Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

Home » Archive by Category

Articles in Cerpen

Cerpen: Kastil Walpole

13/05/2013 – 7:00 am | 7 Comments | 2,894 views

Cerpen oleh: Guntur Alam
(Dimuat di Koran Tempo, 2 September 2012)
SUDAH bertahun-tahun orang-orang berdebat tentang hal-hal ini. Tentang Tuan Horace Walpole yang malang, yang meninggal dalam kesunyian dan membawa banyak rahasia ke dalam liang lahatnya. Tentang kisah cintanya yang berselimut kabut pekat yang sulit diungkap. Tentang novelnya yang melegenda, The Castle of Otranto, novel yang masih saja diperdebatkan apakah itu karyanya atau bukan. Tuan Walpole mengembuskan …

Cerpen: Sepasang Lelaki di Halte Busway

11/03/2013 – 7:00 am | 10 Comments | 4,308 views

Sepasang Lelaki di Halte Busway
Cerpen Setiawan Chogah
(Dimuat di: Radar Banten, 24 Februari 2013)
Apakah kamu pernah merasakan cinta melambungkanmu hingga puncak tertinggi? Kamu merasakan tubuhmu melayang di angkasa, lalu tangan-tanganmu seolah mampu meraba kelembutan awan. Ingat! Mungkin di saat yang sama malaikat sedang mempersiapkan pesta penjemputanmu.

Cerpen: Bukan Perawan

07/01/2013 – 7:00 am | 5 Comments | 5,640 views

Bukan Perawan
Oleh: Setiawan Chogah
(Dimuat di Radar Banten,  9 Januari 2012)

Kota Serang dalam selimut remang-remang. Sendiri, aku masih termenung sepi di sudut malam. Kulirik jam tangan pemberian Ardi di ulang tahunku yang ke dua puluh kemarin. Pukul 00.21. Itu bearti sudah hampir lima jam aku di sini, menanti seseorang yang tak kunjung datang. Jangan-jangan dia benar-benar sudah tak cinta lagi padaku.

Cerpen: Kepada Namira

05/11/2012 – 7:45 am | 7 Comments | 4,352 views

Kepada Namira
Oleh Setiawan Chogah
(Dimuat di Radar Banten, 28 Oktober 2012)
Bandara Soekarno-Hatta – Cengkareng, 1 Desember 2011
Aku melangkahkan kaki setelah menuruni Daihatsu Grand Max di drop zone, kendaraan yang membawaku dari Serang tadi pagi. Beberapa bulan ini aku ditugaskan perusahaan untuk memimpin sebuah proyek pembanguan di kota bandeng itu. Ah, tidak terasa waktu berlalu begitu cepat. Baru kemaren rasanya aku meninggalkan Ubud yang teduh, …

Cerpen: Ramaraib

09/04/2012 – 1:47 pm | 10 Comments | 3,442 views

Ramaraib
Oleh: Djenar Maesa Ayu & Sardono W. Kusumo
Cerpen ini dimuat di kumpulan cerita 1 Perempuan 14 Laki-laki (Gramedia Pustaka Utama, 2011)
“Setiap kali kita bertemu, aku menabung rindu,” akunya sambil berbaring di tubuhku. Matanya terpejam. Jemarinya bergerak seperti seseorang yang tengah menganyam. Namun tubuhnya diam. Hanya kulitnya yang tekun menyerap tiap jentik keringat. Dekat. Lekat. Rapat. Selanjutnya, tubuhku pun merasakan. Jari-jemari yang semula menganyam harapan mulai …

Cerpen: Lara Lana

23/01/2012 – 3:00 pm | 9 Comments | 6,042 views

Lara Lana
Oleh: Dewi Dee Lestari
Cerpen ini dimuat di kumpulan cerita dan prosa Filosofi Kopi (Gagas Media, 2005)
Sederet angka mencuat dari kertas putih, menusuk mata Lana. Ada sebersih takjub juga ngeri. Seberantak angka yang susah dihafal mampu membongkar kenangan usang dan memberinya makna baru. Dia yang baru. Aku yang usang.
Ruang tunggu selalu memancing dilema dalam hatinya, tapi tidak pernah seperti ini. Lana betul-betul tergerak untuk menelepon. …

Cerpen: Di Tempatmu Berbaring Sekarang

05/12/2011 – 12:04 pm | 17 Comments | 2,923 views

Di Tempatmu Berbaring Sekarang
Oleh: Aan Mansyur
Cerpen ini dimuat di Kumpulan Cerpen Dari Datuk ke Sakura Emas (Gramedia Pustaka Utama, 2011)
POHON di tengah padang rumput tumbuh bersama rahasianya. Pohon itu menceritakannya kepadaku suatu siang saat aku istirahat selepas memandikan sapi-sapiku. Sebelumnya aku tak pernah berani berteduh di bawah pohon itu. Orang-orang kampung mengatakan pohon itu angker, namun panas matahari betul-betul tak membuatku takut kepada apa …

Cerpen: Sebuah Keputusan

07/11/2011 – 12:34 pm | 29 Comments | 5,504 views

Sebuah keputusan
Oleh: Alberthiene Endah
Cerpen ini dimuat di kumpulan cerpen Dari Datuk ke Sakura Emas (Gramedia Pustaka Utama, 2011)
“Jadi kau tidak mau pakai sawi?” aku menatapnya dengan rileks. Tepatnya, berusaha rileks. Memang biasanya serileks itu aku bertanya. Ia menggeleng. Aku mengangguk. Berusaha wajar. Angin sore menyentuh tengkukku. Aku makin merasakan ketidakwajaran.

Cerpen: Kupunyakupu

12/09/2011 – 10:28 am | 2 Comments | 2,266 views

Kupunyakupu
Oleh: Djenar Maesa Ayu dan Totot Indrarto
Cerpen ini dimuat di buku kumpulan cerpen 1 Perempuan 14 Laki-laki (Gramedia Pustaka Utama, 2011)
Ada yang ingin memaksa ingin ikut. Memasrahkan nasibnya pada saya. Padahal saya sendiri sudah pasrah. Begitu banyak yang terjadi pada kami sehingga saya menyerah. Kelihatannya dia juga sama. Ini bakal menyulitkan. Seperti dua orang buta bergandengan mencari sebuah tujuan. Tapi mungkin dia masih punya secercah …

Cerpen: Satu-satunya Perempuan yang Kucinta

18/07/2011 – 4:08 pm | 13 Comments | 5,429 views

Satu-satunya Perempuan yang Kucinta
Oleh: Widya Arisma
Cerpen ini pernah dipublikasikan di majalah Femina nomor 5, 5 Februari 2011
Cahaya matahari pagi masuk dari sela-sela tirai jendela kamarku. Tanpa perlu alarm lagi, sinarnya telah menyadarkan aku bahwa pagi telah datang. Aku bangkit dari tempat tidur, langsung menjerang air untuk menyeduh teh, ritualku setiap pagi. Aku bukan penggemar kopi seperti laki-laki pada umumnya. Persetan dengan anggapan tidak macho.