Articles in the Perempuan Category
Perempuan, Sepocikopiana, Ulang Tahun »
Oleh: Arie Gere
Kataku suatu hari, “Bagaimana kalau aku setuju menulis untuk Camilan?”
Kata Alex dengan serius, “Mau ke mana pun dan di mana pun, tulisanmu akan kutagih terus.”
Dialog di atas mungkin bukan hal baru di SepociKopi, tapi menjadi hal baru bagiku karena tulisanku untuk Camilan harus muncul dua kali seminggu. Agak berbeda dengan tulisan-tulisan tunggal lainnya, menulis di Camilan kali ini merupakan episode berantai yang harus dipelototi setiap hari. Benar-benar setiap hari! Sebab, tulisan selanjutnya adalah awal dari tulisan seterusnya. Bagaimana kalau koneksi internet ngadat? Satu tulisan yang macet akan berantai …
Obrolan Cewek, Perempuan, Sepocikopiana »
Oleh: Bening
Memang salah ya? Atau harusnya judulnya diganti dengan kata yang mewakili keempat kata tersebut? Biseksual. Tidak, tidak… ini bukan suka dalam konotasi preferensi seksual, tapi “hanya” suka, senang atau gemar.
Aku jelas-jelas lesbian, karena berpartner dengan seorang perempuan (Meski kadang-kadang aku meragukan kelesbiananku, hi hi hi. Stt… jangan protes dulu.) Konon katanya lesbian adalah pecinta perempuan, dan sebagai sebagai objek cinta harusnya perempuan juga menjadi objek perhatian terbesar. Atau perempuan menjadi topik obrolan yang tiada habisnya. Intinya, sebagai lesbian harusnya akan lebih mengasikkan ngobrolin Cerrybelle daripada Sm*ash. Dan akan lebih …
Obrolan Cewek, Sepocikopiana »
Oleh: Ade Rain
Berjalan kaki sambil menikmati udara pagi yang sejuk sungguh menyenangkan. Biasanya saat berpapasan dengan sesama penikmat pagi saling menabur cinta, eh, senyum maksudnya, dibarengi sapa olahraga yang lazim, “Selamat pagi! Sepatu larinya bagus, loh!” atau “Ayooo! Belum keringatan tuh.” Aku memilih rute jalan kaki di kompleks perumahan, di antara pertokoan sepi. Daerah yang masih banyak gedung kosong. Belum jauh melangkah, terdengar suara datang dari arah belakang.
“Boleh bergabung?”
Humaniora, Perempuan, Sepocikopiana »
Oleh: Frizzy Jo
”Sayang sekali ya dia itu lesbian, padahal dia cantik lho.”
Pernah mendengar kalimat di atas?
Aku yakin sebagian besar dari kita pernah mendengarnya. Secara personal aku mendengar teman-teman heteroku mengucapkan kalimat tersebut pada saat Lindsay Lohan dikabarkan coming out sebagai lesbian. Selain itu, kalimat tersebut juga biasanya terselip pada bisik-bisik alias ngegosip tentang perempuan yang “diduga lesbian”
Tapi kalimat bernada penyesalan itu tidak hanya ditujukan kepada para perempuan lho, tapi juga menimpa Mas Bro kita, para pria tampan bertubuh maskulin dengan wajah rupawan yang ”ternyata” seorang gay.
Sikap mencemooh juga tak jarang …
L'Amour, Perempuan, Sepocikopiana »
Oleh: Saraswati Firdauz
Jika ada yang bertanya padaku apakah aku merasa cantik? Aku akan menjawab, tidak!
Aku adalah gadis muda yang sangat percaya dengan kemampuanku, bukan karena aku merasa sangat pintar tapi aku sangat percaya bahwa manusia bisa melakukan apa pun selama dia mau belajar. Aku sangat yakin bahwa aku punya kemampuan untuk melakukan sesuatu yang baru.
Tapi tidak untuk urusan fisik.
Kepercayaan diriku untuk hal-hal yang berkaitan dengan fisik sangat rendah. Dengan tinggi hanya 153 sentimeter, berat badan mencapai 50 kilogram, kulit cokelat, dan hidung yang menurutku keterlaluan peseknya, membuat rasa percaya diriku merosot. …
Obrolan Cewek, Sepocikopiana »
Oleh: Ade Rain
Pekerjaan ayahku bersinggungan dengan hal-hal gaib dari negeri antah berantah, maka rumahnya pun terasa demikian. Tidak ada batas buat siapa saja; semua teman-teman, teman keluarga, sahabat ibu, temanku, sohib binatang kesayangan, atau siapa yang punya kegiatan di Indonesia boleh singgah dan tinggal di rumah kami. Layaknya pesanggrahan, maka tamu tak dikenal pun datang silih berganti.
Friendship, Humaniora, Perempuan, Your Story »
Oleh: Violet
Di kantor banyak istilahnya: “Oh, anaknya si ini ya?”, “Cucunya si itu ya?” dan masih banyak komentar soal anak-bapak-ibu-kakek-nenek sampe emak. Aku masuk dan diterima di kantor waktu itu dibawa oleh teman yang tidak begitu akrab, tapi karena aku menyukai suasana kantornya jadi kuturuti saja kemauan sang kepala unit.
Obrolan Cewek, Sepocikopiana »
Oleh: Ade Rain
Sudah kudengar cerita soal si… sebut saja N teman kantor yang ruangannya berbeda lantai denganku. Dia sering jadi bahan celaan karena kerap membawa patnernya ke kantor kami. Bisik-bisik belakang pintu akhirnya sampai ke telingaku.
“Pokoknya dia itu lesbi. Cewek yang sering ke kantor itu pacarnya!”
File kerjaku sampai berjatuhan ke lantai.
“Ke mana aja kamu? Kok nggak tau dia sering diantar dan dijemput sama ceweknya?”
Mataku langsung pura-pura melihat langit-langit. Banyak sarang laba-laba ya di atas atap.
“Mira berubah sejak pacaran sama cewek. Makin nggak beres kerjaanya.”
Kukucek mataku. Kok pandangan jadi kabur …
Perempuan, Sepocikopiana »
Oleh: Lakhsmi
Nyaris dua tahun sudah waktu berlalu sejak SepociKopi pertama kali meluncurkan dot com-nya dan berpindah hosting. Dari tempat tinggal gratis yang setia menaungi di blogspot, menjadi sistem yang lebih independen. Sebuah rumah kecil yang dulu diimajinasikan sebagai kafe berpindah menjadi online magazine per tanggal 1 April 2009. Ini adalah perubahan dan langkah yang luar biasa besar bagi para redaksi yang mengurus seluruh pernik-pernik kehidupan SepociKopi.
Sebagai dot com, maintaining SepociKopi bukan lagi sekadar melakukan posting tulisan dan mengawalnya dalam kategori yang tepat, tapi juga harus siaga ketika sistem down. …
Obrolan Cewek, Perempuan, Sepocikopiana »
Oleh: Frizzy Jo
Dulu, waktu masih kanak-kanak, aku selalu merasa iri dengan teman-teman sebaya yang selalu heboh saat menjelang hari raya Natal. Ada saja yang mereka perbincangkan dengan seru; dari sepiring kecil cookies untuk pasukan rusa milik Santa, permohonan hadiah yang diletakkan di dalam kaos kaki, baju baru, dan masih banyak lagi.
Itu baru pembicaraan yang dilakukan sebelum hari raya Natal. Perasaan iri semakin parah justru setelah kami melewati hari istimewa itu. Bukan hanya pembicaraan, tetapi mereka membawa bukti berupa kado dari Santa. Bisa dibayangkan bukan ketika salah satu dari mereka bercerita …





