Articles tagged with: sahabat
Humaniora, Opini »
Oleh: Frizzy Jo
Siapa di antara pengunjung Sepocikopi yang masih bergidik mendengar orang di sebelah kita mengucapkan kata lesbian? Atau jangan-jangan masih ada yang langsung lari terbirit-birit ketika ada yang dengan gamblangnya berkata, “Jalan kamu macho banget sih. Jangan-jangan kamu lesbian ya?!”
Beberapa minggu lalu seorang teman bercerita kepadaku. Jantungnya hampir saja jatuh lepas dari pengaitnya (memangnya ada ya pengait jantung?). Awalnya ia menyapaku dan menanyakan hal-hal yang sampai sekarang masih menjadi tanda tanya besar di dunia lesbian.
Humaniora, Telezkop »
Oleh: Tya Andriani
“Saya kesepian. Kenalan dong.”
Selalu ada kata-kata “kesepian” dan ajakan “kenalan” di nyaris semua Facebook atau situs lesbian. Menurut kakak-kakak redaksi SepociKopi, Guestbook, komentar, mention Twitter, dan wall Facebook SepociKopi juga dihajar oleh puluhan (atau ratusan?) lesbian yang mengatakan kesepian dan mengajak kenalan. Menurut SepociKopi, media ini memiliki aturan main bagi setiap postingan, sehingga pesan-pesan “kesepian” dan “kenalan” itu sebagian dihapus jika tidak sesuai dengan rules dan regulation SepociKopi.
FabuLezlyCool, Humaniora »
Oleh: Lo
Ada satu filosofi yang kusuka tentang lilin. Dunia telah memberi sosok-sosok lilin yang setia menerangi sekelilingnya, sekali pun api perlahan akan menghabisinya. Bagi mereka yang hidup dalam terang, lilin tak begitu berarti. Tapi bagi hening dan gelapnya malam, lilin menjadi hadiah tak terkira.
L'Amour, Sepocikopiana »
Oleh: Nita
Saya merasakan jatuh cinta yang berbeda saat menduduki bangku perkuliahan. Saat masih SMP maupun SMA saya menyukai laki-laki yang cenderung memiliki perawakan yang cukup besar. Tapi juga sempat mengidolakan teman perempuan yang mengikuti latihan basket bersama saya di sekolah dan terkadang saya merasa iri jika dia lebih dekat dengan teman perempuan yang lainnya. Saya berpikir, oh mungkin itu namanya iri dengan fans-fans yang lain. Selama saya dekat dengan laki-laki, jarang saya memiliki keseriusan tinggi untuk meneruskannya lebih lanjut.
Ketika menduduki bangku perkuliahan, saya merasakan hal yang berbeda. Saya bertemu dengannya …
Ulang Tahun »
Oleh: Chossy Tan
Ijinkan aku bercerita tentang sebuah rumah. Rumah yang nyaman dan bersahabat. Aku tidak mengenal secara pribadi sang pemilik rumah, namun yang kudengar dari orang-orang, siapa pun boleh datang ke sana, sekadar duduk-duduk melepas lelah atau bercengkerama dengan pengunjung lain. Rumah itu sederhana. Tidak mewah, apalagi berpagar tinggi yang membuat orang segan melangkah masuk. Rumah itu juga tidak pernah terkunci sehingga memungkinkan setiap orang bisa bertamu kapan pun mereka mau, yang penting tetap menjaga kesopanan dan menjunjung etika serta tidak membuat ulah.
Aku pun tertarik mengunjungi rumah itu. Awalnya hanya …
Have Your Say, Sepocikopiana »
Memiliki perasaan yang lebih kepada sahabat? Banyak manusia yang merasakan hal ini. Dari pertemanan biasa, muncul perasaan bunga-bunga indah yang membuat hari-hari menjadi bahagia. Namun bagaimana kalau sahabat itu sudah memiliki kekasih? Dengarkan kisah sahabat lesbian kita, Sunny, yang jatuh cinta kepada teman sendiri.
L'Amour, Sepocikopiana »
Oleh: D’Vita
Di usiaku yang sudah melampaui seperempat abad dan tinggal di ibukota yang jauh dari orangtua, Didit adalah berkat yang diberikan Tuhan untukku. Karena seperti kata orang, memang tidak mudah memperoleh sahabat sejati.
Nama sebenarnya Dita, tapi sejak SMA aku mengenalnya sebagai Didit. Nama saja menunjukkan keambiguanya. Nama Dita hanya dia gunakan di dokumen resmi. Sisanya saat berkenalan atau kapan pun dia akan mengulurkan tangan dan menyebut nama sebagai Didit. Perawakannya agak tomboy. Tapi tanpa menjadi tomboy pun dia memang tidak begitu mirip cewek. Tubuhnya kerempeng dengan dada rata. Tapi buat …
FabuLezlyCool, Humaniora »
Oleh: Wasabi
Bagi gue, teman adalah segala-galanya. Sejak gue SMP, gue percaya teman adalah rumah kedua gue. Gue punya kakak dan kakak gue tinggal di luar negeri, mengikuti suaminya. Gue tinggal di kota ini sendirian, nggak memiliki saudara. Kedua orangtua gue tinggal di kota kelahiran gue, nggak mau tinggal bersama gue di kota ini. Jadi teman adalah satu-satunya yang bisa gue andalkan. Kalau gue susah, gue selalu mencari teman untuk bala bantuan.
Have Your Say, Sepocikopiana »
Berpura-pura menjadi lelaki untuk menarik perhatian lawan jenis? Bukankah masih banyak perempuan yang tidak bisa mencintai lelaki namun hanya perempuan? Begitulah yang seharusnya terjadi pada hubungan percintaan: kejujuran. Tanpa kejujuran dan keterbukaan, sulit untuk memulai hubungan yang memiliki masa depan. Dengarkan kisah sahabat lesbian kita, ReNn, yang bercerita tentang usahanya mencintai seseorang.
L'Amour, Sepocikopiana »
Oleh: JustNoone
Cinta.
Setiap orang pasti menginginkan orang yang dicintai menjadi miliknya, bukan? Tapi apakah memiliki menjadi bukti cinta sejati? Atau cinta sejati malah merelakan orang yang dicintai bersama orang lain? Ataukah tetap berjuang, sekalipun pantang mundur mengejarnya hasilnya tetap tidak akan bisa bersama karena hatinya sudah diserahkan pada orang lain?
Tiga bulan lebih aku mengenalnya, panggil saja dia Tori2. Pertama berkenalan lewat YM!. Dia salah satu dari sekian banyak member Milis SepociKopi. Awalnya tidak ada perasaan berarti, lalu seiring bertambahnya intensitas chatting dan BBM, aku mulai jatuh hati kepadanya.
Meski tipikal perempuan yang …





