Articles tagged with: hari istimewa
L'Amour, Sepocikopiana »
Oleh: Octa Raymond
Tahun 2012 adalah tahun yang “sesuatu” banget buat saya dan partner. Bagaimana tidak? Awal tahun saja saya telah mengukir kenangan yang indah bagi kami berdua.
Begini ceritanya…
Saya dan partner penganut LDR, Long Distance Relationship alias hubungan jarak jauh. Dia tinggal di Kota Kembang dan saya di Sumatra. Ternyata LDR itu sangat menyiksa. Saya tidak bisa memandang wajahnya, menyentuh tubuhnya atau mencium pipinya. Belum lagi siksaan rasa kangen yang membuat saya merasa nyaris meledak. Kami hanya bertemu sekali dalam dua atau tiga bulan. Walaupun pertemuan yang sekali itu biasanya berlangsung selama seminggu.
Liburan …
Perempuan, Sepocikopiana, Ulang Tahun »
Oleh: Arie Gere
Kataku suatu hari, “Bagaimana kalau aku setuju menulis untuk Camilan?”
Kata Alex dengan serius, “Mau ke mana pun dan di mana pun, tulisanmu akan kutagih terus.”
Dialog di atas mungkin bukan hal baru di SepociKopi, tapi menjadi hal baru bagiku karena tulisanku untuk Camilan harus muncul dua kali seminggu. Agak berbeda dengan tulisan-tulisan tunggal lainnya, menulis di Camilan kali ini merupakan episode berantai yang harus dipelototi setiap hari. Benar-benar setiap hari! Sebab, tulisan selanjutnya adalah awal dari tulisan seterusnya. Bagaimana kalau koneksi internet ngadat? Satu tulisan yang macet akan berantai …
Cuci Mata »
Oleh: Sidney
Membaca Tajuk 2 Juta Pengunjung dan Kita kemarin membuatku ternganga. Sungguhan lho, sampai mulutku terbuka dan bengong. Padahal lagi ngopi-ngopi cantik sama pacar, sempat-sempatnya buka iPad untuk membuka situs SepociKopi. Man, 2 juta gitu… Coba kalau itu rupiah, wuih dapat dompet Braun Buffel tuh, dompet ya bukan tas…. Tapi membandingkan SepociKopi dengan rupiah, menurutku sih itu seperti menjual diriku. Sejak awal para penulis tahu visi SepociKopi adalah berbagi dan kerelaan memberi.
November ini juga menandai sudah tiga tahun aku menulis di SepociKopi, ini membuatku menganga lebih lebar lagi. Tiga tahun. Ebuset, …
L'Amour, Sepocikopiana »
Oleh: Jessy W
Bete banget. Sumpah. Dipaksa menderita di atas kebahagian orang lain, itu yang aku rasakan. Aku nggak semulia super hero yang rela berkorban. Apalagi harus mengorbankan harga diri.
“Nggak segitunya kali, Jess. Ini nggak ada kaitannya sama harga diri. Cuma pakai kebaya sehari apa sih salahnya?” tanya cici-ku.
“Buat kalian nggak. Buat aku: salah banget. Aku. Nggak. Mau. Pakai. Kebaya. Titik. Lagian kemarin itu bilangnya aku boleh pakai kemeja. Pas ngukur baju juga katanya untuk ukuran kemeja. Kok sekarang tiba-tiba berubah jadi kebaya?!”
Papi sudah tau prinsipku. Kalau enggak, ya enggak. Beliau …
Bengkel Menulis, Humaniora »
Oleh: Lakhsmi
Akhirnya, untuk menyambut ulang tahun SepociKopi yang keempat, situs ini mengadakan perlombaan untuk tiga kategori: Have Your Say, Telezkop, dan Cerpen setelah tahun kemarin hanya mengadakan perlombaan menulis Resensi Camilan. Boleh dibilang, perlombaan ini adalah perhelatan yang paling besar dari semua perhelatan kepenulisan di situs ini. Ada tiga kategori pemenang yang memiliki tiga karakteristik yang berbeda. Hadiah yang ditawarkan juga memiliki angka rupiah yang lebih menggelembung dibanding tahun-tahun sebelumnya. Terima kasih kepada teman-teman dan pembaca SepociKopi yang siap menawarkan dukungan dalam bentuk dana untuk acara ulang tahun SepociKopi di …
Sepocikopiana, Ulang Tahun »
“If what you have done yesterday still looks big to you, you haven’t done much today” -Mikhail Gorbachev-
Ah, empat tahun berlalu tak terasa. Rasanya baru kemarin aku berjingkat-jingkat memasuki negeri para peri ini, menjadi tamu yang tergeragap menyapa. Melongo takjub menyaksikan kepiawaian para peri pemintal kata yang kutemui di sana. Kubungkus kenangan pandangan pertama di ulang tahun pertama dalam sebuah tulisan surealis berjudul Negeri Peri. Tulisan yang kupintal dibawah “tekanan” Lakhsmi, yang mengultimatun bahwa tulisanku harus masuk malam itu juga.
“Ning, ayo segera selesaikan. Aku tungguin. Jangan lewat tengah malam. Aku …
Sepocikopiana, Ulang Tahun »
Oleh: Frizzy Jo
“Jo… “
“Ya, kenapa, Lex?”
“Tulisanmu nggak bagus. Aku nggak tahu arah tulisannya kemana. Lucunya maksa!”
“Terus?”
“Ya direvisi dong, Jo.”
Percakapan ini baru terjadi kira-kira 30 menit sebelum aku membuat tulisan ini. Dan aku melewati 30 menit itu dengan segala umpatan kebencian dan sumpah serapah (tentu saja di dalam hati) pada Alex. Andai saja saat itu dia berada di hadapanku mungkin tanpa pikir panjang laptop ikut melayang ke arahnya lengkap dengan modem, mouse dan teriakan: ” Makan tuh Poci! Tulis aja sendiri. Gue mending cuti deh!”
Have Your Say, Sepocikopiana »
By: Elzhu Sakura
(Pemenang Harapan 2 kategori Have Your Say)
Dia sangat berarti bagiku. Hidupnya sangat glamor, penuh kesenangan tapi semenjak dia mengikutiku sebagai pasangan, dia rela meninggalkan dunianya dan hidup mengikuti gayaku yang tidak suka clubbing serta dunia gemerlap. Aku bukan smoker, tapi karena mengikutinya yang seorang perokok berat, akhirnya aku menghisap benda itu juga. Aku tidak pernah menyentuh alkohol, namun semenjak bersamanya, aku menjadi seorang peminum walaupun sejujurnya, tidak pernah menyukai minuman jenis itu. Hati kecilku kerap melakukan kudeta besar-besaran atas sikapku.
Dia …
Sepocikopiana, Ulang Tahun »
Oleh: Sarah
Happy Birthday.
Aku selalu menyukai dua kata ini. Rasanya seperti ada puluhan balon warna warni berterbangan; ada puluhan lilin yang terang. Aku begitu menyukainya, tak peduli untuk siapa kata–kata ini ditujukan. Seperti saat ini, membaca begitu banyak ucapan selamat ulang tahun untuk SepociKopi, rasanya begitu menyenangkan. Apalagi, di perayaan ulang tahun SepociKopi kali ini, justru aku yang mendapat hadiah. It’s Our Story, Dad terpilih menjadi juara utama pada perlombaan menulis SepociKopi. Menyenangkan sekali, rasanya seperti diberi pesta kejutan oleh dewan redaksi. Seolah–olah mereka semua ada kamar kosku, membawakan sebuah kue …
Cuci Mata, Gaya Hidup »
Oleh: Sidney
Ngomong-ngomong soal ulang tahun, selain SepociKopi salah satu sahabat baikku kebetulan merayakan ultahnya pada saat yang berdekatan dengan ulang tahun SepociKopi. Ultah miss sosialita sahabatku itu diadakan di kawasan Kemang. Closed party di sebuah kafe.
Sebenarnya aku paling M.A.L.A.S ke daerah Kemang sepulang kerja. Macetnya itu bisa bikin lesbian jadi straight saking bikin stresnya. Tapi ya, sahabat ini adalah sahabat yang sudah kukenal sejak kami masih pake seragam dan aku bisa dipecat jadi sahabatnya. Jadi setelah cantik habis berdandan di kantor dengan dress code gold aku pun sudah duduk manis …





