Coming Out »

[16 Sep 2008 | 7 Comments | 107 views]

Oleh: Oryza Sativa
“Baru nyadar?”
Adalah ucapan teman binanku dengan tatapan ‘where have you been, darling?‘ saat aku dengan hati-hati dan dag-dig-dug curhat padanya tentang kemungkinan bahwa aku suka cewek.
Komentarnya menimbulkan bunyi ‘glek’ yang agak nyaring di leher dan bikin aku kepingin gigit kupingnya. Tapi alih-alih, aku malah nyengir lebar-lebar dan ingin memeluknya karena lega dan senang luar biasa malam itu. Akhirnya aku bisa mengatakan sesuatu tentang keraguan terhadap diriku sendiri yang telah kurenungkan entah berapa lama. Apa yang membuatku takut atau ragu sebelumnya, aku juga tidak tahu. …

Berita, Kesehatan, Urusan Ranjang, Your Story »

[15 Sep 2008 | 12 Comments | 275 views]

Oleh: Nabila Najwa
Belum lagi disulitkan dengan opini ahli agama yang abu-abu tentang homoseksualitas, “Tidak salah perempuan mencintai sesama perempuan, atau laki-laki yang mencintai laki-laki, yang salah adalah hubungan seksualnya yang dianggap zinah,” para lesbian harus tambah dibingungkan dengan minimnya pengetahuan yang tersedia dalam menjalani hubungan seksual yang sehat.
Meski bukan isu baru, pentingnya advokasi “safe sex” buat lesbian jarang sekali diperdebatkan. Pencarian dengan search engine google menggunakan kata kunci “safe sex lesbian” hanya membuahkan beberapa artikel pendek dan guyonan-guyonan amoral dalam bentuk klip video di youtube.Beberapa dari sumber yang amat sedikit …

God, Humaniora, Spiritualisme »

[14 Sep 2008 | 10 Comments | 110 views]

Oleh: Audrey
Beberapa hari terakhir ini, saya merasa bahwa saya sedang berada dalam fase tersulit dan terberat dalam hidup saya. Saya berada di antara dua pilihan krusial yang harus saya pilih karena akan sangat menentukan masa depan saya: menikah atau tidak menikah. Konflik batin ini terus berkecamuk dalam hati saya dan semakin terasa berat ketika saya harus berhadapan dengan Tuhan. Iman saya terhadap-Nya yang terombang-ambing telah membuat saya plin-plan dalam mengambil keputusan. Ketidaksungguhan hati saya dalam mendekat pada-Nya dan mendengarkan suara-Nya telah membuat saya harus melalui fase sulit ini dengan jalan …

Film, Seni Budaya »

[14 Sep 2008 | 8 Comments | 308 views]

Oleh: Alex
Musim panas musim bercinta. Dua perempuan abege yang sedang liburan sekolah bertemu di wilayah pedesaan Yorkshire, Mona (Natalie Press) dan Tamsin (Emily Blunt). Sejak awal pertemuan, kita bisa melihat bahwa mereka berasal dari kelas dan latar belakang berbeda. Mona adalah gadis keluarga menengah ke bawah yang tinggal di desa bersama kakak lelakinya, Phil (Paddy Considine). Sementara Tamsin adalah gadis kaya yang kurang kasih sayang dan hanya berada di desa untuk liburan musim panas. Ibunya sudah meninggal dan ayahnya adalah lelaki tukang selingkuh. Keduanya bertemu kemudian jatuh cinta dalam …

Berita »

[14 Sep 2008 | 11 Comments | 97 views]

Oleh: Alex
Siapa aktris sexy yang jadi idaman para lesbian?Ternyata posisi pertama diduduki oleh bintang The Mummy, Rachel Weisz, yang sekarang juga menjadi iklan sabun Lux. Demikian menurut berita yang dikutip dari wenn.com, tanggal 8 September 2008
Perempuan berusia 36 tahun yang baru saja menjadi ibu ini mengalahkan Nicole Kidman yang berada di posisi 2. Hasil ini diperoleh berdasarkan polling terhadap 4.000 lesbian untuk ditanyai pendapanya tentang aktris Hollywood terseksi dalam sebuah polling online.
Berikut ini adalah daftar Top 10-nya.Sorry, gals, nggak ada Angelina Jolie, dan nggak ada aktris Amerika. Mungkin aksennya …

Humaniora, Tentang Cinta »

[13 Sep 2008 | 2 Comments | 52 views]

Oleh: Mata Hati
Kamu pernah bertanya, Ke mana aku selama ini? Kenapa baru sekarang kita dipertemukan?
Selama ini aku melanglang menjadi pengelana hati dan pencari cinta. Akhirnya memang kutemukan cinta pada hati seseorang. Aku dan dia bahagia. Diriku bahagia menjalani hidup dengan didampingi olehnya. Hari demi hari kulalui dengan penuh cinta. Semuanya sempurna.
Sampai akhirnya kau datang. Kau menawarkan seteguk cinta padaku. Cinta yang selama ini tidak pernah singgah di hati. Cinta yang selama ini tidak pernah kucicipi. Dan cinta itu pun mulai bertakhta di hati dan lambat laun menggeser cinta yang …

Friendship, Humaniora, Relationship, Your Story »

[13 Sep 2008 | 3 Comments | 123 views]

Oleh: Rei Sheva
Tit, tiiit…
Suara SMS membuyarkan lamunanku.”Maaf pagi-pagi menganggu. Aku Febby dari Bandung, boleh kenalan nggak? Nice to know you. ”
Dari nomor: 02-2918-58xxx
Hah? Hatiku berbicara sendiri. Siapa?! Febby? Kucoba mengingat-ingat beberapa nama teman perempuanku yang berasal dari Bandung. Tina, Nia, Hany, Aurel, Monik, Windy, Lala, Fifi, Olga, Yunita. Sisanya aku lupa. Sudah lama sekali aku tidak berhubungan dengan mereka, apalagi bertemu. Tapi pagi ini, setelah sahur, SMS aneh membuatku sejenak mengingat perempuan-perempuan Bandungku.Karena penasaran, aku menjawab, “Boleh aku menelepon?”
Dia membalas, “Boleh, tapi kamu harus sabar denganku. Kalau ngantuk, aku …

God, Humaniora, Spiritualisme »

[12 Sep 2008 | 16 Comments | 189 views]

Oleh: De Ni & Frizzy Jo
Waktu kita masih kecil dulu, pernahkah kita bertanya untuk apa kita hidup?
Dimulai sejak kita lahir, tengkurap, merangkak, berdiri, berjalan, makan, minum, mandi, main, sekolah dan bekerja. Semuanya kita lakukan tanpa tujuan. Semua dilakukan hanya sebatas pada pemahaman bahwa hidup kita harus dijalani dan diisi. Diisi dengan sejumlah teman, diisi dengan kebahagiaan, diisi dengan ilmu, diisi dengan beragam hal yang berguna.
Mama pernah bilang, “Kamu sekolah ya biar pintar!” maka kita sekolah. Papa pernah berkata, “Cari teman sebanyak-banyaknya karena mereka akan membantu kamu saat kamu susah.” Maka …

Friendship, Humaniora »

[11 Sep 2008 | 9 Comments | 43 views]

Oleh: Nine Muses
Siang ini aku duduk di salah satu meja di kantin, membawa tumpukan buku kuliah (ya iyalah, masa bawa mainan Monopoli). Oke, langsung aja ya. Aku teringat peristiwa keramat dua minggu yang lalu. Begini ceritanya.
Aku tuh orangnya laperan. Apalagi kalau udah siang seperti ini. Kuliahku dimulai jam dua di tengah terik matahari panas yang menggoreng kepalaku. Lapar nggak bakal kelar kalau perut nggak disogok. Ya, kasusnya rada-rada mirip ngurus KTP di kelurahan aja, pake sogokan. Aku berlangganan makan siang di sini; sebab mereka punya program makan sepuasnya. Biarpun cuma …