Home » Archive

Articles tagged with: kesehatan

Humaniora, Telezkop »

[7 Apr 2011 | 14 Comments | 595 views]
te.Lez.kop: Masalah Harian

Oleh: Shinigami
Pernah dengar tidak tentang prinsip menyelesaikan masalah yang terjadi hari itu juga? Tepatnya seperti ini nih, ada prinsip bahwa pasangan kekasih yang bertengkar haruslah menyelesaikan permasalahan mereka hari itu juga sebelum tidur. Jangan tidur dengan hati marah/susah/gundah/apa pun lah selama definisi kata itu tidak bagus. Terdengar bagus ya?

Humaniora, Tajuk »

[5 Apr 2011 | 7 Comments | 969 views]
Tajuk: Seksualitas Remaja dan Kita

Oleh: Nuha Guwa
Sebulan yang lalu, Adel seorang keponakan perempuan saya berusia lima belas tahun tiba-tiba dengan malu-malu bertanya kepada saya bagaimana sebenarnya bentuk “kondom” yang sering diiklankan di telivisi dan papan-papan reklame program Keluarga Berencana.. Sontak saya tertawa. Saya jawab mengapa tidak beli saja di swalayan, bukankah di sana dijual beragam macam kondom? Ia mengaku malu untuk membeli, karena wajahnya yang imut itu bakal mengundang syak wasangka juru kasir. Walah! Saya dan dia pun akhirnya sengaja pergi ke apotek terdekat dan membeli beberapa jenis kondom. Terjadilah kuliah seksualitas singkat …

Humaniora, Kesehatan dan Seksualitas »

[2 Dec 2010 | 2 Comments | 103 views]

Oleh: parikesit n1nna
Rabu adalah hari baik untuk mulai belajar menurut salah satu agama di Indonesia. Dulu, sekolah menengah tempatku belajar selalu memulai hari di hari rabu setelah liburan panjang. Hari ini Rabu, 1 Desember 2010. Menitikbaliki perjalananku mengenal HIV/AIDS, aku belajar kehidupan dari kematian akannya.
Kurang lebih dua tahun lalu, aku berada pada satu bangku tunggu di unit perawatan intensif penyakit infeksi di sebuah Rumah Sakit Propinsi di Surabaya. Duduk di sebelahku, seorang ibu yang bercerita tentang anaknya yang barusan dipindah dari rumah sakit daerah. Ibu itu perlahan-lahan meneteskan airmata, menceritakan …

Humaniora, Kesehatan dan Seksualitas »

[30 Jul 2010 | 12 Comments | 180 views]

Oleh: parikesit n1nna
Di acara ke Dinas Kesehatan tadi pagi saya mendengar pendapat aneh yang sedang dijajaki oleh Dinas Kesehatan kota saya ini. Di nomor ketujuh slide tentang faktor resiko penyebaran penyakit menular yang memiliki agen Human Immunodeficiency Virus ada kelompok faktor resiko tinggi penularan: wanita suka wanita (saya tidak suka pilihan kata “wanita”, tapi apa daya, itu yang tertulis di slide tersebut).
Kok bisa, sih ?

Cuci Mata, Gaya Hidup »

[15 Jul 2010 | 4 Comments | 128 views]

Oleh: Sidney
Orangtua sering menyarankan anaknya untuk sarapan. Biar nggak sakit, biar ada tenaga untuk menghadapi hari, dan katanya, “Breakfast is the most important meal of the day.” Tanpa perlu diingatkan orangtuaku, aku adalah manusia penggemar sarapan. Terutama sarapan di hotel-hotel berbintang yang menyajikan sarapan buffet lengkap dengan jejeran makanan yang siap dipilih sampai mengitari seluruh area ruang makan.
Setiap kali menginap di hotel, aku takkan pernah melewatkan kesempatan untuk menikmati sarapan. Kalau sampai lewat mungkin karena kecapekan karena semalaman … (isi titik-titiknya sendiri ya, aku senang kalau pembaca di sini menggunakan …

Gaya Hidup, Mix n' Match »

[11 Jul 2010 | 12 Comments | 726 views]

Oleh: Alex
Saat di tempat umum seperti mal, kafe, atau tempat keramaian lainnya, pernah dong liat anak-anak muda, lelaki atau perempuan dengan aksesori di wajah dengan piercing yang berderet di telinga, alis, hidung, lidah, bibir. Itu bagian yang kelihatannya aja lho. Banyak juga yang piercing atau tindik di bagian-bagian tertutup seperti di puting, pusar, atau di alat kelamin. Ouch!
Praktik tindik ini sebenarnya bukanlah praktik baru. Ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Tindik adalah praktik menusuk, memotong, untuk membuka bagian dari tubuh, agar perhiasan bisa dipasang di sana. Tindik hidung ditemukan …

Gaya Hidup, Mix n' Match, Perempuan »

[20 Jun 2010 | 5 Comments | 245 views]

Oleh: Shinigami
Membaca komentar atas tulisan Mix ‘n Match dua minggu lalu, The Stick, saya merasa perlu menulis satu tulisan lagi yang tentu saja berhubungan erat sebab isinya adalah membahas beberapa pertanyaan yang masih membingungkan serta membikin penasaran para pembaca SepociKopi tercinta.
Q: Di mana bisa membeli tampon?
A: Karena kurang populer di masyarakat, kita akan susah menemukan tampon di supermarket biasa, begitu pula dengan hypermarket apalagi minimarket. Prospek tidak lakunya produk yang bersangkutan terlalu menakutkan bagi pihak penjual. Apalagi tampon adalah salah satu produk yang mempunyai batas kadaluarsa.

Cuci Mata, Gaya Hidup »

[17 Jun 2010 | 5 Comments | 376 views]

Oleh: Sidney
Gara-gara hasil tes kesehatanku berada di ambang batas normal aku jadi cemas. Ternyata sakit itu nggak pandang umur. Memang nggak sampai sakit sungguhan, tapi kalian kan tahu aku ini Drama Queen, jadi wajar kalau aku jadi lebay sekarang.
Gara-gara itu pula, aku dapat banyak saran untuk hidup sehat. Teman-temanku yang vegan langsung menyambar kesempatan untuk mengajakku hidup sehat. “Sid, kamu tau nggak? Daging merah itu jahat lho buat tubuh kita. Kandungan lemak jenuhnya tinggi sekali dan berbahaya buat kesehatan. Bisa menyebabkan kegemukan, asam urat, darah tinggi, kolestrol…” Temanku masih ngoceh …

Humaniora, Kesehatan »

[16 Jun 2010 | 2 Comments | 290 views]

Oleh: Lakhsmi
Di tulisan sebelumnya (On Depression And Smoking, On Depression And Alcoholism), telah dijelaskan bahwa penyakit nomor satu yang dapat membunuh di kalangan lesbian adalah depresi. American Journal of Public Health untuk pertama kalinya memberikan laporan kesehatan klinis menarik, yaitu AKIBAT dari diskriminasi. Maksudnya?
Kaum LGBT yan tinggal di daerah yang memiliki tingkat diskriminasi tinggi dan penolakan masyarakat terhadap kaum homoseksual, resiko terkena penyakit klinis (psychiatric disorder) lebih tinggi sampai 200 persen daripada yang tinggal di daerah penerimaan. Pada kasus di Amerika, ini dilihat dari negara-negara bagian yang masih melarang pernikahan …

Gaya Hidup, Mix n' Match »

[6 Jun 2010 | 6 Comments | 364 views]

Oleh: Shinigami
Sebagai perempuan, ada barang-barang yang pasti kita beli setiap bulan. Selain produk-produk perawatan muka atau badan, apa coba? Seratus buat yang menjawab pembalut (ya, mungkin mereka yang sudah menyetok persediaan pembalut selama setengah tahun dalam sekali beli akan memiliki jawaban lain.) Dengan begitu banyaknya merek pembalut yan ada di pasaran, saya yakin masing-masing dari kita memiliki favoritnya sendiri. Tetapi selain pembalut yang umum kita jumpai di hypermarket, supermarket, minimarket, hingga warung sebelah rumah, ada satu lagi jenis pembalut yang bisa kita dapatkan kalau kita memang mau mencarinya: tampon.