Home » Archive

Articles tagged with: menulis

Featured, Humaniora, Opini »

[5 Jul 2011 | 6 Comments | 487 views]
The Movement is Ours

Oleh: Harumi
Aku menikmati masturbasi. Bolehlah dulu aku memaknai hubunganku dengan kaum lesbian sebagai masturbasi, artinya aku sibuk dengan diriku sendiri, hidup sendiri, tidak melakukan apa-apa yang ada hubungannya dengan memperjuangkan kelompokku (lesbian) yang minoritas di negeri ini. Namun itu tidak berlangsung lama. Dan memang tidak boleh terlalu lama.

Humaniora, Noktah Merah »

[10 Jun 2011 | 7 Comments | 754 views]
Noktah Merah: Sajak-sajak Lesbian Abad 17-19

Oleh: Lakhsmi
Kau harus mengizinkanku pergi, Sue, sebab
aku tinggal di samudra.
Kupahami alur ombaknya.
Aku rela tenggelam
dua kali
untuk menyelamatkanmu, Sayang.
Seandainya aku bisa
menutup matamu,
agar kau tak usah
melihat gelombang air ini.
***

Humaniora, Renungan »

[20 May 2011 | 23 Comments | 928 views]
Nickname Vs Real Name

Oleh: Carmen
Beberapa tahun lalu, pertama kali membuka blog SepociKopi, aku terbengong-bengong. Wah! Asyik nih. Tulisan-tulisannya menampilkan cara berbahasa yang baik — itu kesan pertamaku. Aku memang cinta sekali sama bahasa Indonesia. Jadi kalau ada penggabungan antara bahasa Indonesia dan lesbian, itu nilainya sempurna! Itu karena aku juga menyukai diriku yang seperti ini, yang lesbian.

Humaniora, Opini »

[15 Mar 2011 | 10 Comments | 435 views]
Republik SepociKopi

Oleh: Lakhsmi
Ingar bingar ulangtahun SepociKopi keempat sudah berlalu selama dua bulan. Situs tersayang ini semakin matang menapakkan kakinya di hosting dan desain brand new, menuju tahun kelima. Apa yang aku dapat selama mengurus, menjaga, dan membangun majalah online ini? Benar-benar sebuah pengalaman yang sangat berkesan. Mulai dari mengenali aneka jenis persahabatan yang setia, mendalami social network, memikirkan perubahasan sosial yang bisa dilakukan oleh lesbian, menciptakan berbagai ruang di SepociKopi untuk berbagi gagasan, sampai belajar menjadi editor. Kesempatan ini membuatku menyadari, bahwa semakin banyak aku membaca buku, artikel, majalah tentang lesbian …

Bengkel Menulis, Humaniora »

[27 Jan 2011 | 9 Comments | 324 views]

Oleh: Lakhsmi
Akhirnya, untuk menyambut ulang tahun SepociKopi yang keempat, situs ini mengadakan perlombaan untuk tiga kategori: Have Your Say, Telezkop, dan Cerpen setelah tahun kemarin hanya mengadakan perlombaan menulis Resensi Camilan. Boleh dibilang, perlombaan ini adalah perhelatan yang paling besar dari semua perhelatan kepenulisan di situs ini. Ada tiga kategori pemenang yang memiliki tiga karakteristik yang berbeda. Hadiah yang ditawarkan juga memiliki angka rupiah yang lebih menggelembung dibanding tahun-tahun sebelumnya. Terima kasih kepada teman-teman dan pembaca SepociKopi yang siap menawarkan dukungan dalam bentuk dana untuk acara ulang tahun SepociKopi di …

Bengkel Menulis, Humaniora »

[18 Nov 2010 | 5 Comments | 371 views]

Oleh: Lakhsmi
Banyak yang mengirim cerpen ke meja redaksi SepociKopi dan sejauh ini – selama tiga setengah tahun bekerja, kami hanya berhasil meloloskan dua cerpen. Sebenarnya, peraturan pertama untuk kolom cerpen di situs ini memang diprioritaskan kepada cerpen-cerpen yang pernah dipublikasikan di media umum sebelumnya. Untuk karya yang belum pernah dipublikasikan, cerpen tersebut harus lulus dengan kriteria paling minim yang tim redaksi gariskan. Apa itu kriteria paling minim yang redaksi gariskan? Sangat sederhana: harus menarik.
Pertanyaannya menjadi semakin bikin penasaran: bagaimana caranya tahu jenis cerpen yang menarik? Baca saja cerpen-cerpen yang …

Bengkel Menulis, Humaniora »

[21 Oct 2010 | 23 Comments | 338 views]

Oleh: Lakhsmi
Books say: she did this because. Life says: she did this. Books are where things are explained to you; life is where things aren’t. — Julian Barnes
Baiklah, suatu kebanggaan SepociKopi berhasil menyandingkan beberapa cerpenis yang namanya selangit di antologi Un Soir du Paris, mengadakan diskusi LGBT secara simultan di dua kota; Jakarta dan Surabaya, memberikan sounding yang kencang ke seluruh pembaca fiksi Indonesia, dan melihat hasil penjualan mencengangkan dua fiksi besutan SepociKopi yaitu Club Camilan dan Un Soir du Paris.
Itu terjadi dalam jangka waktu setahun! Di antara kesibukan pekerjaan …

Bengkel Menulis, Humaniora »

[16 Sep 2010 | 15 Comments | 161 views]

Oleh: Lakhsmi
Di suatu siang, aku sedang bekerja di depan laptopku sambil berkomunikasi lewat Blackberry Messenger dengan beberapa teman sekaligus. Siang yang basah dan temaram. Aku rasa aku baik-baik saja di siang itu ketika aku membuka kotak email SepociKopi. Beberapa email yang masuk di kotak sana mendadak membuatku seperti melihat aliran sungai Ciliwung yang terbentang di depan  mataku seketika: kotor dan macet.
Apa yang membuatnya seperti itu? Email-email yang masuk adalah email-email yang berisi kiriman sepotong dua potong tulisan yang hendak ditampilkan di situs tersayang ini. Tulisan-tulisan itu semuanya bernuansa kesedihan, putus asa, …

Humaniora, Tajuk »

[14 Sep 2010 | 5 Comments | 159 views]

Oleh: Nuha Guwa
Buku? Heboh soal buku GLBT? Halah… Sepertinya keragu-raguan untuk membaca buku GLBT di tempat umum akan selalu jadi materi bahasan yang nggak pernah ada habisnya. Beragam alasan dimiliki setiap individu mengapa tidak begini mengapa tidak begitu: mengapa tidak berani membaca buku GLBT? Padahal buku sebenarnya sebuah tanda eksistensi, bukti keberadaan manusia. Mengapa harus menjadikannnya sebuah momok?
Baiklah. Coba kita lihat apa sebenarnya buku. Sebelum ditemukannya percetakan, semua dokumen harus dibuat dan diperbanyak dengan tulis tangan. Biasanya, naskah dibuat dalam bentuk gulungan atau untaian naskah di media lontar, nipah yang …

Buku, Persona, Seni Budaya »

[3 Sep 2010 | No Comment | 216 views]

Oleh: Alex
Cerpen-cerpen di “Un Soir du Paris” adalah cerpen yang pernah kami tampilkan di situs ini sejak tahun 2007. Berkat dukungan teman-teman dari para penulis atas izin pemuatan mereka di situs ini, akhirnya setelah tiga tahun kita bisa memiliki sebuah kumpulan cerpen yang  merupakan kumpulan cerpen full lesbian pertama di Indonesia.
Bukan sekadar kumpulan cerpen, tapi terdiri atas cerpen-cerpen yang pernah dimuat di media massa atau pernah dimuat dalam antologi/kumpulan cerpen. Semua penulis yang karyanya terangkum di sini karyanya pernah diterbitkan dalam bentuk buku, baik itu puisi, cerpen, dan novel. Ini memang …