Home » Archive

Articles in the Renungan Category

Opini »

[2 Nov 2008 | 7 Comments | 48 views]

Disclaimer: tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak dimaksudkan untuk berkampanye untuk produk politik apa pun.
Oleh Robyn
Tutup pintu dan jendelanya. Matikan lampu dan duduklah sejenak untuk meratapi disahkannya Undang-Undang Anti Pornografi. Atau, kau bisa berpanas-panas turun ke jalan meneriakkan lagu lama tentang naifnya elite politik negara tercinta ini lalu pulang dengan peluh bercucuran dan perut yang keroncongan.
Kau juga bisa, duduk di sini bersamaku sambil menyesap kopi atau cokelat panas, lalu menertawakan dagelan politik baru tuan-tuan dan nyonya-nyonya di luar sana yang semakin neurotik seiring dekatnya Pemilihan Umum 2009.Oh, ayolah, …

Opini, Opini »

[23 Oct 2008 | 11 Comments | 155 views]

oleh: Alex dan Lakhsmi
Dalam buku The World Without Us, Alan Weisman mengajukan teori tentang apa yang bakal terjadi jika manusia musnah di muka bumi ini. Bahwa setelah kehancuran total yang terjadi bumi akan kembali menjadi “surga”. Dan dunia sesungguhnya lebih baik tanpa manusia.
Mari kita berandai-andai lagi. Apa yang terjadi jika seandainya suatu hari kita mendadak mendapati bahwa semua makhluk berkromosom Y musnah akibat virus mematikan atau diculik rombongan alien, misalnya. Dan yang tersisa di bumi ini hanya perempuan. Apakah dunia akan jadi lebih baik tanpa laki-laki? Apa yang akan dilakukan …

God, Humaniora, Renungan, Spiritualisme »

[18 Oct 2008 | 13 Comments | 239 views]
Surat kepada Tuhan

Oleh: De Ni
Sudah kami lewati lorong-lorong becek yang berbau busuk. Sebentar kami harus belok ke kiri. Di sudut jalan sampah menggunung ditabur belatung dan cacing. Kali ini baunya lebih menyengat tapi kami tidak menutup hidung, kami sudah terbiasa. Ini adalah rumah kedua bagi kami.
Di ujung mata kupandang rumah Anton, yang berdiri di pinggir aliran kali mati yang penuh sampah. Warna airnya hitam. Rumah itu terbuat dari seng-seng berkarat di bagian kiri dan kanan, triplek rusak dibagian muka dan belakang, dan terpal yang sudah lapuk sebagai atap. Besarnya 2 x 2 …

Opini, Opini »

[17 Oct 2008 | 5 Comments | 53 views]

Oleh: Lakhsmi
“I’ve seen people kill in the name of them; and die defending them. But you cannot touch an idea, cannot hold it or kiss it. An idea does not bleed, it cannot feel pain, and it does not love.” (V for Vendetta)
Baru-baru ini, aku menghabiskan waktu dengan berbincang-bincang dan berdiskusi bersama pasanganku tentang tujuan dan the code of honor sebagai seorang blogger. Entah apakah orang lain pernah membicarakannya, tapi yang jelas, kami sangat terpesona dengan kemajuan teknologi internet. Internet adalah mesin menakjubkan yang membawa terobosan baru dalam berbagai …

Opini, Opini »

[11 Oct 2008 | 5 Comments | 31 views]

Oleh: Fredric
Seorang teman mengeluh tentang etika persahabatan yang terjadi di dalam kehidupan dunia lesbian. Tikam-menikam, penuh lips service, kisah yang diulang-ulang sampai ke tahap memuakkan, tingkat daur ulang yang tinggi, dan pagar makan tanaman. Saya tersenyum mendengarnya, mengerti sekali dengan apa yang dia maksud. Curhat tentang topik ini telah menghiasi percakapan saya dengan beberapa teman lesbian sepanjang generasi.
Benarkah persahabatan di dunia lesbian seperti itu?
Saya pribadi menganggap urusan tikam-menikam adalah hal wajar yang dapat terjadi di kelompok hubungan pertemanan mana pun. Pertemanan dan urusan politik kantor juga mengantar banyak manusia terlibat …

Opini »

[8 Oct 2008 | 4 Comments | 19 views]

Oleh: Mata Hati
Cinta tak mengenal jenis kelamin. Istilah yang sering kali diperdengarkan ketika merujuk pada topik LGBT.
Kita tidak bisa mengatur kepada siapa kita harus jatuh cinta. Bisa kepada lelaki, bisa pula kepada makhluk ciptaan Tuhan yang bernama perempuan. Menurutku, jatuh cinta pada lelaki sama indahnya ketika aku jatuh cinta pada perempuan. Rasanya sama saja. Sensasinya juga sama. Deg-degannya pun sama persis. Tidak ada yang berbeda.
Mari kita singkirkan sebentar batasan-batasan antara dunia hetero dan homo. Cobalah untuk duduk dalam satu meja. Berbincanglah seperti biasa. Tertawalah jika ada yang menggelitik. Singkirkan dulu …

Humaniora, Opini, Renungan, Tentang Cinta »

[5 Oct 2008 | 8 Comments | 145 views]

Oleh: De Ni
Cemburu? Dulu aku bingung mengapa orang bisa cemburu membabi buta pada pasangannya. Dulu bagiku cemburu adalah penjara bagi sebuah kebebasan. Dua tahun hidup dengan Ranti dan dicemburui habis-habisan mesti tanpa ikatan cinta, cukup membuat aku mual pada kata cemburu. Jadi, aku bersumpah pada diriku, aku tidak akan pernah membiarkan kata cemburu masuk dalam kamus percintaan.Halah, ternyata semua omong kosong dan bualan belaka. Aku mengutuki sumpah yang aku ikrarkan pada diriku sendiri. Aku berteriak pada jiwaku yang bodoh itu untuk tidak melarangku berada dalam cemburu. Sebab hanya orang bodoh …

Opini, Opini »

[26 Sep 2008 | 4 Comments | 35 views]

Oleh: Oryza Satyva
Pasal 1, ayat 1: Pornografi adalah materi seksualitas dalam bentuk gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, kartun, suara, bunyi, percakapan, syair, gambar bergerak, animasi, gerak tubuh atau bentuk lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi atau pertunjukan di depan umum yang dapat membangkitkan hasrat seksual atau melanggar nilai-nilai kesusilaan dalam masyarakat.
***
RUU APP-RUUP (2006-2008). Saya masih ingat, hebohnya RUU APP dua tahun lalu. Karnaval Budaya, Gelar Seribu Tayub, Aksi Sejuta Umat, sampai pengaduan tentang omongan Fadholy El Muhir. Setelah ramai-ramai kontroversi itu, saya kira RUU ini akan mengundurkan diri dan ternyata …

Humaniora, Opini »

[21 Sep 2008 | 6 Comments | 116 views]
Persaudarian Semu

Oleh: Fredric
Belum lama ini saya mendengar kisah perampokan yang menyikat semua barang berharga di rumah. Perampok menggasak barang-barang seperti laptop, hape, bahkan membawa kartu ATM yang segera digunakan untuk dikuras isinya. Perampokan sebenarnya adalah kejadian lumrah di ibukota seperti Jakarta. Tapi kejadian ini tidak bisa disebut lumrah karena para pelakunya adalah sesama teman lesbian.
Menurut teman saya yang ditipu habis-habisan, kasusnya telah dilimpahkan ke pihak keamanan. Tidak henti-hentinya dia menyesalkan kejadian ini. Dari awal tidak sekali pun ia merasa curiga, malah dia segera menyambut hangat si pelaku kejahatan ini yang mulanya …

God, Humaniora, Renungan, Spiritualisme »

[20 Sep 2008 | 8 Comments | 102 views]

Oleh: De Ni
Lebaran telah menjadi salah satu hari yang spesial untukku. Aku memang tidak merayakannya. Tapi ada banyak kenangan yang menggembirakan di hari Lebaran. Selain opor ayam dan sayur ketupat buatan Mama, Lebaran juga selalu mengingatkan tentang cita-citaku yang ingin menjadi orang kaya. Loh? Begini masalahnya, lingkungan tempat tinggalku mayoritas Muslim, sehingga kalau Lebaran tiba suasana kompleks menjadi sangat ramai, berbeda dengan lingkungan tempat tinggal partner yang mayoritas Cina dan akan meriah saat Imlek.Ketika aku kecil, malam sebelum Lebaran adalah salah satu malam yang membuat aku sulit tidur; selain malam …