Articles tagged with: kesetiaan
Cerpen, Seni Budaya »
Lara Lana
Oleh: Dewi Dee Lestari
Cerpen ini dimuat di kumpulan cerita dan prosa Filosofi Kopi (Gagas Media, 2005)
Sederet angka mencuat dari kertas putih, menusuk mata Lana. Ada sebersih takjub juga ngeri. Seberantak angka yang susah dihafal mampu membongkar kenangan usang dan memberinya makna baru. Dia yang baru. Aku yang usang.
Ruang tunggu selalu memancing dilema dalam hatinya, tapi tidak pernah seperti ini. Lana betul-betul tergerak untuk menelepon. Mungkin karena Lana sudah tak yakin kapan akan kembali, akankah dirinya kembali.
Lana memencet empat angka pertama dari sepuluh digit yang tertera. Dadanya berdegup kencang sampai …
Friendship, Humaniora, Opini, Partnership, Relationship, Renungan, Sepocikopiana »
Oleh: Yasmin
“‘Memiliki pasangan yang tetap berpasangan sampai tua’ itulah jawaban semua lesbian, ketika ditanya apa harapan hidupnya,” kata salah seorang teman. “Tanya ke aku dong…,” pintaku. “Ya, kalau kamu, apa harapan hidupmu sebagai lesbian?” tanyanya. “Boleh nggak sebagai manusia saja, nggak usah sebut sebagai lesbian,” pintaku lagi, ngeyel.
Jawaban saya, memiliki pasangan maupun tidak, saya ingin jadi manusia yang berguna bagi orang-orang di sekitar saya. Kalimat “memiliki pasangan maupun tidak” adalah penekanan saya terhadap penyangkalan asumsi bahwa semua lesbian mempunyai harapan itu.
Sebenarnya pembicaraan ini diawali dengan debat kami akan perlunya mempertahankan …
Partnership, Relationship, Sepocikopiana »
Oleh: Cleo Andromeda
Apakah Anda mempunyai fobia terhadap sesuatu? Pasti setiap orang mempunyai ketakutannya masing-masing, entah pada serangga, ruangan gelap, atau mungkin pada makanan tertentu. Secara umum, fobia adalah rasa ketakutan yang kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi, atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk menjauhi sesuatu yang ditakuti itu. Orang menjadi fobia terhadap sesuatu karena merasa sesuatu ini akan menyakitinya atau memiliki trauma tersendiri terhadap sesuatu ini.
Bagaimana dengan fobia terhadap komitmen? Pernahkah punya pengalaman berurusan dengan orang seperti ini? Atau mungkin Anda sendiri adalah orang dengan fobia terhadap komitmen?
Menurut Cambridge …
L'Amour, Sepocikopiana »
Oleh: D’Vita
Di usiaku yang sudah melampaui seperempat abad dan tinggal di ibukota yang jauh dari orangtua, Didit adalah berkat yang diberikan Tuhan untukku. Karena seperti kata orang, memang tidak mudah memperoleh sahabat sejati.
Nama sebenarnya Dita, tapi sejak SMA aku mengenalnya sebagai Didit. Nama saja menunjukkan keambiguanya. Nama Dita hanya dia gunakan di dokumen resmi. Sisanya saat berkenalan atau kapan pun dia akan mengulurkan tangan dan menyebut nama sebagai Didit. Perawakannya agak tomboy. Tapi tanpa menjadi tomboy pun dia memang tidak begitu mirip cewek. Tubuhnya kerempeng dengan dada rata. Tapi buat …
Humaniora, Telezkop »
Oleh: Tya Andriani
Baru-baru ini seorang pacarnya artis mengamuk di Twitter sambil membeberkan aib artis (pacarnya) sehingga infotainment tidak perlu menunggu lama, langsung menyantap twit demi twit yang bertaburan di timeline-nya. Wuih, seram sekali efeknya. Si artis dan pacarnya harus menggelar jumpa pers untuk memberikan statement. Walaupun beberapa twit akhirnya dihapus, tapi masih saja yang sempat difoto dan tersebar ke mana-mana.
Sepocikopiana, Telezkop, Uncategorized »
Oleh: Alex
How long is forever?
Pertanyaan itu sering mengganggu benak saya ketika membaca pernyataan, “I love you forever.” Membaca pernyataan itu selalu membuat saya tergelitik untuk bertanya, “Seberapa lama selamanya itu? Selamanya hingga kiamat? Selamanya hingga umur berakhir? Selamanya hingga bosan?”
Lihat pasangan-pasangan lesbian yang dengan gegap gempita menyatakan perasaan cintanya di blog, twitter, atau facebook, (dalam social media versi nick lesbian tentunya), dengan mengatakan, I love you, bebeb. Forever and always. (Di-bold, italic, huruf besar, digaris bawah pula.) Lalu ditambah dengan status FB domestic partnership atau in relationship with. Romantis sekali ya? …
Partnership, Relationship, Sepocikopiana »
Oleh: Bening
“Dik, sabun kita habiiss…” teriakan partner terdengar melengking dari kamar mandi.
Aku yang sudah selesai mandi duluan dan sedang mengenakan pakaian, menunda menyorongkan kaus yang sudah kukeluarkan dari lemari lalu menghampiri pintu kamar mandi.
“Iya, maaf ya… pakai yang ada dulu ya, Say. Soalnya kemarin sudah ke Carefour tapi sabun kayak sabun kita lagi kosong. Ada sih merek yang sama, tapi aromanya lain. Mau coba?”
Dengan kepala memutih oleh busa shampo, partner menggeleng kuat-kuat, tanpa mengucap sepatah kata pun.
Sebut saja namanya Sabun Charming (untuk menghindari tulisan ini menjadi promosi gratis produk tersebut …
Memory, Partnership, Personal Life, Sepocikopiana »
L'Amour »
Oleh: Valencia
Ide tulisan ini bermula dari BBM yang dikirimkan GF, BBM yang bikin saya ngakak sampai sakit perut dan memutuskan untuk nyamperin dia ke kostnya dan menggelitikinya habis-habisan. Begini BBM-nya:
Say, kamu trainer Ice Skating ya?
Nyindiiir ?
Jawabnya jangan begitu! Bilang begini: “Kok tau?” (kayak di OVJ itu lho)
Baiklah… “Kok kamu tau, Sayang?”
Karena kamu selalu meluncur di hatiku!
Ha ha ha. Iyaa… Prikitiww dehh
Saya kuliah di kampus di daerah Jakarta Barat. Karena berasal dari daerah, ketika hari minggu teman-teman kos suka ngajak jalan-jalan, ke mal sekedar cuci mata, makan pake voucer murah meriah …
L'Amour, Sepocikopiana, Tentang Cinta »
Oleh: Grace “Panda”
Nama gue Grace, tapi lebih sering dipanggil Panda. Dan gue seorang butch.
Dari kecil gue dikenal sebagai anak yang menyenangkan. Artinya semua orang senang melihat gue—tubuh gue tepatnya. Tau kan, kenapa gue dipanggil Panda? Karena tubuh gue nyaris benar-benar bulat seperti panda dewasa. Selain memang faktor keturunan yang bertubuh bundar, pola hidup di keluarga gue sebenarnya berperan besar. Keluarga gue penikmat makanan enak mulai dari soto betawi sampai segala macam hidangan babi. Tapi sampai umur berapa sih seorang anak benar-benar tampak lucu dalam tubuh yang bundar? Ketika masuk usia …





