemukan diriku.” Kemudian gadis ini berlalu dan menyisakan kebingungan di hati penanyanya.

Sepocikopiana, Ulang Tahun »

[26 Jan 2012 | 4 Comments | 184 views]
Keping Kristal

Oleh: Z. Lang
Baru saja aku menempelkan satu keping kristal amorf pada sebuah bingkai yang menempel di dinding kamarku. Sekeping kristal yang tertinggal saat aku menyeruput habis satu cangkir rainmoccachiano. Satu persatu, kulengkapi bingkai itu dengan keping yang kutemukan di tiap lorong waktu. Aku ingin memiliki sebuah cermin jernih di kamarku yang kosong. Aku ingin bisa melihat jelas paras dan tubuhku.

Perempuan, Sepocikopiana, Ulang Tahun »

[23 Jan 2012 | 10 Comments | 339 views]
Camilan: Kamar dalam Sebuah Rumah

Oleh: Arie Gere
Kataku suatu hari, “Bagaimana kalau aku setuju menulis untuk Camilan?”
Kata Alex dengan serius, “Mau ke mana pun dan di mana pun, tulisanmu akan kutagih terus.”
Dialog di atas mungkin bukan hal baru di SepociKopi, tapi menjadi hal baru bagiku karena tulisanku untuk Camilan harus muncul dua kali seminggu. Agak berbeda dengan tulisan-tulisan tunggal lainnya, menulis di Camilan kali ini merupakan episode berantai yang harus dipelototi setiap hari. Benar-benar setiap hari! Sebab, tulisan selanjutnya adalah awal dari tulisan seterusnya. Bagaimana kalau koneksi internet ngadat? Satu tulisan yang macet akan berantai …

Friendship, Sepocikopiana, Ulang Tahun »

[17 Jan 2012 | 15 Comments | 419 views]
Alex: Filosofi Sepoci Kopi

Oleh: Bening
Saat baru mengenal SepociKopi, Alex adalah makhluk yang sangat kuhindari. Ketika mulai berbagi rahasia dengan Lakhsmi aku menulis catatan dengan huruf kapital: JANGAN BERITAHU ALEX! Aku nggak mau temenan sama pasangan yang kayak kembar dempet, yang apa-apa urusan orang lain diceritakan pada partnernya. Beberapa kali Lakhsmi berusaha mendekatkanku dengan Alex, menyuruhku komunikasi langsung dengan Alex, tapi selalu kutolak.
Begini ceritanya… Sekitar tahun 2004, aku berusaha mengungkap sisi lesbianku dengan membaca sebuah forum. Di sanalah pertama kali kulihat nama Alex58id terpampang. Seorang aktifis lesbian yang aktif menggagas festival LGBT dengan pengetahuannya …

Memory, Sepocikopiana, Ulang Tahun »

[17 Jan 2012 | No Comment | 113 views]
Metamorfosis SepociKopi

Januari 2007 – Maret 2009
www.sepocikopi.blogspot.com

Sub-blog Say It Out Loud!
http://kafesepocikopi.blogspot.com/

Sub-blog Community and Traveling
http://komunitassepocikopi.blogspot.com/

Sub-blog The Planet
http://planetsepocikopi.blogspot.com/

Sub-blog Camilan SepociKopi
http://camilansepocikopi.blogspot.com/

Maret 2009 – Februari 2011
www.sepocikopi.com

Sub-blog Camilan SepociKopi
http://camilansepocikopi.blogspot.com/

Maret 2011 – Januari 2012
www.sepocikopi.com

Sub-blog Camilan SepociKopi – Flambé
http://camilan.sepocikopi.com/

@Bening, SepociKopi, 2012

Sepocikopiana, Ulang Tahun »

[17 Jan 2012 | 3 Comments | 175 views]
Setelah Pesta Usai

Oleh: Krishna A
Kenal Sepocikopi dari mana? Waduh, penyakit pikun saya mendadak kambuh nih, dari mana ya? Kapan ya? Kening saya berkerut-kerut, memikirkan dari mana saya pertama kali mengenal situs lesbian yang membuat saya kecanduan bak junkies…
Setelah bertapa tiga hari tiga petang (kalau malam saya jelas tidur pulas), saya akhirnya teringat pada rangkaian memori tentang SepociKopi. Saya mengenal SepociKopi ketika surfing di dunia maya, hampir 3 tahun yang lalu. Tampilannya belum sekeren saat ini. Kolom komentarnya belum begitu interaktif. Dan seingat saya hanya sedikit penulis yang muncul sebagai kontributor.
Mengenal SepociKopi seketika …

Sepocikopiana, Ulang Tahun »

[16 Jan 2012 | 11 Comments | 457 views]
Bening: Forever And Ever

Oleh: Lakhsmi

I love you also means I love you more than anyone loves you, or has loved you, or will love you, and also, I love you in a way that no one loves you, or has loved you, or will love you, and also, I love you in a way that I love no one else, and never have loved anyone else, and never will love anyone else.

Sepocikopiana, Ulang Tahun »

[16 Jan 2012 | One Comment | 216 views]
Masa Lalu Dunia Lesbian, Sekarang, dan SepociKopi

Oleh: Juno Bis
Beberapa dasa warsa yang lalu, keadaan dunia perlesbianan Indonesia (baca: Jakarta, karena saya besar di sini dan saya cuma berani mewakili kota ini) sangat berbeda kalau tidak ingin menyebutnya ‘menyedihkan’.  Berkenalan dengan sesama lesbian perlu upaya yang ekstra gigih. Surat menyurat dengan teman yang saya kenal dari bisik-bisik di sekolah harus menggunakan alamat kotak pos karena semua muka terlihat mencurigakan.

Sepocikopiana, Tentang Cinta, Ulang Tahun »

[15 Jan 2012 | 4 Comments | 262 views]
SepociKopi: Cinta vs 1,5 Miliar

Oleh: Frizy Jo
Sudah seminggu ini aku sakit kepala. Bukan sakit kepala lantaran kepala terkena air hujan. Bukan juga sakit kepala karena tesis yang tak kunjung selesai. Sakit kepala yang ini cuma bisa sembuh oleh kemurahan hati sang editor SepociKopi. Lho, kok editor SepociKopi disebut-sebut? Ya, tentu saja, karena sudah seminggu ini aku bingung harus menulis tentang apa untuk ulang tahun SepociKopi yang kelima ini.
Kalau bicara tentang kecintaanku pada majalah online ini, nggak usah diragukan lagi deh! Cintaku mengalahkan rasa takut terhadap dewan redaksi. Tentunya sudah pada tahu dong kalau dewan …

Ulang Tahun »

[14 Jan 2012 | 3 Comments | 221 views]
Rumah Sahabatku

Oleh: Chossy Tan
Ijinkan aku bercerita tentang sebuah rumah. Rumah yang nyaman dan bersahabat. Aku tidak mengenal secara pribadi sang pemilik rumah, namun yang kudengar dari orang-orang, siapa pun boleh datang ke sana, sekadar duduk-duduk melepas lelah atau bercengkerama dengan pengunjung lain. Rumah itu sederhana. Tidak mewah, apalagi berpagar tinggi yang membuat orang segan melangkah masuk. Rumah itu juga tidak pernah terkunci sehingga memungkinkan setiap orang bisa bertamu kapan pun mereka mau, yang penting tetap menjaga kesopanan dan menjunjung etika serta tidak membuat ulah.
Aku pun tertarik mengunjungi rumah itu. Awalnya hanya …