Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

Home » Archive by Category

Articles in Telezkop

te.Lez.Kop: Menikmati Hidup dalam Setiap Gigitannya

18/12/2014 – 11:00 pm | 30 views

Oleh: Alex
Dalam urusan makan, kita sering melihat orang atau mungkin kita sendiri yang menyisakan lauk terenak untuk dimakan terakhir. Dulu saya begitu. Sampai saya ikut semacam seminar tentang pola makan, atau apalah, yang mengatakan bahwa konsep menyisakan makan seperti itu membuat orang jadi makin cepat gemuk. Kenapa begitu? Karena kita terdorong untuk makan lebih banyak mengejar si lauk terenak, cenderung mengunyah cepat-cepat, dan tidak menikmati …

te.Lez.kop: Kopi, Rokok, dan Kasur

12/12/2014 – 6:38 am | 6 Comments | 742 views

Oleh: Alex
Berapa banyak uang yang kamu habiskan untuk rokok? Para perokok pasti sudah sering dibilangin  bahwa misalnya dia membeli rokok sehari Rp20.000,- sebulan dia menghabiskan Rp600.000,- setahun dia membakar Rp7.200.000,-. Uang segitu bisa membeli iPad, tas bermerek, sepatu, baju, dan entah apa lagi. Atau bila dikumpulkan selama lima sampai sepuluh bisa membayari Ibu naik haji.

te.Lez.kop: Saat Masa Bulan Madu Telah Lewat

04/12/2014 – 6:07 pm | 9 Comments | 1,306 views

Oleh: Lakhsmi
Seorang teman perempuanku yang gay-friendly memulai omelannya dengan berkata, “Gue nggak habis pikir. Ngapain sih gay-gay itu ngebet kawin? Pernikahan itu nggak seindah yang mereka bayangkan. Kasian deh, mereka pikir kawin itu enak. Padahal, banyak nggak enaknya, lagi! Gue aja udah patah arang di pernikahan gue. Udah banyak kaum heteroseksual udah cerai bolak-balik, eh ini mereka masih pengin kawin?!”

te.Lez.kop: Angkatan Medioker

27/11/2014 – 5:30 pm | 3 Comments | 1,050 views

Oleh: Lakhsmi
Ini lagi-lagi cerita tentang Emma dan Juli, pasangan lesbian yang terkenal sekali. Mereka berdua tinggal di lantai dua puluh lima di sebuah apartemen-dua-kamar-tidur di tengah kota. Juli baru selesai mandi ketika Emma mempersiapkan makan malam mereka. Menunya biasa-biasa saja, hanya nasi putih dan ayam bumbu rujak. Jam delapan malam. Televisi dinyalakan dengan suara rendah.

te.Lez.kop: Bersahabat Dengan Mantan

21/11/2014 – 6:35 am | 10 Comments | 1,005 views

Oleh: Alex
Satu masalah yang sering jadi duri dalam daging dalam hubungan lesbian adalah keberadaan mantan. Kita punya mantan, pacar nggak pernah punya mantan itu masalah. Pacar punya mantan, kita nggak punya mantan malah kita jadi nggak merasa aman.

te.Lez.kop: Mata untuk Mata, Gigi untuk Gigi

14/11/2014 – 5:48 pm | 6 Comments | 718 views

Oleh: Lakhsmi
Kita pasti sudah tahu bagaimana rasanya dorongan untuk menghukum seseorang atas perbuatan yang menyakitkan kepada kita. Bayangkan jika seorang supir yang ugal-ugalan memotong jalanan dengan seenaknya sampai nyaris membuat mobil kita menabrak mobil lain. Atau ketika menemukan bukti bahwa pacar berkhianat dengan sahabat baik kita yang kita anggap sebagai “sista” dan tempat curhat 24/7. Keinginan balas dendam atas perbuatan yang menyakitkan adalah hal yang terasa selalu …

te.Lez.kop: Takut Menjadi Sama

07/11/2014 – 9:53 am | 4 Comments | 697 views

Oleh: Alex
Pernah nggak kamu ke restoran bersama teman lain, lalu ketika teman memesan bebek goreng dan sayur asem, kita yang tadinya ingin memesan bebek goreng dan sayur asem lalu membatalkannya karena tidak mau sama pesanannya. Bukannya memesan sayur asem, kita jadi memesan karedok. Kadang, alasan perbedaan pesanan itu hanya karena, “Dia kan udah pesan sayur asem, biar beda pesanannya kupilih karedok.”

te.Lez.kop: Menyangsikan Diri Sendiri

31/10/2014 – 4:30 pm | 3 Comments | 650 views

Oleh: Lakhsmi
Pembicaraan dengan beberapa teman di tim redaksi pada suatu hari membuatku berpikir ulang tentang keputusan dan perilaku manusia. Aku ingat perkataan Sher Alliser di Game of Throne “Kepimpinan adalah tentang meragukan segala hal. Namun apabila seorang pemimpin meragukan dirinya, maka berakhirlah semuanya.”

te.Lez.kop: Generasi (Skema) Instan

23/10/2014 – 7:00 am | 3 Comments | 583 views

Oleh: Alex
Semingguan terakhir ini saya dikontak teman lama yang menawarkan cara mendapat uang cepat dengan skema piramida. Sudah saya cuekin, tapi orang itu keukeuh menawari saya untuk ikutan. Mulai dari bujukan bahwa saya hanya perlu menyetor dan membiarkan uang berkembang biak sendiri sampai dijelaskan bahwa kenapa skema piramida yang dia tawarkan berbeda daripada sebelumnya.
Blablabla…

te.Lez.kop: Ketiadaan dan Tendangan Maut

17/10/2014 – 5:03 pm | 4 Comments | 665 views

Oleh: Lakhsmi
Suatu hari aku berkesempatan menonton beberapa turnamen olahraga bela diri, yaitu taekwondo dan kungfu. Hanyut bersama keriuhan tepuk tangan para penonton, aku bukan saja sedang menikmati satu pementasan bersahaja tentang kekuatan dan keberanian, namun juga keindahan. Bela diri tidak saja dimasukkan dalam kategori olahraga namun juga sebagai Seni (yaitu seni bela diri). Lebih dalam lagi, di negara di mana olahraga itu berasal, bela diri …