Home » Archive

Articles in the Humaniora Category

Humaniora, Telezkop »

[5 Jan 2012 | 10 Comments | 487 views]
te.Lez.kop: Malu Sama Umur

Oleh: Tya Andriani
Beberapa hari ini saya bergabung dengan komunitas dan di komunitas itu, saya bertemu dengan beberapa teman-teman SMA. Anak-anak SMA ini berusia sekitar 16-19 tahun. Dari beberapa kali bertemu, saya menduga beberapa di antara mereka berorientasi lesbian.
Anak SMA lesbian?

FabuLezlyCool, Humaniora »

[5 Jan 2012 | One Comment | 230 views]
FabuLezlyCool: Tergoda

Oleh: Chossy Tan
Seekor kutilang sedang terbang, dan melihat seekor kucing berteriak, “Cacing, cacing segar!” Burung kutilang tertarik. Ia segera terbang merendah dan mendekati kucing itu. “Bolehkah aku membeli cacing segar itu?” tanya kutilang. “Boleh. Hanya dengan sehelai bulu sayapmu kamu dapat menikmati tiga ekor cacing segar,” jawab kucing. Kutilang pun menukar sehelai bulu sayapnya dengan tiga ekor cacing.

Humaniora, Tajuk »

[3 Jan 2012 | 4 Comments | 292 views]
Tajuk: Generasi Lesbian Sekarang, Dulu, dan Kita

Oleh: Nuha Guwa
Perempuan muda bersepatu kets, mengenakan jins, dan kaos bertuliskan Blue Jeans tertegun di dalam sebuah toko baju. Dengan serius, dia menatap sederetan gaun, blus, rok, dan sepatu. Sesekali matanya pindah ke sebuah cermin besar. Dia masih memerhatikan cermin, lalu pindah ke deretan gaun. Bertanya dalam hati, ah mengapa dirinya tak berkenan memilih gaun seperti perempuan lazimnya?

Humaniora, Opini »

[3 Jan 2012 | 18 Comments | 435 views]
Yang Mana Sifatmu?

Oleh: JustNoone

Personality. Seringkali kita mendengar atau membaca kata tersebut. Yah, kepribadian/watak dalam bersosialisasi itu penting bukan? Penting juga di dunia kerja, dan tentunya penting di dunia lesbian. Salah satu faktor penting dalam memilih pasangan yang tentunya perempuan. Perempuan biasanya lebih mengutamakan perasaan daripada logika, karena itulah ada yang menyebutkan bahwa perempuan bisa disebut manusia galau. Setuju atau tidak? Terserah masing-masing pribadi.

Buku, Remaja »

[2 Jan 2012 | 5 Comments | 304 views]
Buku: Boy Meets Boy – Cinta dan Galau Remaja

Oleh: Alex
Perkenalkan Paul. Anak kelas dua SMA dan gay. Gay yang sudah coming out ke keluarganya dan diterima baik hingga ke sepenjuru kota. Kota kecil di New Jersey, Amerika Serikat. Dan inilah hidupnya sebagai gay dan kisahnya dengan sahabat-sahabatnya.
Paul bersahabat dengan Joni, gadis yang menjadi sahabat baiknya sejak kanak-kanak. Juga Tony, yang sama-sama gay namun tidak seterbuka Paul dan tidak diterima dengan baik oleh orangtuanya yang amat religius. Lalu ada sahabatnya Infinite Darlene, yang aslinya lelaki tapi berpakaian perempuan, ratu homecoming yang juga bintang futbol. Semua tokoh dengan kepribadian beragam …

Humaniora, Label »

[31 Dec 2011 | 40 Comments | 535 views]
My Label is No Label

Oleh: Yasmin Sutomo
Saya mulai mengenal dunia lesbian, mengakui diri sebagai lesbian dan berteman dengan sesama lesbian (termasuk mulai pacaran sama perempuan, eheeem…) di tahun 80an.  Kala itu lesbian yang tomboy—baik sedikit tomboy maupun tomboy banget—disebut Butch.  Pasangannya “pasti” Femme.  Sebenarnya mungkin tidak se-saklek itu, tapi di lingkungan tempat saya bergaul ya begitu.
Kondisi ini makin lama menjadi stigma dalam kelompok lesbian pertemanan saya bahwa sesama Butch dilarang saling naksir.  Begitu juga kalau ada pasangan yang keduanya berpenampilan feminin, kami akan memandang dengan aneh. Siapa yang jadi laki dan siapa yang jadi …

Humaniora, Telezkop »

[29 Dec 2011 | 7 Comments | 215 views]
te.Lez.kop: Eksistensi Lesbian

Oleh: Lakhsmi
“Eksistensi melebihi esensi.”
Adakah yang setuju dengan pernyataan di atas? Kalau tidak mengerti, coba pikirkan tentang keberadaan lesbian di diri ini. Apakah kita adalah lesbian sebagai manusia, atau manusia sebagai lesbian? Jangan mengira aku sedang bermain-main dengan kalimat. Contoh konkritnya adalah, gelas beling yang terbuat dari kaca. Eksistensi adalah gelasnya itu sendiri dan esensi adalah kaca itu.
Ada humor yang berdasarkan eksistensi ini. Ceritanya begini:

FabuLezlyCool »

[28 Dec 2011 | 10 Comments | 302 views]
FabuLezlyCool: Open Your Mind

Oleh: Lo
Akhir–akhir ini entah bagaimana, sudah banyak teman–temanku yang tahu orientasi seksualku, entah mencari tahu dengan cara sopan sampai yang melanggar privasi. Yah, sebenarnya aku sangat enggan untuk mendiskusikan masalah ini. Ini lagi, ini lagi, pikirku. Bukannya aku yang tertekan atas rahasiaku yang terbongkar, sebaliknya, justru sahabatku yang kalang kabut. Baiklah, sahabat, kuberitahu kau kebahagiaanku, tapi kumohon jangan lagi kau menanyakan hal yang sama terus-menerus.

Humaniora, Tajuk »

[27 Dec 2011 | 8 Comments | 161 views]
Tajuk: New Year, New You, dan Kita

Oleh: Nuha Guwa
Berapa banyak sih orang bekerja sesuai dengan bidang pendidikannya? Kebanyakan pekerja tidak mampu membedakan antara pekerjaan dan karier lho. Atau berapa banyak dari kita yang sangat memperhatikan gaya hidup, baik dalam hal pola makan, bergaul, memperhatikan kerapian dan kecantikan diri?
Selama setahun ini kebanyakan orang terpaku pada rutinitas kerja. Tanpa disadari, semua itu menyebabkan pada pemenuhan atas tuntutan dapur semata sehingga tidak mampu mengoptimalkan passion hidup. Orang tidak bekerja karena memang ingin dan menyukai pekerjaan tersebut, namun memaksa diri pada kebutuhan-kebutuhan pokok saja. Kalau benar begitu, jangan-jangan bidang yang …

Gaya Hidup, Humaniora, Mix n' Match »

[25 Dec 2011 | 5 Comments | 161 views]
Mix n’ Match: Christmas Gifts For You

Oleh: Carmen
Selamat hari Natal 2011, teman-teman! Apakah kamu pembaca baru SepociKopi yang bisa dibilang nyasar di sini? Atau pembaca lama yang baru kembali dan kaget lihat tampilan baru situs ini? Ataukah penggemar setia yang selalu baca artikel baru, namun belum sempat eksplorasi situs? Atau ada yang baru baca SepociKopi cuma kalau lagi bingung mau ngapain? Apapun karaktermu, peluk cium untuk semua!
Di hari yang penuh syukur ini, aku ingin berbagi kado informasi dengan mencoba-coba memandu newbie hingga die-hard fans SepociKopi. Sejarah situs SepociKopi bisa dilihat di sini  Tentang Kami dan di …