Bengkel Menulis »

[21 Nov 2008 | 3 Comments | 276 views]

Oleh: Lakhsmi
Mari berbicara tentang jenis tulisan yang bernama satire!
Satire berasal dari kata Latin yakni satura, yang berarti “campuran” (atau sesungguhnya, arti harafiahnya adalah “semangkuk aneka buah-buahan”). Penyair Romawi, Horace, dianggap sebagai satiris pertama yang menggunakan cara satire dalam puisi-puisinya untuk menyerang situasi kehidupan dan manusia.
Apakah tulisan satire itu? Satire adalah gaya bahasa yang dipakai dalam kesusastraan untuk menyatakan sindiran terhadap suatu keadaan atau seseorang. Kerap tulisan satire digunakan untuk tulisan yang bertema serius, tetapi harus diketahui, satire adalah seni menulis yang diakui oleh para penulis komedi sebagai teknik menulis humor …

Have Your Say »

[21 Nov 2008 | 4 Comments | 79 views]

Hidup di luar negeri? Apakah menyenangkan saat jauh dari tekanan normatif ala Indonesia? Sahabat lesbian kita, Grey Sebastian membagi kisahnya!
Sejak lulus SMP, aku sudah bermimpi untuk bisa melanjutkan sekolah di luar negeri. Pikiranku saat itu, bisa sekolah ke luar negeri benar-benar keren. Gaul dengan orang-orang bule. Bisa bebas dari larangan-larangan orangtua. Dan pikiran-pikiran naif lainnya. Sayangnya aku bukan anak dari keluarga yang benar-benar kaya dan orangtuaku juga harus menanggung biaya pendidikan empat sepupuku, selain aku dan adikku. Itu semua membuatku sempat melupakan impianku untuk bisa sekolah ke luar negeri.

Namun sejak …

God, Spiritualisme »

[20 Nov 2008 | 20 Comments | 53 views]

Oleh: Bening
“(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram” (Ar-Ra’d : 28)
Jika menyadari kelesbianmu membuat kamu merasakan kegelisahan yang luar biasa, percayalah… kamu tidak sendiri. Aku juga merasakan kegelisahan yang sama. Gelisah karena rasa bersalah, gelisah karena ketakutan, atau gelisah akan rasa yang berbeda.
Tidak peduli sejauh mana aku berlari, ke penjuru mana aku berpaling, kegelisahan itu terus menghantui. Semakin getol aku mencari pembenaran, semakin kuat rasa bersalah mendera jiwa. Semakin bersalah semakin gundah, semakin takut semakin berlari, tapi …

Friendship, Humaniora »

[19 Nov 2008 | 39 Comments | 121 views]

Oleh: Ade Rain
Kotaku sedang mendung. Setiap hari begini; pagi hari hujan gerimis, siang bermatahari, cerah sebentar, sore langit menangis lagi. Berhari-hari hanya hujan, bulir air, becek, terik sejenak, hujan lagi. Tapi sungguh aku sangat menyukainya. Itu berarti polusi berkurang, kendaraan yang berseliweran di jalan bisa dihitung jari, (ya, jarinya sapu lidilah, soalnya banyak juga) dan udara di kotaku adem.
Sejak berhari-hari juga, sebanyak hujan yang turun tadi itu, Lahel salah satu teman hetero menghujaniku dengan SMS. Berbagai alasan, mengajak makan siang, coba resto baru, ngobrolin kegiatan sosial. SMS-nya selama ini musim-musiman, …

Gay, Humaniora, Relationship »

[19 Nov 2008 | 12 Comments | 159 views]

Oleh: De Ni
Dipaksa kawin? Seharusnya tidak mungkin. Keluargaku memiliki tingkat individualisme yang tinggi. Jangankan menyuruh kawin, bertanya tetang hal-hal peribadi pun tidak pernah. Aku sendiri tidak tahu siapa nama pacar abangku, berapa nomor HP-nya (maklum abangku suka gonta ganti pacar. Nomor HP berganti seiring pacar yang berganti). Aku juga tidak tahu siapa nama calon ibu baruku. Aku tidak tahu. Sungguh! Setelah Mama meninggal, kami hidup masing-masing. Saling membantu, tapi tidak mencampuri urusan pribadi. Jadi, aku menikah atau tidak, bukan masalah untuk mereka.Tapi aku mempunyai sepasang ayah dan ibu angkat. Meskipun …

Opini, Tajuk »

[18 Nov 2008 | 3 Comments | 85 views]

Oleh: Nuha Guwa
Siapa sih sebenarnya pahlawan? Konon katanya yang rela berkorban, seseorang yang melakukan hal-hal patriotik terhadap bangsa dan negara, yang melakukan perjuangan untuk kebaikan banyak orang, benarkah? Sepertinya cerita pahlawan saat ini merupakan dongeng pengantar tidur, cuma tercetak dalam buku-buku lama. Peringatan Hari Pahlawan10 November tak ada bedanya dengan peringatan-peringatan hari penting nasional lain, hanya rutinas tahunan tak membekas. Coba lihat, usai upacara, mengheningkan cipta, tabur bunga di makam para pejuang, semuanya seperti berhenti di sana ketika ritual selesai.Taman Makam Pahwalan yang sekarang selalu diziarahi setiap peringatan hari Pahlawan …

Memory, Partnership, Tentang Cinta »

[17 Nov 2008 | 3 Comments | 81 views]

Oleh: Bening
Dari sudut mataku, aku bisa menangkap wajah Aa yang langsung berubah kelam. Di tangannya selembar kertas putih yang warnanya sudah mulai menguning.
“Baca apa sih, A? kok serius banget?” tanyaku, dengan tatapan menyelidik.
“Ah, enggak. Cuma kerjaan lama!” Seketika kertas itu langsung ditekuk dan disobeknya menjadi beberapa bagian kecil. Feeling-ku berkata kertas itu tidak sama dengan kertas-kertas lain. Aa tidak menjawab dengan sebenarnya, meski tidak selalu dalam kategori berbohong.“Emang kerjaan apa sih, A?” Aku melongok ke kardus Aqua yang kami fungsikan untuk menampung kertas-kertas yang telah dihancurkan. Kuambil secuil kertas robekan …

Gay, Humaniora »

[17 Nov 2008 | 6 Comments | 83 views]

Oleh: Lakhsmi
Sejak dulu ibuku selalu berkata mencari supir itu seperti mencari pasangan sehidup semati.
Setelah bolak-balik ganti supir selama bertahun-tahun, aku tidak bersemangat mencari supir. Enakan ke mana-mana menyetir sendirian. Menerjang banjir, melawan tukang lap kaca mobil, bisa teriak-teriak nyanyi sendiri biar suara pas-pasan, dan bermesra-mesraan dengan partner di telepon. Tapi saat aku hamil, keharusan memiliki supir menjadi kebutuhan nomor satu. Daripada aku keguguran, mending pohon asem yang angker di istana presiden aja yang keguguran.Akhirnya aku mencoba mencari supir dengan bertanya-tanya ke sana kemari dengan kenalan dan teman-teman. Cukup sederhana caranya, …

Obrolan Cewek »

[16 Nov 2008 | 6 Comments | 66 views]

Oleh: Fluffy
Teman-teman, mari kita ngobrolin kuku. Kenapa kuku? Karena akuilah, kuku itu penting. Paling nggak, akui demi aku deh, ya-ya-ya? Soalnya aku udah bolak-balik ngeliatin kuku ni, masa gak kasian. Hehe. Oke?
Anyway! Kuku… kuku… Kuku yang cantik kalo dipoles warna-warni. Nikmatnya manicure-pedicure! Asiknya, liat kuku kita cantik dan bersih.
Menurutku, nggak straight, nggak lesbian—siapapun, wajib hukumnya untuk memperhatikan kuku. Nggak mesti dipanjang-panjangin kayak kuku kucing biar cantik. Pendek-pendek juga nggak apa kok, asal bersih dan terawat. Apalagi buat lesbian yang lebih memilih seks organik (maksudnya, pilih jari daripada dildo atau …