Home » Archive

Articles in the Humaniora Category

Gay, Humaniora, Relationship »

[19 Nov 2008 | 12 Comments | 159 views]

Oleh: De Ni
Dipaksa kawin? Seharusnya tidak mungkin. Keluargaku memiliki tingkat individualisme yang tinggi. Jangankan menyuruh kawin, bertanya tetang hal-hal peribadi pun tidak pernah. Aku sendiri tidak tahu siapa nama pacar abangku, berapa nomor HP-nya (maklum abangku suka gonta ganti pacar. Nomor HP berganti seiring pacar yang berganti). Aku juga tidak tahu siapa nama calon ibu baruku. Aku tidak tahu. Sungguh! Setelah Mama meninggal, kami hidup masing-masing. Saling membantu, tapi tidak mencampuri urusan pribadi. Jadi, aku menikah atau tidak, bukan masalah untuk mereka.Tapi aku mempunyai sepasang ayah dan ibu angkat. Meskipun …

Opini, Tajuk »

[18 Nov 2008 | 3 Comments | 85 views]

Oleh: Nuha Guwa
Siapa sih sebenarnya pahlawan? Konon katanya yang rela berkorban, seseorang yang melakukan hal-hal patriotik terhadap bangsa dan negara, yang melakukan perjuangan untuk kebaikan banyak orang, benarkah? Sepertinya cerita pahlawan saat ini merupakan dongeng pengantar tidur, cuma tercetak dalam buku-buku lama. Peringatan Hari Pahlawan10 November tak ada bedanya dengan peringatan-peringatan hari penting nasional lain, hanya rutinas tahunan tak membekas. Coba lihat, usai upacara, mengheningkan cipta, tabur bunga di makam para pejuang, semuanya seperti berhenti di sana ketika ritual selesai.Taman Makam Pahwalan yang sekarang selalu diziarahi setiap peringatan hari Pahlawan …

Gay, Humaniora »

[17 Nov 2008 | 6 Comments | 83 views]

Oleh: Lakhsmi
Sejak dulu ibuku selalu berkata mencari supir itu seperti mencari pasangan sehidup semati.
Setelah bolak-balik ganti supir selama bertahun-tahun, aku tidak bersemangat mencari supir. Enakan ke mana-mana menyetir sendirian. Menerjang banjir, melawan tukang lap kaca mobil, bisa teriak-teriak nyanyi sendiri biar suara pas-pasan, dan bermesra-mesraan dengan partner di telepon. Tapi saat aku hamil, keharusan memiliki supir menjadi kebutuhan nomor satu. Daripada aku keguguran, mending pohon asem yang angker di istana presiden aja yang keguguran.Akhirnya aku mencoba mencari supir dengan bertanya-tanya ke sana kemari dengan kenalan dan teman-teman. Cukup sederhana caranya, …

Cuci Mata, Humaniora »

[15 Nov 2008 | 2 Comments | 34 views]

Oleh: Sidney
Kepalaku pusing melihat beragam pilihan yang berseliweran di depanku. Ada yang berenda. Ada yang sport. Ada yang model imut. Aku memegang-megang beha dan kemudian menimbang-nimbang. “Yang ini aja,” kata temanku menawarkan. “Buy one get one.”
Mataku melihat ke arah yang ditunjuk temanku. “Ngapain beli banyak-banyak?” tanyaku heran.
“Ya ampun, jelas supaya nggak bikin pusing!”
“Tapi gue nggak butuh banyak-banyak.”“Emangnya beli beha seperti nyari pacar? Cukup satu aja lalu dipakai sampai putus?”
Aku tertawa ngakak mendengar analoginya. Pertanyaanku adalah berapa beha yang dibutuhkan seorang cewek? Mengetahui gaya membeli beha bisa dianalogikan dengan jumlah …

Humaniora, Renungan »

[13 Nov 2008 | 4 Comments | 32 views]

Oleh: Arie Gere
Provinsi Riau, beberapa tahun belakangan ini telah disulap menjadi salah satu kota industri kelapa sawit terbesar di Indonesia. Tanahnya yang subur mengalirkan minyak kelapa sawit menjadi minyak penggorengan terlaris di dunia, selain minyak kedelai dan minyak jagung. Sebelum diolah lebih lanjut, minyak tanaman itu masih berupa mentahan CPO (Crude Palm Oil/Minyak CPO) dan PK (Palm Kernel/Inti Sawit) yang harganya sempat melambung tinggi mencapai Rp10.000/kg, namun sekarang anjlok mencapai level Rp2.400/kg. Ah, sungguh drastis efek krisis ekonomi global yang melanda dunia sekarang ini. Di saat irit begini, semua perusahaan …

Humaniora, Perempuan, Tentang Cinta »

[12 Nov 2008 | 7 Comments | 42 views]

Oleh Robyn
Sabtu siang di Skype, di sela manyun kangen dan lantunan tembang Amy Fujita.
Cil (C): Babe, kamu mau dikirimin boneka Nintje gak?Biy (B): Kalau mau kirim, ya kirim aja, kenapa mesti tanya-tanya? (sambil masih manyun).C: Lah, kamu kan maen anggurin aja pemberian orang, kalau gak sukaB: Ya, makanya tanya dulu dong, kalo mau ngasih apa-apa.C: …..(memutar bola mata sambil bilang dalam hati: “isnt that what i’m trying to do?”)
Kalau ada yang bilang Mars dan Venus itu sering berantem karena bahasa yang berbeda, jangan dikira sama-sama Venus berarti tanpa masalah. Aku …

Tajuk »

[11 Nov 2008 | 8 Comments | 23 views]

Oleh: Nuha Guwa
Masih ingat film-film laga aksi Hollywood Amerika yang selalu menciptakan seorang tokoh penyelamat bumi? Lihat Rambo, Independence Day, The Rocky, Die Hard, Rush Hour, hampir seluruh aktor utamanya dengan tangguh seorang diri menyelamatkan dunia dari kekacauan, berhasil menumpas teroris, menghentikan kekejaman peran-peran antagonis yang merusak perdamaian dunia. Amerika yang dengan film-filmnya selalu berusaha menonjolkan satu tokoh penyelamat dunia ini akhirnya menciptakan tokoh nyatanya sendiri, yakni Barack Hussein Obama!
Meskipun terlalu dini menyebut Obama “anak muda” dalam peran utama misi besar penyelamatan di bumi, masyarakat dunia terlanjur menerimanya sebagai pahlawan. …

Humaniora, Tentang Cinta »

[9 Nov 2008 | 15 Comments | 51 views]

Oleh: Nine Muses
Inget keponakanku yang bernama Maribeth alias Ibet? Nah, sekarang umurnya sudah empat tahun. Beberapa hari yang lalu, berhubung baby sitter yang ngurusin dia sedang cuti ke Alaska, maka aku terpaksa mengajaknya ke kampus. Eh, sebenarnya nggak terpaksa kok, aku ikhlas mengajaknya bertemu dengan tante-tante dan oom-oom yang cakep-cakep di kampus. Amin.
Aku dijemput temanku yang berwajah supir bus malam tapi berbicara ala putri keraton, Rudi. Berhubung dia mempunyai urusan penting yang berbeda dengan kepentinganku (seperti mencegah beruang kutub punah), maka kami berpencar waktu tiba di kampus. Janjiannya jam tiga, …

Humaniora, Opini »

[8 Nov 2008 | One Comment | 37 views]

Oleh: Nabila Najwa
Aku yakin banyak yang dibuat geram pas membaca artikel di SepociKopi soal Malaysia yang berniat melarang perempuannya untuk berpakaian “maskulin”.
But guess what, ladies? The 80’s era is back, dan dapat dipastikan bahwa gaya androgini akan ikut meraja sebagai tren musim ini. Adakah saya mendengar bunyi sorakan? Hell, yeah!
Duduk-duduk santai dengan teman-teman queer di balkon sebuah kafe di Jakarta (oh, aku sanggup lakukan apa aja untuk makan mango shortcake itu lagi!), dan ketika semuanya sibuk dengan laptop masing-masing, aku izin untuk membaca majalah mode Oyster yang dibawa oleh salah …

Friendship, Humaniora »

[7 Nov 2008 | 6 Comments | 41 views]

Oleh: Ade Rain
Hari itu panas Jakarta begitu gila, weekend neraka, sopir angkotnya begundal jalanan, biang stres. Menyusuri beberapa galeri dalam satu hari serasa keliling di pasar tradisional yang becek dan kumuh. Muter-muter pemandangannya ya begitu-gitu aja. Banyak berandal jalanan. Bukan cuma sopir angkot tapi juga pengendara sepeda motor dan ojek yang beloknya suka-suka, ngebutnya gelap mata. Rasanya ingin kuhentikan hari itu seketika, pokoknya emosi habis-habisan!
Malamnya setelah mengunjungi pameran seni di galeri terakhir, akhirnya kami berhenti mendadak di sebuah restoran. Jalanan malam minggu mulai macet dan lambung seperti tong …