Articles in the Your Story Category
Humaniora, Keluarga, Sepocikopiana, Your Story »
Oleh: Deni Melisa
Sejak 1 November 2011, aku dan Mel resmi menjadi orangtua angkat dari anak-anak kami. Anak-anak? Yups, anak-anak, karena hebatnya jumlah anak yang kami adopsi bukan cuma satu, melainkan dua, jenis kelaminnya laki-laki dan perempuan. Tapi, please jangan tanya bagaimana kami mengadopsi kedua anak kami tersebut. Karena aku khawatir kalian akan kaget dan menganggap kami penjahat besar kalau aku sampai jujur bahwa kedua anak itu kami beli dari sebuah toko.
Ups! Sabar bos. Mereka memang bukan anak manusia, mereka adalah hamster. Sebenarnya niat mengadopsi anak hamster adalah bentuk manifestasi …
Friendship, Humaniora, Perempuan, Your Story »
Oleh: Violet
Di kantor banyak istilahnya: “Oh, anaknya si ini ya?”, “Cucunya si itu ya?” dan masih banyak komentar soal anak-bapak-ibu-kakek-nenek sampe emak. Aku masuk dan diterima di kantor waktu itu dibawa oleh teman yang tidak begitu akrab, tapi karena aku menyukai suasana kantornya jadi kuturuti saja kemauan sang kepala unit.
Sepocikopiana, Tentang Cinta, Your Story »
Oleh: Melzna
Pada satu malam yang tak terlupakan, di atas kayu dermaga sebuah pulau yang dikelilingi luasnya samudra Hindia, dipayungi konstelasi kerlip bintang-bintang dan purnama pucat jauh di atas langit, aku dan Kei duduk bergenggaman tangan melengkapi potret harmoni sebuah malam. Kami larut dalam suasana hening dan kehangatan asmara yang menyelimuti jiwa. Semilir angin semakin membuat tubuh kami kian merapat, rambut panjang kami juga tersibak tak karuan, terpahat senyum di wajah Kei, senyum yang penuh harapan dan selalu ingin kumiliki sejak pertama kali mengenalnya.
Kubayangkan hari pertemuanku dengannya beberapa tahun …
Sepocikopiana, Your Story »
Oleh: Tya Andriani
Kucingku namanya Lola Amaria. Hus, jangan ketawa. Namanya memang benar Lola Amaria. Aku sengaja memberinya nama itu karena aku sangat menyukai Miss Lola. Menurutku dia adalah tipe perempuan yang keren sekali. Sudah cantik, cerdas, seksi, menawan, nyeni, dan peduli dengan masalah-masalah sosial. Sudah lama aku ngefans dengannya.
Nah, kebetulan pacarku memberikanku kucing waktu aku lulus kuliah. Hadiah yang manis kan? Kucing kecil mungil, blasteran antara angora dan kucing bulu pendek. Nggak berdarah murni angora, sudah bercampur. Aku tidak pernah tahu harganya karena pacarku bersikukuh tidak mau memberitahu. Katanya dia …
Have Your Say, Sepocikopiana, Your Story »
Pertemanan tulus seorang perempuan hetero dengan seorang lesbian sudah banyak kita dengar, tapi coba dengarkan jeritan sahabat kita, Melzna, yang berteman dengan seorang perempuan hetero namun berujung luka tak terperi.
Sisa ciuman dan pelukan pamitan menguap secepat angin yang membuyarkan asap knalpot taxi yang dia tumpangi, mengantarnya pergi dan meninggalkanku dengan luka.
Demi Tuhan! Aku sudah bermain dengan kobaran api – istri orang lain sekaligus kekasih gelap pria lain, yang memastikan dirinya bukan seorang Lesbian. Lalu mendekati aku buat apa? Katanya hubungan ini serius, serius macam apa? Apa yang dia inginkan dari …
Relationship, Sepocikopiana, Your Story »
Oleh: Fly High
Sejak kecil aku tidak pernah menemukan sosok lelaki dalam hidupku. Ibu dan bapak sudah bercerai. Bapak memiliki gangguan kesehatan, penyakit epilepsi. Sejak bercerai dari bapak, ibu selalu membawa beberapa laki-laki ke rumah. Aku sungguh tidak mengerti mengapa selalu ada sosok laki-laki berbeda dalam hidupku, aku hanya memendam pertanyaan itu sendirian.
Aku adalah anak satu-satunya dengan latar belakang keluarga yang sederhana. Karena kesepian, aku memanfaatkan layanan SMS untuk mengirimkan SMS ke nomor yang bahkan tidak aku kenal. Memang sedari dulu penampilan aku sangat jauh dari kesan feminin, sehingga mungkin tidak …
Tentang Cinta, Your Story »
Oleh: Velvet Rose
Mengenalmu memberiku inspirasi untuk menulis. Aku seperti seorang yang bisu bila harus kusampaikan kata-kata di depanmu. Aku berharap suatu hari nanti aku memiliki keberanian yang lebih baik untuk menyatakan perasaanku padamu secara langsung. Kalau saja cinta ini tidak pernah tumbuh, aku yakin masa kuliahku hanya menjadi rutinitas yang penuh kehampaan dan tak bermakna. Inilah cinta pertamaku yang takkan pernah terlupakan selamanya.
Cukup lama perasaan yang kupelihara ini, sungguh mengandung obsesi yang terlalu tinggi sampai membutakan pikiranku bahwa kamu bukanlah tercipta untukku. Rasa cemburu seringkali mengaburkan makna cinta bahwa …
Humaniora, Your Story »
Oleh: Felis Catus
Oke, narsis-mode ON. Dengan bangga saya bilang kalau saya mengenali diri sendiri. Tidak bisa dipungkiri itu adalah hasil tumpukan pengalaman yang pastinya karena umur. Sedikit demi sedikit saya mampu memilih respons ketika menghadapi situasi tertentu, dengan demikian frekuensi panik saya berkurang dibanding… katakanlah, sekitar sepuluh tahun lalu? Iya sekitar itu mungkin.
Supplier salah kasih warna bunga, pengantin mendadak minta pelaminan menghadap timur, orangtua pengantin sudah bercerai sehingga tidak ingin berdekatan di pelaminan, sampai punya pacar yang pinter banget pilih waktu kalau mau ngajak ribut, tidak lagi gampang membuat …
Humaniora, Your Story »
Pemenang lomba penulisan esai ulangtahun SepociKopi 2009
***
Namaku Im. Aku meneruskan pendidikan menengah tinggiku di Jakarta sampai aku duduk di bangku kuliah semester tiga saat ini. Karena belum begitu mengenal kota Jakarta, aku memutuskan tinggal bersama saudara ibuku di Jakarta selama setahun dan kemudian memutuskan untuk kos lantaran tidak mau merepotkan saudaraku pada saat itu. Sejak SMA aku terbiasa hidup mandiri.
Bagaimana aku menjadi lesbian? Apa yang membuatku terinspirasi dari SepociKopi?
Tunggu sebentar. Mari kuceritakan kisahku.Aku baru menyadari bahwa ternyata aku memiliki orientasi seksual yang berbeda sejak kelas enam SD. Memasuki level …
Humaniora, Personal Life, Your Story »
Oleh: Bibiy
Sekarang aku tahu apa bedanya antara berhubungan dengan lelaki dan perempuan. Jawabannya sederhana. I can be the real me whenever I am with women. I always become someone else when I am with men.
Mengatakannya memang terkesan mudah. Asal goblek, kalau kata ibu seorang teman ketika mengomentari orang yang suka asal ngomong. Tapi aku tidak asal goblek karena begitulah yang aku rasakan saat berhubungan dengan laki-laki dan perempuan. Ini terjadi tidak hanya sekali, tapi berulang kali.Misalnya untuk urusan mengungkapkan perasaan. Aku begitu sulit untuk bermanja-manja dengan pasangan lelakiku. Seolah ada …





