Articles tagged with: kuliner
Friendship »
Oleh: Yasmin
Sekarang lagi tren berkumpul di restoran baru untuk mencoba suasana baru dan menikmati makanan yang disajikan restoran bertema, yang biasanya diambil dari negara tertentu. Namun bagi saya, kebiasaan yang katanya tren itu terasa kuno. Kuno ah menikmati sepiring makanan yang harganya seratus lima puluh ribu! Para penikmat gaya hidup ini biasanya menangkis dengan kalimat, “Bukan harganya dan bukan makanannya, yang penting kan ngumpulnya.”
L'Amour, Sepocikopiana »
Oleh: Melzna
Sore yang menyisakan semangat hari ini terkikis lebih awal. Langit memuntahkan hujan deras ketika aku bersiap mengantarkan dua keranjang kue ke pasar sore di daerah pecinan. Aku terpaku di depan pintu untuk sesaat, cipratan hujan mengikis bedak yang telah kupoles rapi di wajah.
Tidak, bukan karena kecewa akibat cuaca yang tak bersahabat ini…, tapi aku suka bau hujan, bau tanah basah yang mengusir panas gerah setelah seharian bermandi peluh. Jadi aku selalu akan berhenti dan menikmati momen yang sesaat ini.
Mix n' Match »
Oleh: Alex
Saat ini tren terbaru di televisi setelah ajang pencarian bakat dan sulap-sulapan adalah acara kontes masak. Bahkan tiap akhir pekan acara masak tersebut menjadi trending topic di Twitter dan jadi acara yang dibicarakan lesbian-lesbian di chat room SepociKopi pada Sabtu malam. Memang saya pernah menulis tentang Koki-Koki Cantik, tapi itu kan versi impor, kini mengikuti tren budaya pop lokal saya mau menyusun koki-koki cantik Indonesia yang membuat saya lapar mata… hihihi. Yuk kita lihat siapa saja mereka.
Telezkop »
Oleh: Shinigami
Yang kenal Masterchef, acara kompetisi memasak paling hits sekarang ini, tolong angkat tangan! Cukup banyak. Nah, sekarang, yang punya kekasih yang sering memasakkan buatmu, angkat tangan! Wah, lebih banyak lagi nih. Yang mau membagi masakan yang dibuat pacarnya ke saya angkat tangan! Hehehe….
Tapi dimasakin memang enak ya? Saya tidak bicara soal kenyataan bahwa kita duduk diam saja lalu ada makanan siap disantap di meja. Lebih dari itu. Masakan yang dibuat pacar itu memiliki arti lebih mendalam.
Tidak butuh IQ mahatinggi untuk langsung paham bahwa masakan yang dibikin pacar itu adalah …
Cuci Mata, Gaya Hidup »
Oleh: Sidney
Gara-gara hasil tes kesehatanku berada di ambang batas normal aku jadi cemas. Ternyata sakit itu nggak pandang umur. Memang nggak sampai sakit sungguhan, tapi kalian kan tahu aku ini Drama Queen, jadi wajar kalau aku jadi lebay sekarang.
Gara-gara itu pula, aku dapat banyak saran untuk hidup sehat. Teman-temanku yang vegan langsung menyambar kesempatan untuk mengajakku hidup sehat. “Sid, kamu tau nggak? Daging merah itu jahat lho buat tubuh kita. Kandungan lemak jenuhnya tinggi sekali dan berbahaya buat kesehatan. Bisa menyebabkan kegemukan, asam urat, darah tinggi, kolestrol…” Temanku masih ngoceh …
Gaya Hidup, Mix n' Match »
Oleh: Shinigami
Nama situs yang kalian cintai ini memang SepociKopi, tetapi alangkah naifnya saya bila berasumsi bahwa semua yang mampir di sini adalah maniak kopi. Di antara sekian banyak orang yang rajin mengklik tulisan-tulisan di sini pastilah ada yang mencintai minuman lain seperti… teh. Apa itu salah? Jawaban iya akan menghadirkan kekejaman yang melebihi Hitler dengan Nazi-nya. Perempuan yang menyukai teh mungkin merupakan sesuatu yang wajar, mengingat teh lebih sering diasosiasikan dengan perempuan. Tidak bisa dipungkiri, mungkin karena rasanya yang kuat, kopi sering kali lebih dicitrakan sebagai minuman laki-laki daripada perempuan.
Jadi …
Humaniora, Kesehatan dan Seksualitas »
Oleh: Juno Bis
Bagi sebagian besar lidah manusia, termasuk juga lidah saya, rasa makanan itu cuma ada dua, yaitu enak dan enak sekali. Dari makanan ringan, seperti keripik singkong dan popcorn yang sering kita kudap bareng pacar sambil nonton TV atau main catur, hingga makanan berat, seperti sirloin steak dan teman-temannya, semua terasa sedap bin nikmat. Jadi tidak usah heranlah, kenapa begitu banyak orang yang termasuk kategori pemilik “dua rasa” ini mengidap beragam penyakit seperti obesitas, asam urat, kolesterol, dan darah tinggi. Pada beberapa kasus, kondisi doyan banget makan …
Cuci Mata »
Oleh: Sidney
Restoran Cina bukanlah pemandangan asing di Indonesia. Makanan ini juga tidak cuma jadi makanan khusus orang keturunan Cina, tapi menjadi makanan populer yang disantap oleh semua kalangan. Mulai dari menu sarapan seperti dim sum hingga bakmi adalah menu-menu favorit di restoran Cina.
Jika dulu dim sum biasa disantap sebagai sarapan, kini dim sum sering dinikmati sebagai brunch atau bahkan makan siang. Bakmi juga mengalami perkembangan tersendiri, mulai dari bakmi pinggir jalan hingga di restoran fine dining. La Mien, misalnya, yang nama gampangnya adalah mi tarik yang dibuat langsung ketika …
Gaya Hidup »
Oleh: Cassey
Start spreading the news, I’m leaving today
I want to be a part of it – New York, New York
These vagabond shoes, are longing to stray
Right through the very heart of it – New York, New York
(Frank Sinatra)
New York memang kota yang penuh pesona. Apel Besar ini adalah kota terpopuler dan terpadat di Amerika Serikat yang sangat mempengaruhi dunia perdagangan, keuangan, kebudayaan, fesyen, hiburan dan juga… makanan. Kota yang tak pernah tidur dengan manusia berseliweran di jalan-jalan padat dan macet sekalipun di udara dingin yang menggigit. Resesi memorakporandakan perekonomian …
Gaya Hidup »
Oleh: Sketza
Ingat jargon di dunia pariwisata Surabaya: “Ke Surabaya belum lengkap kalau belum ke Pasar Atom.” Mendengar namanya, mungkin kita akan membayangkan pasar-pasar semrawut macam Mangga Dua atau Glodok. Yap yap, jawabannya ya dan tidak. Berlokasi di wilayah utara Surabaya, tepatnya di Jl. Bunguran 45, Pasar Atom merupakan pusat perbelanjaan tertua di Surabaya yang masih eksis dengan kokohnya dari tahun 1962 hingga sekarang. Bermula dari satu kompleks pertokoan kecil, Pasar Atom kini sudah terdiri atas Tahap I hingga V. Tahap I, II, dan III merupakan bagian yang lebih tua …





