Home » Archive

Articles in the Noktah Merah Category

Humaniora, Noktah Merah »

[14 May 2010 | 3 Comments | 92 views]

Oleh: Lakhsmi
Sappho, sang penyair lesbian, menulis puisi:
Kuceritakan padamu
Sesuatu: bahwa seseorang
Di masa depan
Akan memikirkan nasib kita semua
Manusia membutuhkan informasi untuk bergerak dan membangun diri. Informasi adalah harta karun yang sangat berharga, tak ternilai. The power of knowledge adalah kekuatan pengetahuan yang akan membuka mata hati, mencerahkan pemikiran, dan menajamkan indra. Semua orang – baik kanak-kanak, remaja, dan dewasa berhak mencari dan mendapatkan informasi sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. Tidak ada manusia lain yang boleh memblok sesamanya untuk mendapatkan akses ilmu, apalagi lesbian melarang lesbian lain untuk mencari pengetahuan.

Humaniora, Noktah Merah »

[30 Apr 2010 | No Comment | 238 views]

Oleh: Ade Rain
1941: Amerika Serikat ketika memasuki Perang Dunia II melalui US Surgeon General menyatakan bahwa hubungan homoseksual dan lesbian di angkatan bersenjata dapat ditoleransi, asal mereka melakukannya secara privasi.
1944: Swedia mencabut undang-undang anti-gay
1947: Lisa Ben yang memiliki nama samaran Eduthe Eude menerbitkan majalah lesbian pertama di As dengan nama Vice Versa.
1952: Kongres AS hukum enacts melarang Lesbian dan Gay memasuki negara itu. Syukurnya kemudian undang-undang ini dicabut pada tahun 1990.
1953: Majalah gay terbuka pertama majalah Amerika Serikat terbit namun pihak kantor pos ( …

Humaniora, Noktah Merah »

[16 Apr 2010 | 6 Comments | 173 views]

Oleh: Lakhsmi
Tanggal 26 Juli 1865, Dr. Sophia Bishop diminta untuk melakukan autopsi tubuh Dokter James Barry. Selama 46 tahun menjabat sebagai Dokter Militer Inggris, Dokter Barry telah berjuang bersama para tentara di garis depan untuk memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat. Apa yang Dr. Sophia Bishop temukan menjadi pembicaraan dan penelitian tanpa henti dalam sejarah kedokteran. Dokter Bishop menyebut bahwa Dr. James Barry bukanlah seorang “he” atau lelaki, melainkan seorang “she” atau perempuan.
Tulisan di atas merupakan paragraf pertama terjemahan bebas dari artikel di NewScientist 6 Maret 2008. Sebelumnya, kasus Dokter Barry telah …

Humaniora, Noktah Merah »

[2 Apr 2010 | 4 Comments | 178 views]

Oleh: Ade Rain
6 Juni 1886 :  Tanggal dan tahun ini tercatat sebagai tahun penting di mana seorang perempuan yang menyamar menjadi seorang pria  berhasil menikahi pacar perempuannya dengan prosesi pemberkatan yang dilakukan oleh dua orang pendeta. Pasangan berbahagia tresebut adalah Annie Hindle dan Ryan, menikah di Grand Rapids, Michigan Amerika Serikat. Acara tersebut berlangsung pada malam Minggu, 6 Juni 1886, di Kamar 19 Barnard House, sebuah hotel di Grand Rapids . Pendeta EH Brooks,  meresmikan pernikahan  mereka di Catatan Sipil di Kent County Clerk’s Office.  Sementara pernikahan gereja …

Humaniora, Noktah Merah »

[19 Mar 2010 | 4 Comments | 569 views]

Oleh: Lakhsmi
Di bawah monarki Stuart, Anne Stuart adalah ratu Inggris yang berkuasa di tahta pada tahun 1702 sampai dengan 1714. Para sejarahwan mempelajari dokumen-dokumen kehidupannya dan menganggap ia memiliki hubungan mesra dan romantis yang teramat panjang dengan Sarah Churchill, Duchess of Marlborough, pada abad pertengahan saat masyarakat mulai menerima hubungan romantis dan erotis di lingkungan kelas atas.
Anne Stuart dilahirkan pada tanggal 6 Februari 1665. Ia adalah anak perempuan dari Anne Hyde dan James, Duke of York, yang dikemudian hari menjadi James II, yang akhirnya menjadi raja setelah Charles II …

Humaniora, Noktah Merah »

[5 Mar 2010 | 6 Comments | 249 views]

Oleh: Ade Rain
Bagaimana sejarah lesbian yang tercatat di zaman dari penanggalan sebelum Masehi sampai sekarang? Ternyata setelah melakukan riset, aku menemukan banyak sejarah lesbian yang lumayan lengkap dan dirunut berdasarkan tahun. Mulai dari 580 Sebelum Masehi hingga abad 21.
Intinya, perkembangan era lesbian dari tahun ke tahun ternyata nggak jauh berbeda dengan kehidupan kita sekarang. Jangan sedih atau bete kalau menemukan kekejaman yang dilakukan otoritas di masa itu. Sejarah bukan untuk dibenci, tapi untuk dipelajari agar tak terulang. Tundukkan kepala sebagai tanda duka cita pada lesbian-lesbian yang menjadi korban …

Noktah Merah »

[19 Feb 2010 | 7 Comments | 920 views]

Oleh: Lakhsmi
Dalam bahasa Mandarin, homoseksual disebut tongxinglian yang berarti keinginan/cita-cita/tujuan yang sama. Selain itu, sering kali disebut tongzhi – kata yang terdengar lebih sederhana dan singkat digunakan oleh komunitas gay. Istilah tongzinglian diperkenalkan di zaman modern oleh Dr. Sun Yat-Sen yang menggambarkan para pengikutnya. Tapi sekitar tahun 1990-an, istilah itu berkembang lebih luas untuk kalangan LGBT, diadopsi pada inagurasi Lesbian And Gay Film Festival di Hongkong tahun 1989. Bertujuan untuk menyebarkan semangat positif dan solidaritas pada sesama kaum LGBT, akhirnya tongzinglian menjadi istilah formal/resmi “homoseksual”.
Kebudayaan Cina adalah salah satu …

Humaniora, Noktah Merah »

[6 Feb 2010 | 7 Comments | 875 views]

Oleh: Ade Rain
Jika seseorang bertanya padamu, “Sebenarnya sejak kapan sih lesbian ada?”  Ternyata nggak gampang loh mencari tahu sejarah lesbian. Beberapa ahli sejarah dan budayawan homoseksual mencoba mengumpulkan fakta-fakta awal tentang lesbian, nyatanya hanya mampu sebatas menyusunnya berbagai pandangan dan perbandingan. Sebenarnya tidak ada yang tahu kapan pertama kali lesbian ada, barangkali karena belum ada prasasti atau manuscript masa lalu yang  bisa dijadikan bukti otentik bahwa lesbian memang sudah ada sejak manusia diciptakan para ahli pun bebas menafsirkan hasil penelitiannya. Sementara kita …

Noktah Merah, Seni Budaya »

[22 Jan 2010 | 3 Comments | 294 views]

Oleh: Lakhsmi
Sepuluh tahun lalu, keberadaan kaum homoseksual di Indonesia masih tidak terlalu berbeda dengan yang sekarang. Boro-boro mencari referensi atau penguatan pada sesama lesbian, hidup dengan berpikir positif saja susah setengah mati. Tapi untunglah, beberapa kemajuan telah berhasil dicapai. Misalnya seperti adanya film festival gay bernama Annual Q Film Festival. Keberadaan SepociKopi – menunggangi teknologi abad 21 – mengajak menulis, membaca, dan berbagi dapat memberikan penguatan kepada sesama lesbian Indonesia, merupakan salah satu langkah kemajuan yang nyata dan ada.

Humaniora, Noktah Merah »

[1 Jan 2010 | 5 Comments | 257 views]

Oleh: Ade Rain
Siapa tokoh lesbian masa lalu yang pantas mengisi Noktah Merah Sepoci Kopi di awal tahun 2010 ini? Pilihan saya jatuh pada Sarah Orne Jewett. Kenapa? Pada awal abad ke-19, ketika dunia lesbian masih dianggap sangat tabu; ketika banyak penulis-penulis lesbian yang menyembunyikan identitas asli, seorang pemenang Pulitzer pertama bernama Sarah Orne Jewett menuliskan hubungan cintanya dengan perempuan sampai terpaksa menyamar sebagai novelis laki-laki. Walah!
Sebenarnya sampai sekarang problema tersebut masih terjadi di lingkungan kita, benar nggak? Kultur budaya yang masih menganggap homoseksual sebagai hubungan tabu menjadi penyebab mengapa …