Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

Home » Archive by Category

Articles in Friendship

Have Your Say: Kasih Setia

19/12/2014 – 4:17 pm | One Comment | 676 views

Realita cinta memang manis, tapi juga terkadang miris. Kobaran cinta menimbulkan riak harmoni indah di seluruh eksistensi hidup kita, tapi juga bisa membakar. Harmoni terjadi bila kasihnya terbalas, terbakar akan terjadi bila kasihnya tak terbalas. Sahabat lesbian kita, June, memaparkan bagaimana kasih setia menyelamatkannya dari kondisi terbakar cemburu, dan bagaimana kebahagiaan cintanya menuntunnya menjadi cermin, yang ikut bahagia saat kasihnya bahagia.

Senja Bersama Dewa

17/11/2014 – 6:00 am | 5 Comments | 1,064 views

Oleh: Rafilus Olenka
Kamu sudah punya banyak teman baru? Main apa di sana? Aku tidak punya teman mancing boneka ke Tiara Dewata lagi. Sudah ya, aku mau belajar. Besok ulangan Titi Basa Bali. Empat kali empat enam belas, sempat tidak sempat harap dibalas.
DGY

Menikah Menuju Sempurna

12/11/2014 – 6:00 am | 6 Comments | 1,070 views

Oleh: Samuel Steffany
Entah berawal dari mana dan entah siapa penemunya bahwa parameter dari kehidupan yang sempurna adalah jika kita sudah menikah, punya anak. Punya keluarga sendiri. Orang tua bisa gelagapan melihat anaknya yang sudah dewasa belum menikah. Para orang dewasa merasa was-was, kalut saat belum mendapatkan pasangan yang bisa diajak menikah atau saat pacarnya tidak mau diajak menikah. Bahkan yang masih remaja sudah memulai merencanakan dengan …

Have Your Say: Fatamorgana Cinta Berujung Nestapa

04/07/2014 – 7:00 am | 5 Comments | 1,863 views

Siapa sih yang bisa menahan diri dari janji dan rayuan semanis madu, curahan hadiah yang menyilaukan mata, dan romantisme bak negeri dongeng? Kebanyakan kita akan langsung luluh dan memasrahkan diri tanpa tahu apa yang tersembunyi dan menanti di balik gemerlap itu. Hal itulah yang pernah dialami teman kita, Farah. Berikut kisahnya:

FabuLezlyCool: Cinta dan Pengorbanan

25/06/2014 – 7:00 am | 6 Comments | 1,841 views

Oleh: SaraZ
Masih ingat dengan temanku, Kristin? Dia adalah seorang teman yang pernah kuceritakan di salah satu artikel SepociKopi (baca di sini). Beberapa waktu yang lalu entah mendapat angin dari mana dia tiba-tiba mengajakku bertemu berdua saja.

Too Much is Never Too Good

15/06/2014 – 7:00 am | One Comment | 1,255 views

Oleh: Frizzy Jo
Ketika dua orang lesbian bertemu, biasanya obrolan mereka tidak jauh-jauh dari gosip mengenai teman-teman mereka yang juga lesbian. Ini biasanya lho, meskipun tidak selalu yang dibahas melulu soal lesbian dan pasangannya yang berganti-ganti.

FabuLezlyCool: Lesbian’s Best Friend

28/05/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 1,301 views

Oleh: Lo
Katanya diamond is a girl’s best friend; berlian adalah teman baik perempuan. Tapi bagaimana dengan perempuan lesbian?
Sebenarnya nggak cuma berlian, lho teman baik perempuan. Sekali pun lesbian isinya perempuan semua, ada juga kelompok laki-laki yang ternyata bisa jadi teman baik lesbian. Pernah mencoba bersahabat dengan gay? Belum pernah? Coba, deh. Nggak ada salahnya menambah daftar teman karena ada beberapa kelebihan bersahabat dengan teman gay.

Badminton SepociKopi Seru!

17/05/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 782 views

Oleh: Momod dan Flo
Seperti komitmen bersama, pertemuan pembaca SepociKopi harus berupa kegiatan bermanfaat, bukan sekadar kopdar perkenalan semata. Beberapa kali SepociKopi menyelenggarakan diskusi buku, beberapa kali lagi nonton film bersama dan kini, olahraga bersama.

FabuLezlyCool: Bisik-bisik Tetangga

14/05/2014 – 3:00 pm | One Comment | 1,019 views

Oleh: muse
Beberapa waktu yang lalu, aku menonton salah satu acara di televisi yang cukup menggelitik. Acara tersebut berupa sebuah games yang bila kita maknai secara mendalam mengandung pelajaran penting di dalamnya.

FabuLezlyCool: Be Confident, Be You

23/04/2014 – 7:00 am | 8 Comments | 1,483 views

Oleh: Muse
“Muse, aku sebenarnya minder dengan mantannya pacarku,” cetus Shinchan tiba-tiba.
“Kenapa memangnya, Chan?” tanyaku.
“Yah, soalnya profesiku kan nggak sekeren dia. Dia bekerja di tempat yang bonafid. Lah, aku? Lulus pun belum.” Melihatku yang hanya diam, dia melanjutkan, “Kamu paham maksudku, kan Muse?”