Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

Home » Archive by Tags

Articles tagged with: renungan

te.Lez.kop: Mentalitas Korban

24/07/2014 – 5:00 pm | 334 views

Oleh: Alex
Ada dua jenis korban di dunia ini. Pertama; korban dalam arti sesungguhnya. Kedua; orang yang merasa dirinya menjadi korban. Kita takkan membahas tipe pertama dengan panjang lebar, karena umumnya tipe korban dalam arti sesungguhnya memiliki kejelasan dan bisa memiliki fakta-fakta yang dibuktikan. Yang akan kita bahas di sini adalah tipe kedua. Orang di tipe kedua ini menjadi korban berdasarkan perasaannya, padahal yang namanya perasaan …

Tajuk: Mudik ‘Aman’ dan Kita

23/07/2014 – 2:45 pm | 251 views

Oleh: Nuha Guwa
Mudik? Capek sih tapi banyak senangnya, dan saya satu di antara jutaan orang lain di belahan bumi Indonesia yang antusias menyambut Idul Fitri. Selain istimewa setelah sebulan penuh berpuasa, momen ini paling pas buat pulang ke rumah mempererat silaturahmi bersama orang-orang spesial.
+4   

LezLounge: Lesbi Berantem Sehat!

21/07/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 983 views

Oleh : Mei & Miss
Di rimba SepociKopi, kalau ada kisah tentang pasangan lesbi, ceritanya nggak jauh-jauh dari 100% kemesraan atau 100% kegalauan. Nah jika tentang kemesraan, bentuknya detail, kadang vulgar kata-kata manis. Tulisan kegalauan juga penuh dengan bentuk-bentuk penderitaan. Untungnya, di SepociKopi juga ada kolom renungan di mana pihak penulis merefleksikan apa yang terjadi pada dirinya, membawanya ke perspektif baru, dan mudah-mudahan menjadikan si penulis …

te.Lez.kop: Sombong deh Kamu

10/07/2014 – 5:50 pm | 3 Comments | 829 views

Oleh: Alex
“Ih sombong deh kamu sekarang, mentang-mentang…” Pernah nggak dapat komentar seperti itu dari orang yang menganggap diri mereka sahabat kita? Buat saya, itu adalah pernyataan yang tidak menunjukkan unsur persahabatan.  Kalimat seperti itu mengecilkan arti persahabatan itu sendiri. Karena pernyataan semacam itu biasanya membuat kita merasa tidak enak dan buruk.
+9   

Have Your Say: Fatamorgana Cinta Berujung Nestapa

04/07/2014 – 7:00 am | 5 Comments | 1,276 views

Siapa sih yang bisa menahan diri dari janji dan rayuan semanis madu, curahan hadiah yang menyilaukan mata, dan romantisme bak negeri dongeng? Kebanyakan kita akan langsung luluh dan memasrahkan diri tanpa tahu apa yang tersembunyi dan menanti di balik gemerlap itu. Hal itulah yang pernah dialami teman kita, Farah. Berikut kisahnya:
+16   

te.Lez.kop: Meme dan Virus Akal Budi Lesbian

03/07/2014 – 4:10 pm | One Comment | 606 views

Oleh: Lakhsmi
Pikiran, seperti kutu, melompat dari satu kepala ke kepala lainnya, tapi tidak menggigit semua orang — Stanislaw Jerszy Lec
Apa sih meme? Richard Dawkins, seorang sainstis terkenal dalam bukunya yang hebat The Selfish Gene, menyebut meme sebagai fotokopi tindak tanduk dan perilaku, tapi bagi banyak orang, meme lebih mengarah kepada ideologi. Dawkins bahkan menyebut meme sebagai “virus akal budi”. Ini membuatku mengartikan meme dalam bentuk metafora, …

FabuLezlyCool: Dunia Memang Hanya Selebar Daun Kelor

02/07/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 826 views

Oleh: bE
Beberapa waktu yang lalu, salah seorang temanku curhat tentang senior di kantornya yang memutuskan untuk mengundurkan diri. Hal yang biasa itu menjadi menarik karena setelah selidik punya selidik, ternyata si senior memutuskan untuk keluar karena tidak rela menjadi bawahan temanku, seorang perempuan, juniornya di kantor. Wah, hari gini masih ada kejadian begitu?!
+7   

FabuLezlyCool: Cinta dan Pengorbanan

25/06/2014 – 7:00 am | 5 Comments | 1,408 views

Oleh: SaraZ
Masih ingat dengan temanku, Kristin? Dia adalah seorang teman yang pernah kuceritakan di salah satu artikel SepociKopi (baca di sini). Beberapa waktu yang lalu entah mendapat angin dari mana dia tiba-tiba mengajakku bertemu berdua saja.
+18   

LezLounge: Surga di Telapak Kaki Lesbian

22/06/2014 – 7:00 am | 7 Comments | 1,198 views

Oleh : Mei & Miss
Semua perempuan yang menjalani kehidupan sebagai lesbian bisa masuk surga. Wow, kalimat yang bombastis bukan? Pasti banyak yang protes nih ye…
“Pede amat”
“Hah, nggak tahu diri amat”
“Ya elah, ngarepin surga… Hidup sudah sulit, bro”
(ada yang memutar bola mata saja)
+10   

te.Lez.kop: Seks, Kekuasaan, dan Inferioritas

19/06/2014 – 5:00 pm | 4 Comments | 957 views

Oleh: Lakhsmi
Siapa di sini para lesbian yang pernah merasa minder, walau hanya sekejab? Pasti pernah dong. Minder bisa diakibatkan keadaan serba kekurangan yang dimiliki oleh seseorang, misalnya cacat wajah, jumlah materi, sampai tingkat intelektual. Untunglah minder tidak terlalu berbahaya bagi kesehatan jiwa karena minder bisa pergi dengan sendirinya, tergantung mood. Namun, minder bisa membesar jika tak dikontrol, berubah menjadi pola pikir, menempel pada kepribadian seseorang, dan akhirnya mengakibatkan orang tersebut jatuh …