Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

Home » Archive by Tags

Articles tagged with: dunia maya

Flez Back: Volunteering Is Like Dating

21/03/2014 – 3:00 pm | 10 Comments | 179 views

Oleh: Lakhsmi
I am a hopeless romantic and I love to spoil my girlfriend – Orlando Bloom
Sebagai lesbian yang sudah hidup belasan atau puluhan tahun, kita familiar dengan komunitas lesbian. Mencari pacar di komunitas adalah salah satu trik yang diamini banyak lesbian, walaupun sebenarnya aku menganganggapnya sebagai hal yang sudah ketinggalan zaman dan pastinya, salah sasaran.
0   

Aku dan Buku Tamu SepociKopi

18/03/2014 – 7:00 am | 13 Comments | 1,087 views

Oleh: geri
Kita pasti ingat tentang ancaman tim redaksi SepociKopi yang ingin menghapus keberadaan buku tamu karena geram kepada sebagian pembaca yang tidak menaati aturan (baca di sini). Hal itu sempat membuatku bertanya-tanya seperti apa isi pesan yang ditinggalkan pembaca tersebut sampai membuat admin naik darah.
0   

FabuLezlyCool: Cinta ‘Fast Food’ vs ‘Slow Food’

05/03/2014 – 7:00 am | 8 Comments | 1,306 views

Oleh: Muse
“Cinta juga bisa kadaluarsa, Muse,” cetus Ocy tiba-tiba.
“Hahaha… Memangnya makanan kaleng sampai ada tanggal kadaluarsanya?” balasku terbahak-bahak.
“Hm, tapi ada benarnya juga, sih. Kalau cintanya sama dengan makanan kaleng atau makanan instan, sudah tentu harus memakai banyak bahan pengawet buatan. Dan makanan yang mengadung pengawet buatan sebenarnya kurang bagus buat kesehatan. Makanan yang alami sudah pasti lebih bagus, lebih menyehatkan, dan membuat kita panjang umur,” …

Have Your Say: Stronger

28/02/2014 – 7:00 am | 13 Comments | 2,355 views

Orientasi seksual kerap digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab sebagai senjata untuk meneror, terlebih lagi jika kita adalah lesbian yang masih in the closet dan dikelilingi orang-orang yang tidak bisa menerima keberadaan kita. Teman kita, Meera, bahkan harus rela melepas kariernya karena ulah si teroris. Berikut kisahnya:
0   

Have Your Say: Aku Bukan Pilihan

21/02/2014 – 7:00 am | 12 Comments | 2,708 views

Obat patah hati adalah jatuh cinta lagi. Itu pastilah nasihat yang kerap dikumandangkan agar kita tidak perlu berlama-lama menangisi kegagalan cinta alias move on. Namun, apa jadinya jika ternyata kita salah memaknai ‘cinta’ yang seyogianya untuk mengobati luka hati? Hal itulah yang dialami oleh teman kita, Renata. Berikut kisahnya:
0   

FabuLezlyCool: Ke Mana Aja, Jeungs?

19/02/2014 – 7:00 am | 9 Comments | 1,704 views

Oleh: bE
Suatu sore dalam perjalanan pulang aku mendengar obrolan antara seorang ibu dengan sopir angkot,
“Enak benar mereka, ya? Tidak perlu kerja keras untuk mendapat penghasilan. Tinggal nyetop angkot langsung dapat uang,” cetus si Ibu memulai.
Aku langsung ngeh. Pasti yang dimaksud adalah ‘iuran’ yang harus dibayar sopir angkot setiap kali melintasi jalan-jalan tertentu. Semacam uang keamanan bagi pedagang di pasar.
0   

Have Your Say: Pahitnya Cinta Pertama

07/02/2014 – 7:00 am | 26 Comments | 3,206 views

Rasa penasaran yang tidak diikuti kedewasaan berpikir dan bersikap hanya akan membawa kita kepada jawaban yang tidak menyenangkan. Tua di umur juga tidak menjadi jaminan kedewasaan berpikir. Hal itulah yang akhirnya disadari oleh teman kita, Geri. Berikut ini kisahnya:
0   

Bukan Alamat Palsu

31/12/2013 – 7:00 am | 3 Comments | 314 views

Oleh: Muse
Tidak terasa kita sudah berada di penghujung tahun 2013. Ada banyak hal yang sudah kita lewati. Hal-hal yang menyenangkan, menyedihkan, mengharukan, dan sebagainya. Hal paling berkesan yang kualami sepanjang tahun ini mungkin adalah pertemuanku dengannya, pintu gerbang dunia yang selama ini kuanggap hanya ada di dalam imajinasiku.
0   

Merindu Sahabat

28/11/2013 – 7:00 am | 16 Comments | 2,390 views

Oleh: Andrea
Tangisan rewel anak-anak berebut bola plastik memenuhi ruang tamu rumah teman saya di sore yang teduh itu. Kelima ibu-ibu, yang kesemuanya teman saya itu langsung mendelikkan mata kepada anaknya masing-masing karena dianggap mengganggu serunya gosip mereka.
+1   

Tersulut SepociKopi

27/11/2013 – 3:00 pm | 7 Comments | 1,513 views

Oleh: bE
Jika ditanya mengapa mau berkontribusi di dalam SepociKopi, jawabanku hanya satu kata: tersulut. Ya, mungkin itulah yang paling tepat menjelaskan keputusanku dan mungkin sebagian besar dari kita yang hingga saat ini masih setia membaca, mengomentari, menulis, atau bahkan menggawangi SepociKopi.
0