Home » Archive

Articles tagged with: Puisi

Puisi, Seni Budaya »

[30 Jan 2012 | 5 Comments | 110 views]
Puisi: Takut

Oleh: Dhea
Hujan dan kesendirian
Keduanya bahan baku
Yang mampu membangun ketakutanku
Dalam hitungan detik

Puisi, Seni Budaya »

[28 Nov 2011 | 9 Comments | 201 views]
Puisi: Cinta Adalah

Oleh: Tinker Bell
Cinta adalah pejam mata, dirimu yang larut dalam kenangan.
Cinta adalah aroma hujan yang meleleh di puisiku.
Cinta adalah punggungmu yang menjauh dan aku yang masih menyimpan gigil nyeri.
Cinta adalah cium yang berulang-ulang datang, menampakkan dirinya
Cinta adalah rumah cahaya di ujung hatimu yang membawa diriku.
Cinta adalah kesunyian dan kamu mengisinya penuh-penuh.
Cinta adalah kegelapan yang mencari bara, surga yang menangisi kehilangan.

Puisi, Seni Budaya »

[14 Nov 2011 | 6 Comments | 201 views]
Puisi: Day 32

Oleh: Jo Siswandhi
untuk ayahku, si pendiam.
si canggung, si botanis, si tukang obat.
si acuh, si kaus putih, si bungsu.
hei pa,
apa kabar?
kapan terakhir kita bicara?

Puisi, Seni Budaya »

[31 Oct 2011 | 3 Comments | 153 views]
Puisi: Jingga

Oleh: Lipz
Rayumu tak lagi lirih kudengar dari bilik tarian kaleng bekas di tumpukan sampah itu lagi
kudapati raut tua nan lusuh bergelayut manja menembus dinding wajah kebodohanmu yang sempurna

Puisi, Say It Oud Loud, Seni Budaya »

[3 Oct 2011 | 2 Comments | 240 views]
Puisi: Gadis Kecilku

Gadis Kecilku
Oleh: Anak Peri
Mengajak membina hubungan
Menawarkan kedua putingnya
Seperti nyawa dari bayi baru lahir
Tetingkahnya lucu dan manis
Ia kekasihku

Puisi, Seni Budaya »

[22 Aug 2011 | 2 Comments | 104 views]
Puisi: Sang Rajawali

SANG RAJAWALI
Oleh: Cogansie
sayap kokoh
mengembang perkasa
melaju anggun
dalam buaian angin
tak gentar
walau badai menerpa
bentangkan sayap
pancarkan kharisma
mata tajam mengintai
menukik laksana lesatan peluru
mencengkeram erat
menggapai hasrat

Puisi, Seni Budaya »

[8 Aug 2011 | One Comment | 80 views]
Puisi: For the Goddess Too Well Know

For the Goddess Too Well Known
Oleh: Elsa Gidlow
I have robbed the garrulous streets,
Thieved a fair girl from their blight,
I have stolen her for a sacrifice
That I shall make to this night.
I have brought her, laughing,
To my quietly dreaming garden.
For what will be done there
I ask no man pardon.
I brush the rouge from her cheeks,
Clean the black kohl from the rims
Of her eyes; loose her hair;

Puisi, Seni Budaya »

[25 Jul 2011 | 5 Comments | 436 views]
Puisi: Untitled

Untitled
Oleh: Parikesit n1nna
ada kisah yang kita bagi
waktu itu
saat tanganku terbiasa memeluk tanganmu
ada rindu yang kita lewati
bersama
dalam ruang waktu masing-masing
saat itu aku tahu
aku tak berbeda jauh denganmu
memendam pilu

Puisi, Seni Budaya »

[13 Jun 2011 | 3 Comments | 329 views]
Puisi: Elegy Written At Sea Side And Addressed to Miss Honora Sneyd

Elegy Written at the Sea-side, and Addressed to Miss Honora Sneyd
by Anna Seward
I write, HONORA, on the sparkling sand!-
The envious waves forbid the trace to stay:
HONORA’S name again adorns the strand!
Again the waters bear their prize away!

Puisi, Seni Budaya »

[30 May 2011 | 5 Comments | 327 views]
Puisi: In A Sheer Chance We Met

In A Sheer Chance We Met
Oleh: Jessi
In a sheer chance in an online forum
That was where we met purely by chance
And the words ‘CIA’ and ‘FBI’ will always make me smile
The afternoon, last year, that I always cherish
Coz it is when I found you, my sunshine, my ray of light