Articles tagged with: sosial
Headline, Tajuk »
Oleh: Nuha Guwa
Seandainya setiap manusia memiliki kesadaran menebar empati, simpati, menabur kasih sayang setiap hari, berhenti menyalahkan pihak lain, berhenti menebar kekerasan, berhenti melakukan hal-hal yang tidak penting. Seandainya tidak ada yang merasa dirinya lebih tinggi, orang lain lebih rendah barangkali, saya optimis tak akan ada neraka di bumi.
Kita memang tak luput dari salah dan lupa. Terkadang diri merasa lebih dari yang lain, merasa sempurna, merasa paling benar, paling besar, paling superior, paling beragama. Atas dasar ini jumlah orang yang selalu merendahkan orang lain, mencari-cari kelemahan dan kesalahan orang lain, …
Telezkop »
Oleh: Lahksmi
Kau tulis sejarah tentangku
Dengan segala jejak dusta penuh kepalsuan
Kau tolak aku ke lumpur
Tapi bagai debu, aku bangkit.
Apa semangatku mengganggumu?
Mengapa kau menghasutku dengan wajah suram?
Sebab aku berjalan bagai pemilik tambang minyak
Yang mengalir di ruang tamu rumahku
Puisi di atas adalah penggal pertama dari puisi Still I Raise oleh Maya Angelou. Puisi yang menantang bagi orang-orang yang menentangnya. Aku bergetar membaca puisi ini. Puisi yang relevan dengan kehidupan para lesbian.
Orientasi seksual sering kali menjadi hal yang tidak ingin dibicarakan, sehingga bagi beberapa lesbian, mereka menganggapnya suatu rahasia besar. Sehingga lahirlah para intimidator …
FabuLezlyCool, Intermezzo, Tantangan »
Oleh: bE
Siapa yang senang dicap kuper? Masa nggak ada, sih? Ayo, ngaku ajah! Eh, kok malah maksa. Hihi…
Aku yakin tidak ada yang bersedia dicap kuper. Di benak kita, orang-orang kuper pastilah selalu tersisih dari pergaulan dan dijauhi. Sebagai makhluk sosial plus lesbi, dikucilkan pastilah tergolong mimpi paling buruk di siang bolong.
Telezkop »
Oleh: Alex
Ketika kita punya pacar, semua terasa indah. Ketika kita punya pacar, kita ingin memberikan segalanya pada sang kekasih. Tapi di balik pelangi indahnya cinta, judul tulisan ini bisa terjadi pada kita semua. Apa yang dimaksud dengan Broke Bitch Syndrome? Ini adalah semacam sindrom atau kondisi ketika kita bokek berat karena harus membiayai kebutuhan pasangan kita. Kondisi ini sering terjadi pada pasangan lesbian.
Lupakan semua kesenangan yang bisa kita nikmati. Saat punya kekasih, kita ingin memberikan yang terbaik untuknya. Jadi kita lupakan dulu keinginan membeli smartphone terbaru saat kekasih perlu membeli …
FabuLezlyCool, Renungan »
Oleh: Zovanovsky
Ketika kamu merasa ingin marah, berhentilah sejenak. Cobalah pikirkan lagi dan lagi. Paksa dirimu untuk mengalahkan dan meredam emosimu. Tenangkan dirimu dan belajarlah untuk mengontrol sikap dan kata-katamu. Lebih baik lagi jika kamu diam ketika marah. Jangan sampai letupan emosi sesaat itu membuat kamu menyesal.
Berita, Remaja »
Dikutip dari: www.fridae.asia
Jumat, 12 April 2013
Pink Alliance, sebuah koalisi kelompok LGBT di Hong Kong telah meluncurkan “I am ME”, sebuah program yang dimaksudkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap maraknya kasus bully yang terjadi di sekolah-sekolah terhadap siswa yang orientasi seksual dan identitas gendernya berbeda.
Telezkop »
Oleh: Alex
Pernahkah kamu bertemu heteroseksual yang memiliki sudut pandang dan pendapat yang kita anggap konyol atau bahkan bodoh terhadap kaum LGBT? Pemikiran yang menurut kita sudah ketinggalan zaman dan salah total. Atau bahkan secara total menyatakan kebenciannya pada kaum LGBT. Kita, sebagai lesbian yang merasa sudah pintar, dengan mudah bisa menilai dan menghakimi pendapat tersebut bahkan kalau perlu beramai-ramai mem-bully-nya di media sosial.
Keluarga, Partnership, Personal Life »
Telezkop »
Oleh: Lakhsmi
Fakta (tidak) mengejutkan datang dari negara Amerika, bahwa statistik perceraian mencapai 41% untuk pernikahan pertama, 60% untuk pernikahan kedua, dan 73% untuk pernikahan ketiga. Angka ini terlihat sangat spektakuler. Bagaimana dengan Indonesia? Data Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung menyatakan bahwa angka perceraian di Indonesia meningkat sebanyak 81% selama lima tahun terakhir. Tahun 2009, perceraian berjumlah 250 ribu dari 2,5 juta pernikahan (sekitar 10%), tapi statistik ini naik sebanyak 20 ribu sampai 50 ribu kasus per tahun. Bayangkan berapa data perceraian Indonesia di tahun 2013. Perceraian (baik di …
Coming Out, FabuLezlyCool, Keluarga, Remaja »
Oleh: Chossy Tan
Mendengar kata coming out pasti menimbulkan reaksi yang beragam. Ada yang bergidik, gemetar, takut, atau malah biasa-biasa saja. Meskipun bukan hal yang baru, coming out bagi kebanyakan lesbian merupakan suatu peristiwa yang bisa mengubah hidup. Perubahan itu bisa ke arah positif maupun negatif.





