Articles in the Sepocikopiana Category
Renungan, Sepocikopiana »
Oleh: Ade Rain
Jemari itu membuka laptop, membuka jendela Twitter yang langsung terafiliasi ke status Facebooknya.
”Selamat sore menjelang malam. Hujan masih membabi buta. Hati-hati yang masih di jalan…”Ia menyapa follower. Meneguk kopi. Duduk diam sambil membaca linimasa tentang patah hati, bertemu pacar, pulang kampung, masturbasi, intimasi, pengkhianatan, desahan, rintihan, galau, hingga trik dan tips mencari pasangan. Ada juga perang antar-lesbi, cemburu, amarah, bullying, pornografi, kutukan pada keluarga. Ah, sontoloyo, gumamnya resah.
L'Amour, Sepocikopiana »
Perempuan, Sepocikopiana »
Oleh: Ratri Sujat
Baru kali ini saya menulis tentang Kartini, di tanggal 21 April ini, hari yang sejak 1964 diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai hari besar untuk mengingat jasa-jasa Raden Ajeng Kartini atas pemikirannya yang cemerlang untuk kemajuan perempuan Indonesia. Saya tergerak menuliskannya setelah merenung panjang sambil membayangkan kondisi saat itu dengan icon-icon: perempuan, Indonesia, Jawa ningrat, sebelum tahun 1900.
Featured, Sepocikopiana, Tantangan »
Para penantang, mari melanjutkan tantangan SepociKopi 30Day Challenge (4) di ruangan ini dari hari keduapuluh satu (tanggal 21 April) sampai hari ketigapuluh (tanggal 30 April). Tantangan sebelumnya dari hari ke-14 sampai hari ke-20, silakan lihat di SepociKopi 30 Day Challenge (3)
Berikut ini adalah tantangan selanjutnya:
Have Your Say, Sepocikopiana »
Tak bisa ke lain hati sebab kesetiaan adalah kemutlakan dalam sebuah hubungan. Bagaimana kalau orang ketiga sungguh membutuhkan diri kita? Apakah kita melepaskan pasangan demi orang ini? Dengarkan kisah sahabat lesbian kita, Will Jordan, yang harus memutuskan pilihannya di antara dua perempuan yang menyayanginya.
L'Amour, Sepocikopiana »
Oleh: Ershand
Aku sungguh berterima kasih untuk keberadaaan SepociKopi di saat aku gelisah, dan nggak ada tempat mengadu untuk mencurahkan kegelisahan selama ini.
Delapan tahun yang lalu, ada cewek yang menurutku unik, cantik—dengan kecantikan yang berbeda dari yang lain—matanya bening banget seperti telaga tertimpa cahaya bulan. Hidungnya indah dan di bawahnya terulas bibir yang tipis. Itu baru secara fisik. Tapi selain fisik, hatinya baik banget. Sikapnya pun lembut. Bagiku dia perfect!
Partnership, Personal Life, Sepocikopiana »
Oleh: Bening
Malam hampir larut ketika aku dan partner dikejutkan dengan listrik yang padam di rumah kami. Cepat-cepat aku menyalakan lilin yang selalu tersimpan di lemari. Tak lupa, kusempatkan mengoleskan hand and body lotion di permukaan lilin, beberapa sentimeter dari pucaknya. Tips ini kuperoleh dari tayangan di televisi, tujuannya agar lilin lebih awet sekaligus menguarkan aroma wangi.
“Dik, lilinnya ditaruh di atas piring kecil ya. Taruh di tengah ruangan saja,” ujar partner. “Kamu kan bukunya berserakan di mana-mana.” Dalam samar cahaya lilin kulihat dia melirik tumpukan novel tebal yang ingin kubaca lagi.
Tantangan »
Para penantang, mari melanjutkan tantangan SepociKopi 30Day Challenge (2) di ruangan ini dari hari keempat belas (tanggal 14 April) sampai hari kedua puluh (tanggal 20 April). Tantangan sebelum dari hari pertama sampai hari ketigabelas, silakan lihat di SepociKopi 30 Day Challenge (2)
Berikut ini adalah tantangan selanjutnya:
Hari 14. Kalau kamu bisa bertemu selama 1 jam dengan 1 penulis yang karya-karyanya kamu cintai, apa yang ingin kamu katakan/obrolkan kepadanya?
Hari 15. Sebut 5 kutipan paling penting bagimu yang kamu dapatkan dari buku.
Hari 16. Sebutkan 3 alasan mengapa buku sangat penting bagi hidupmu.
Hari 17. …
Have Your Say, Sepocikopiana »
Pengalaman hidup sebagai lesbian memang adalah pengalaman yang sangat berharga. Apakah kita perlu mengalami seluruh pengalaman itu agar bisa belajar? Ataukah kita bisa belajar dari mendengar pengalaman orang-orang lain dan mendapatkan hikmahnya? Dengan begitu, kita bakal tahu rambu-rambu mana yang sebaiknya tidak kita langgar dalam kehidupan. Dengarkan kisah hebat sahabat lesbian kita, Lola, yang bercerita tentang hidupnya sebagai lesbian dari tahun 1990.
Renungan, Sepocikopiana »
Oleh: Nura Ranu
Lesbian. What is ‘Lesbian’?
Pertanyaan itu sering banget mengganggu pikiranku. Menurut KBBI, lesbian adalah perempuan yang mencintai atau merasakan rangsangan seksual sesama jenisnya; perempuan homoseks. Sedangkan menurut temanku, lesbian adalah perempuan yang hanya bisa hidup dengan bernafaskan cinta perempuan. Hmm…





