Headline »

Tajuk: Kebijakan Sensor dan Kita

04/03/2015 – 6:45 pm | 27 views

Oleh: Nuha Guwa
Spongebob Squarepants konon sempat dilarang tayang oleh lembaga pengawasan siaran televisi. Beberapa kartun favorit anak-anak Indonesia ini ternyata ada yang masuk kategori hati-hati untuk disiarkan di TV. Selain Sponge Bob, Crayon Shinchan juga salah satu kartun yang diberi peringatan bagi orangtua untuk mengawasi tontonan anak-anak. Pemerintah mengungkapkan alasan kartu-kartun tersebut masuk kategori berbahaya karena banyaknya adegan kekerasan seperti saling memukul dan membalas pukulan …

Read the full story »

Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

FabuLezlyCool: Baca Buku dan Nonton Film

04/03/2015 – 1:00 pm | 59 views

Oleh: Muse
“Muse, hari ini kita ke bioskop atau ke toko buku saja?” tanya kawanku.
“Toko buku, dong!”seruku spontan.
“Kamu kok bisa suka banget membaca? Aku paling malas lho, kalau disuruh membaca. Lebih suka menonton. Lebih santai,” timpalnya.
“Hehehe… Namanya juga hobi,” jawabku ringan.

Manisnya Nias: Dari Batu, Durian, sampai Pisang

03/03/2015 – 6:00 am | 3 Comments | 134 views

Oleh: Arie Gere
Entah kenapa aku setuju dengan gagasan seorang sahabat untuk berkunjung kembali ke pulau kecil ini. Seingatku, sudah dua kali aku dan dia mengunjungi pulau ini dan sudah saatnya berkunjung ke tempat baru. Berhubung jarak tempuh yang dekat dan harga tiket sedang tak melambung tinggi, aku putuskan ikut berpetualang kembali ke pulau ini. Oh iya, pulau kecil ini bernama Kepulauan Nias dan terletak di …

Lezgenda: Akhir si Prajurit Timah

02/03/2015 – 9:09 am | 215 views

Oleh: Emma
Pada suatu waktu, ketika matahari tertutup oleh awan, dan angin-angin berhembus keras, merontokkan daun-daun yang tergantung di ranting yang mencuat, dari dalam satu kamar terdengar tangis pertama bayi merah. Kelahirannya ditandai oleh hujan deras yang diikuti oleh banjir besar.

L’Amour: Peluk Tanda Sayang

01/03/2015 – 6:00 am | 5 Comments | 609 views

Oleh: Key Ara
Ini baru hari Rabu, dan aku terserang rindu lagi. Padahal baru pada malam minggu kemarin, aku menghabiskan waktu dengan partner. Meski ada jarak yang memisahkan, tapi aku dan partner tak bisa dikatakan berada pada tahap long-distance. Maksudku, waktu  perjalanan 2 jam dengan mobil mestinya tak jadi penghalang yang berarti. Setidaknya begitu menurutku. Kali ini aku memutuskan untuk menemui partner tanpa pemberitahuan. Berharap akan …

Have Your Say: Sosok yang Beruntung

27/02/2015 – 3:00 pm | 13 Comments | 859 views

Yang terkasih dalam hati, bisa saja pergi. Lepas dari tangan kita. Dan waktu kesadaran akan kehilangan itu datang, air mata pun rasanya ikut-ikutan musim hujan. Apalagi jika sosoknya kadang mengintip dari sela-sela pintu, atau atap, atau toilet. Kalau kita diberi kesempatan bicara dengan pasangannya yang akan datang, apa yang akan kita katakan? Apakah mendoakannya bahagia dengan perempuan kekasih hati, atau mengumpatnya habis-habisan, atau malah penuh …

Te.Lez.kop: Pelenyapan LGBT dalam Tayangan Televisi

26/02/2015 – 5:58 pm | 7 Comments | 651 views

Oleh: Alex
Senang nonton serial TV yang menampilkan tokoh LGBT? Sekarang ini jangan senang lagi. Sensor di televisi Indonesia belakangan ini membabat habis bahkan sampai ke tahap penghapusan keberadaan kaum LGBT. Bahkan untuk ukuran TV berbayar pun, tindakannya tidak kalah keji, kata gay/lesbian dibungkam dari dialog. Termasuk di dalamnya kata-kata lain yang berkaitan dengan tokoh LGBT tersebut, seperti same-sex marriage, sleep, girlfriend, lover, dan sebagainya.

Tajuk: Batu Akik, Demam Selfie, dan Kita

26/02/2015 – 10:27 am | 210 views

Oleh: Nuha Guwa
Hari ini saya dikagetkan oleh keponakan saya yang duduk di kelas I SD. Dengan antusias menunjukkan betapa gagahnya ia mengenakan batu akik  yang disarungkan amat manis di jari tengah tangan kanan. Sidik demi selidik ternyata ia dan teman-temannya di sekolahnya tengah mengandrungi batu akik, “cuma dua ribu rupiah, Bude.” Deg!

FabuLezlyCool: Menuju Bahagia

25/02/2015 – 6:00 am | 217 views

Oleh: Melvin Hashimoto
Mari kita bicarakan mengenai kolom baru SK, yaitu Lezgenda. Konon kolom ini bercerita tentang dongeng yang dihubungkan dengan kehidupan lesbian. Cerita dikreasikan sedemikian rupa hingga dapat mencapai sasaran tujuan pesan-pesan. Dalam kolom ini, dongeng ditulis ulang dengan sisipan renungan bagi para lesbian untuk berpikir bukan saja demi kegembiraan namun juga realitas di balik kesenangan semu. Seperti dongeng Cinderella yang memimpikan kebahagiaan, ternyata hanya …

L’Amour: Petualangan Roker (Rombongan Kereta)

23/02/2015 – 11:45 am | 15 Comments | 1,274 views

Oleh: Deve
Senyumku menyapa saat melihat diri di depan kaca, sambil memantaskan diri dengan pakaian yang aku punya. Tidak lupa juga untuk memakai ID card kantor, jam tangan kesayangan, hingga sepatu casual.  Yah, beginilah diriku yang berbeda dengan wanita kantoran lainnya – aku cenderung lebih simpel maskulin, dibandingkan dengan wanita yang biasa dengan pakaian dan aksesoris feminin.

te.Lez.kop: …And They Live Happily Ever After

20/02/2015 – 4:17 am | 3 Comments | 466 views

Oleh: Lakhsmi
Ketika kolom baru dibahas di meja redaksi, aku perlu dijelaskan berkali-kali oleh sang pemimpin redaksi, Carmen. Namanya apa, tanyaku. Lezgenda, dari akar kata “legenda”, katanya. Isinya? Oh, kisah-kisah dongeng tradisional yang dijadikan berbagai cerita homoseksual. Baiklah, aku mulai mengerti. Kenapa musti dongeng, tanyaku lagi. Kenapa musti fiksi? Kenapa ada novel-novel Camilan? Apakah cerita “nyata” tentang lesbian kurang? Apakah kisah-kisah riil di kolom Have Your …