Articles in the Poling Category
Poling »
Oleh: Nine Muses
Partner seperti apa yang kamu inginkan? Tema poling kali ini membahas “pertanyaan angan-angan”. Maksudnya, kata ‘ingin’ yang menempel di kalimat artinya jelas, si pelaku belum memiliki atau melakukan yang dikehendakinya. Pertanyaan poling SepociKopi menembak ke arah jawaban yang belum tentu punya realisasi alias kepastian. Lho ribet banget? Begini maksudnya, bisa aja si pelaku ingin punya pacar yang berpenampilan femme tapi kenyataannya dia belum punya pacar sama sekali, atau kenyataannya pacarnya berpenampilan andro, bukan femme. Ingat, keinginan tidak selalu berbanding lurus dengan kenyataan.
Menyentuh isu label memang seperti menyentuh dry …
Poling »
Oleh: Grey Sebastian
Bila seorang perempuan heteroseksual di Indonesia ditanya “Berapa kekasih (termasuk yang sekarang) yang pernah berhubungan seksual denganmu?”, kemungkinan besar dia akan menjawab hanya satu orang saja, yaitu suaminya. Memang jawaban ini tidak berasal dari data yang telah ada, tapi saya percaya masih banyak perempuan yang mempertahankan mahkotanya untuk satu lelaki dalam hidupnya. Tapi berhubung topik poling ini ditujukan kepada perempuan Lesbian, maka 66 votes dengan presentase 42% mengatakan hanya berhubungan dengan satu perempuan dapat bisa dikatakan sangat bagus.
Meskipun hasil poling ini menyatakan lebih dari 50% pemilih pernah berhubungan …
Poling »
Oleh: Frizzy Jo
Keabadian dalam hubungan lesbian. Apakah benar ada? Jangankan bicara dalam konteks hubungan lesbian, bicara dalam konteks hubungan heteroseksual saja tidak ada yang namanya keabadian. Apalagi dalam hubungan lesbian yang bagi sebagian orang ikatannya masih dianggap ikatan hubungan yang tak kasat mata.
Oke, memang benar di beberapa negara yang telah melegalkan pernikahan sesama jenis, mungkin ikatan ini lebih kuat dibanding mereka yang terpaksa berhubungan dengan sembunyi-sembunyi karena berbagai kondisi yang tidak mendukung. Tapi sekali lagi, apakah pernikahan sesama jenis yang dilegalkan ini juga menjadi jaminan bahwa hubungan akan menjadi abadi? …
Poling »
Oleh: Lakhsmi
Menikah adalah akhir (atau awal) sebuah babak baru dari hubungan heteroseksual. Biasaya setelah berpacaran sekian lama maka topik pernikahan mulai dibicarakan. Keinginan untuk mematraikan hubungan menjadi legal secara hukum segera terbit di hati setiap perempuan dan lelaki heteroseksual.
Bagaimana dengan lesbian? Dengan ketiadaan pernikahan, maka hubungan yang terjalin “tidak” akan berakhir dengan lembaga pernikahan. Lepas dari argumentasi dan pro kontra tentang kebutuhan akan pernikahan, kenyataan itu tampak jelas. Saat mereka memasuki wilayah asmara, hubungan itu tidak akan ke mana-mana. Dengan kata lain, tidak ada kata akhir (atau awal) untuk memasuki …
Poling »
Oleh: Alex
Tidak pernah ada umur yang tepat untuk hubungan seksual. Untuk pasangan lesbian, hubungan seksual menjadi satu hal “pokok” yang bisa dilakukan dengan mudah tanpa pikir panjang dibanding pasangan heteroseksual, karena tidak adanya konsep menunggu melakukannya setelah menikah nanti.
Sebenarnya tidak ada kejutan besar melihat hasil jawaban dari poling yang dilakukan SepociKopi atas pertanyaan “Pada usia berapakah kamu melakukan hubungan seksual pertama kali dengan sesama perempuan?” Dari 255 responden, 49% atau nyaris setengahnya mengaku melakukan hubungan seksual adalah pada masa usia 17-22 tahun. Pada usia itu, kebanyakan orang secara fisik …
Poling »
Oleh: Nuha Guwa
Perselingkuhan. Membaca kata satu ini kuduk pun bergidik. Pasalnya, akan ada yang disakiti, ada yang menyakiti, dan ada korban yang ikut menderita. Namun jika perselingkuhan berjalan dengan aman, lancar, dan tidak terbongkar, tentu saja penderitaan itu merupakan kebahagiaan tersendiri bagi semua objek dan subjeknya. Namun benarkan perselingkuhan yang “sukses” dapat memberikan kebahagiaan? Apa bukan sebaliknya bahwa, keharmonisan yang diisi dengan banyak kebohongan terhadap pasangan malah menimbulkan penyakit hati, yakni gangguan emosi dan perasaan bersalah?Mari definisikan arti selingkuh. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, selingkuh adalah “suka menyembunyikan …
Poling »
Oleh: Nuha Guwa
Pernahkah putus dari pacar karena dia harus menikah dengan laki-laki?
Bagaimana menghadapi kenyataan bahwa pacar perempuan kita memilih jalan hidup sama seperti kebanyakan perempuan dewasa di muka bumi ini? Menikah dengan seorang pria, berkeluarga, memiliki anak, tampaknya fenomena yang wajar di Indonesia. Lihat jumlah hasil poling SepociKopi yang dilakukan dalam kurun waktu dua minggu.
Total vote: 127Pernah 41% (52 votes)Tidak Pernah 59% (75 votes)
Wow!Hasil polling SepociKopi ternyata tak menunjukkan perbedaaan yang begitu jauh berkaitan dengan fenomena menikah antara pemilih “pernah dan tidak pernah.” Dari 127 pemilih, 41 persen mengaku …
Poling »
Oleh: Nuha Guwa
Penting nggak pernikahan dengan lelaki untuk menutupi identitas lesbian?
Wah sepertinya hasil poling perdana SepociKopi begitu menohok beberapa Lesbian-mom yang masih terikat perkawinan dengan suaminya, sekaligus menjadi batu pengganjal keragu-raguan para lesbian muda yang bersiap-siap akan menyerahkan diri memasuki gerbang perkawinan. Hasilnya begitu banyak yang mengatakan pernikahan dengan pria tidak penting. Sementara itu bagi yang belum kepikiran atau tidak perlu memikirkan perkawinan hasil kesimpulan poling ini bisa memperkuat nyali untuk tetap “melajang” (kacamata masyarakat umum) dan merasa cukup dengan hanya memiliki pasangan perempuan saja.Lihat hasil poling yang dipasang …





