Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

Home » Archive by Category

Articles in FabuLezlyCool

FabuLezlyCool: Dunia Memang Hanya Selebar Daun Kelor

02/07/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 1,050 views

Oleh: bE
Beberapa waktu yang lalu, salah seorang temanku curhat tentang senior di kantornya yang memutuskan untuk mengundurkan diri. Hal yang biasa itu menjadi menarik karena setelah selidik punya selidik, ternyata si senior memutuskan untuk keluar karena tidak rela menjadi bawahan temanku, seorang perempuan, juniornya di kantor. Wah, hari gini masih ada kejadian begitu?!
+7   

FabuLezlyCool: Cinta dan Pengorbanan

25/06/2014 – 7:00 am | 6 Comments | 1,597 views

Oleh: SaraZ
Masih ingat dengan temanku, Kristin? Dia adalah seorang teman yang pernah kuceritakan di salah satu artikel SepociKopi (baca di sini). Beberapa waktu yang lalu entah mendapat angin dari mana dia tiba-tiba mengajakku bertemu berdua saja.
+18   

FabuLezlyCool: Ketika Menyakiti Orang Lain

18/06/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 837 views

Oleh: bE
Suasana belakangan yang lumayan tegang dan panas menjelang pilpres, di mana aksi kampanye hitam dari oknum-oknum tidak bertanggungjawab terus saja tersebar layaknya api yang semakin berkobar tertiup angin, membawaku kembali pada pengalaman pribadiku dua tahun yang lalu.
+15   

FabuLezlyCool: Cantik dan Manis

11/06/2014 – 7:00 am | 6 Comments | 975 views

Oleh: Cogansie
Ada sebuah kisah yang kudengar dari seorang Imam dalam kotbah di suatu hari minggu dan menurutku bagus untuk dibagikan kepada para pembaca SepociKopi. Kisah ini lalu aku kembangkan berdasarkan pengalaman dan pemahamanku sendiri.
+12   

FabuLezlyCool: Yang Tahu vs Yang Berbicara

04/06/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 824 views

Oleh: bE
Ketika Dia melemparku, sebutir kerikil kecil, ke dalam danau besar aku mengguncangkan permukaannya dengan lingkaran yang tak terhingga. Namun, ketika mencapai dasarnya, aku terdiam… (Kahlil Gibran)
+10   

FabuLezlyCool: Lesbian’s Best Friend

28/05/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 1,139 views

Oleh: Lo
Katanya diamond is a girl’s best friend; berlian adalah teman baik perempuan. Tapi bagaimana dengan perempuan lesbian?
Sebenarnya nggak cuma berlian, lho teman baik perempuan. Sekali pun lesbian isinya perempuan semua, ada juga kelompok laki-laki yang ternyata bisa jadi teman baik lesbian. Pernah mencoba bersahabat dengan gay? Belum pernah? Coba, deh. Nggak ada salahnya menambah daftar teman karena ada beberapa kelebihan bersahabat dengan teman gay.
+13 …

FabuLezlyCool: My Partner, My Stalker

21/05/2014 – 7:00 am | 7 Comments | 1,438 views

Oleh: Hanni B
Sebagai seorang pecinta, nama tengah saya adalah ‘posesif’. Bagi saya, sehari tanpa kabar dari partner adalah kiamat dini. Jadilah jalan termudah yang saya tempuh adalah menjadi stalker partner yang paling setia.
+12   

FabuLezlyCool: Bisik-bisik Tetangga

14/05/2014 – 3:00 pm | One Comment | 934 views

Oleh: muse
Beberapa waktu yang lalu, aku menonton salah satu acara di televisi yang cukup menggelitik. Acara tersebut berupa sebuah games yang bila kita maknai secara mendalam mengandung pelajaran penting di dalamnya.
+9   

FabuLezlyCool: Orang Penting

30/04/2014 – 7:00 am | 2 Comments | 1,171 views

Oleh: bE
Seorang anak sedang berjalan-jalan dengan kakeknya di Paris. Di suatu tempat dia melihat seorang tukang sepatu yang diomeli pelanggan yang merasa tidak puas dengan sepatunya. Tukang sepatu itu dengan tenang mendengarkan keluhannya, meminta maaf dan berjanji akan memperbaiki kesalahannya.
+13   

FabuLezlyCool: Be Confident, Be You

23/04/2014 – 7:00 am | 8 Comments | 1,388 views

Oleh: Muse
“Muse, aku sebenarnya minder dengan mantannya pacarku,” cetus Shinchan tiba-tiba.
“Kenapa memangnya, Chan?” tanyaku.
“Yah, soalnya profesiku kan nggak sekeren dia. Dia bekerja di tempat yang bonafid. Lah, aku? Lulus pun belum.” Melihatku yang hanya diam, dia melanjutkan, “Kamu paham maksudku, kan Muse?”
+26