Articles tagged with: tokoh
Humaniora, wawancara »
Oleh: Lakhsmi dan Vilinnz
Donny Budhi Utoyo atau yang lebih sering kita kenal dengan nama ngetopnya sebagai Donny B.U. adalah executive director dari ICT Watch Indonesia (www.itcwatch.com). Keterkenalan ilmu dan pengetahuannya menyebar di seluruh dunia maya. Siapa pun yang ingin belajar lebih jauh tentang dunia inet/teknologi dan aspek komunikasinya, pasti menghubungi beliau.
wawancara »
Oleh: Villinz dan Bening
Tuti H. Mochtar, perempuan kelahiran London, Mei 1969 adalah petinggi SCAI (Specialty Coffee Association of Indonesia) yang berasal dari kota kembang Bandung. SCAI merupakan asosiasi penting dalam hal pengembangan kualitas kopi di Indonesia dengan misi meningkatkan kualitas, nilai, dan volume kopi arabika spesial (Specialty Coffee) di Indonesia.
Film, Humaniora, Seni Budaya, wawancara »
Oleh: Alex dan Vilinnz
Pada tanggal 11 April 2012, #QASK di Twitter SepociKopi kedatangan tamu istimewa, yaitu Lola Amaria. Perempuan yang memulai karier sebagai wajah Femina ini, belakangan lebih dikenal sebagai sutradara dan produser. Betina (2003), Novel Tanpa Huruf R (2004), Minggu Pagi di Victoria Park (2006) adalah beberapa film yang dihasilkannya sebagai sutradara.
Persona, Seni Budaya, wawancara »
Oleh: Vilinnz dan Ade Rain
Saya dan redaksi SepociKopi sangat beruntung sebenarnya ketika sebuah nama muncul dari Helga Worotitjan, yang menjadi nara sumber sepekan lalu untuk Tamu Istimewa Twitter SepociKopi. Sebenarnya beberapa kali sliwar sliwer memerhatikan deretan daftar link blog yang direkomendasikan beliau di blognya, saya acuh.
Gaya Hidup, Mix n' Match »
Oleh: Carmen
Artikel ini kupersembahkan untuk para lesbian yang sudah, maupun yang sebentar lagi akan mencapai umur kepala enam, atau lebih. *jabat tangan dulu*
Terkadang risi saat dulu magang di kantor, melihat pekerja yang berusia >50 tapi belum memasuki masa pensiun diperlakukan tidak adil. Yaitu, pada saat melakukan kesalahan, mereka diperlakukan lebih sadis (e.g., ibu itu sudah tua, kita pindah saja) dibandingkan bila kesalahan serupa dilakukan oleh pekerja yang lebih muda (e.g., ah kan masih muda, salah ya wajar). Atau saat pekerja sosial yang berusia pensiun tapi masih sangat aktif berkegiatan sosial, …
Gaya Hidup, Mix n' Match »
Menyambut Hari Raya Imlek Mix n’ Match yang biasanya digawangi oleh Alex dan Carmen kali ini kedatangan penulis tamu yaitu Jacquier de vache yang membahas tentang perempuan-perempuan hebat Indonesia beretnis Tionghoa.
Oleh: Jacquier de vache
Menyambut Tahun Baru Imlek 23 Januari 2012 maka saya ingin berbagi mengenai keberadaan etnis Tionghoa yang sungguh buat saya pribadi sangat memotivasi saya dalam menjalani kehidupan. Buat saya pribadi, tumbuh dalam lingkungan sekitar yang beretnis Tionghoa membuat saya bisa memetik banyak pelajaran dari kehidupan mereka.
Humaniora, Opini »
Oleh: Justin
Kekuatan jari telunjuk adalah judul yang saya pilih karena terinspirasi dari kejadian di suatu acara perkawinan. Saat itu saya melihat seorang anak menunjuk-nunjuk temannya, menuduh si temanlah yang memecahkan gelas. Apa yang terjadi kemudian? Akan saya beritahukan nanti dong (kalau tidak tulisan saya hanya beberapa baris saja, bukan?).
Buku, Mix n' Match »
Oleh: Alex
Setiap anak perempuan idealnya memiliki jagoan perempuan yang bisa jadi panutan. Bagi saya, yang dibesarkan ditemani dengan bacaan, tentu saya memiliki jagoan perempuan yang berasal dari buku. Salah satunya adalah dari buku bacaan favorit saya semasa kecil yaitu Lima Sekawan. Dulu saya amat menyukai tokoh George, yang awalnya saya kira adalah anak lelaki ternyata anak perempuan tomboi bernama Georgina. George adalah anak yang menjadi petualang cilik yang cerdas dan berani.
FabuLezlyCool, Humaniora, Remaja »
Oleh: FlaPuding
INDONESIA! Prok prok, prok prok prok. INDONESIA!
Siapa yang familiar dengan pola sorak sorai tersebut? Ya, benar! Ini adalah kalimat teriakan acara Indonesia Open kemarin. Seperti kebiasaan tahun-tahun sebelumnya, Jakarta rutin mengadakan pertandingan bulutangkis antar negara yang akrab dengan sebutan Indonesia Open.
Featured, Humaniora, Opini »
Oleh: Harumi
Aku menikmati masturbasi. Bolehlah dulu aku memaknai hubunganku dengan kaum lesbian sebagai masturbasi, artinya aku sibuk dengan diriku sendiri, hidup sendiri, tidak melakukan apa-apa yang ada hubungannya dengan memperjuangkan kelompokku (lesbian) yang minoritas di negeri ini. Namun itu tidak berlangsung lama. Dan memang tidak boleh terlalu lama.





