Oleh: Alex
Menjelang Academy Award bulan Februari 2012, yuk kita lihat perempuan-perempuan yang beradu akting berusaha mendapat gelar aktris pemeran utama terbaik. Tahun ini persaingan antara lima aktris hebat ini lumayan berat. Bukan rahasia lagi jika mereka yang sukses memerankan tokoh nyata secara baik, akan mendapat nominasi Oscar. Dalam lima nama ini ada dua yang berperan sebagai tokoh nyata. Saya bakalan bingung memilih siapa yang harus menang karena semuanya memiliki kualitas tersendiri. Tapi jika saya harus memilih, saya menjagokan Meryl Streep dalam The Iron Lady. Siapa saja sih kandidatnya? Mari kita …
Oleh: April Snow
Aku April, meski bukan lahir di bulan April tetapi aku sangat suka dengan bulan ini setelah aku melihat salju berjatuhan di film Korea berjudul April Snow. Aku mengenal SepociKopi sekitar dua tahun lalu. Setelah membaca beberapa artikel di SepociKopi, aku teringat kisahku bertahun-tahun yang lalu.
Saat itu aku duduk di bangku sekolah dasar. Aku anak pendiam, pemalu dan hampir tidak pernah berbicara di kelas maupun di area sekolah. Suatu hari saat jam istirahat, tiba-tiba ada kakak kelas yang menghampiriku. Entah dari mana dia mengenalku, tetapi dengan pede dia menyapaku seakan sudah …
Oleh: Frizzy Jo
Siapa di antara pengunjung Sepocikopi yang masih bergidik mendengar orang di sebelah kita mengucapkan kata lesbian? Atau jangan-jangan masih ada yang langsung lari terbirit-birit ketika ada yang dengan gamblangnya berkata, “Jalan kamu macho banget sih. Jangan-jangan kamu lesbian ya?!”
Beberapa minggu lalu seorang teman bercerita kepadaku. Jantungnya hampir saja jatuh lepas dari pengaitnya (memangnya ada ya pengait jantung?). Awalnya ia menyapaku dan menanyakan hal-hal yang sampai sekarang masih menjadi tanda tanya besar di dunia lesbian.
Oleh: Tya Andriani
“Saya kesepian. Kenalan dong.”
Selalu ada kata-kata “kesepian” dan ajakan “kenalan” di nyaris semua Facebook atau situs lesbian. Menurut kakak-kakak redaksi SepociKopi, Guestbook, komentar, mention Twitter, dan wall Facebook SepociKopi juga dihajar oleh puluhan (atau ratusan?) lesbian yang mengatakan kesepian dan mengajak kenalan. Menurut SepociKopi, media ini memiliki aturan main bagi setiap postingan, sehingga pesan-pesan “kesepian” dan “kenalan” itu sebagian dihapus jika tidak sesuai dengan rules dan regulation SepociKopi.
Oleh: Z. Lang
Baru saja aku menempelkan satu keping kristal amorf pada sebuah bingkai yang menempel di dinding kamarku. Sekeping kristal yang tertinggal saat aku menyeruput habis satu cangkir rainmoccachiano. Satu persatu, kulengkapi bingkai itu dengan keping yang kutemukan di tiap lorong waktu. Aku ingin memiliki sebuah cermin jernih di kamarku yang kosong. Aku ingin bisa melihat jelas paras dan tubuhku.
Oleh: Lo
Ada satu filosofi yang kusuka tentang lilin. Dunia telah memberi sosok-sosok lilin yang setia menerangi sekelilingnya, sekali pun api perlahan akan menghabisinya. Bagi mereka yang hidup dalam terang, lilin tak begitu berarti. Tapi bagi hening dan gelapnya malam, lilin menjadi hadiah tak terkira.
Oleh: Appu
Pada awal tahun, teman saya, seorang perempuan heteroseksual yang gay-friendly, bercerita tentang keluh-kesah sahabat gaynya. Sahabatnya berkata bahwa ia memutuskan untuk berhenti berkomentar di beberapa forum gay Indonesia di dunia maya. Capek, jelasnya, karena di antara kaum homoseksual sendiri terdapat perbedaan pandangan-pandangan yang justru saling menjatuhkan.