Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

Home » Archive by Category

Articles in Humaniora

Tajuk: Guru dan Kita

26/11/2014 – 1:30 am | 16 views

Oleh: Nuha Guwa
“Aku selalu bermimpi matahari melahirkan para guru dan guru melahirkan para matahari…”
Abdurahman Faiz, Guru Matahari

Kopi Hangatku

25/11/2014 – 5:33 pm | 203 views

Oleh: June
Memasuki bulan-bulan di akhir tahun, di mana mendung dan hujan menjadi kawan sehari-hari, tak lengkap rasanya tanpa secangkir kopi penghangat menemani pagi. Beberapa pekan ini, aku menikmati dua kopi favoritku yang selalu menjadi teman di pagi dan malam. Di pagi hari, aku ditemani oleh secangkir kopi, menyemangati setiap langkahku, dan di malam hari, SepociKopi hadir menyempurnakan indahnya hari-hariku. Meskipun tak kurasakan hangatnya tegukan seperti …

Melepas Hujan

22/11/2014 – 12:00 pm | 8 Comments | 998 views

Oleh: Rainja
Cerita ini adalah kisah tentang kenangan. Aku dan dia sama-sama mengakui perasaan ini, tapi tidak menaruh komitmen di dalamnya. Lucu memang, tapi tak pernah terpikir olehku, bahwa dialah yang akan pergi menjauh. Secepat tetes hujan yang jatuh ke tanah.

te.Lez.kop: Bersahabat Dengan Mantan

21/11/2014 – 6:35 am | 8 Comments | 744 views

Oleh: Alex
Satu masalah yang sering jadi duri dalam daging dalam hubungan lesbian adalah keberadaan mantan. Kita punya mantan, pacar nggak pernah punya mantan itu masalah. Pacar punya mantan, kita nggak punya mantan malah kita jadi nggak merasa aman.

FabuLezlycool: Hal Sederhana Mengubah Dunia

19/11/2014 – 3:00 pm | 10 Comments | 718 views

Oleh: Muse
Suatu hari seorang kakek bersama cucu perempuannya berjalan menelusuri tepi pantai. Sesekali kakek itu membungkuk mengambil bintang laut yang terhempas oleh ombak. Melihat tingkah sang kakek, cucu perempuannya lalu bertanya,

Tajuk: Harga-harga Naik dan Kita

18/11/2014 – 11:20 pm | One Comment | 350 views

Oleh: Nuha Guwa
Gaji belum naik, harga Bahan Bakar Minyak yang sudah mahal ini terlanjur berimbas ke seluruh aspek kehidupan. Belajar dari yang sudah-sudah, kebanyakan dari kita pelan-pelan akan terbiasa dengan situasi ini tanpa sadar jika harusnya kembali memperhitungkan keuangan yang ada. Berhenti mencaci presiden, stop hujatan ke pemerintah, capek mengeluh tanpa ada solusi, sebaiknya manfaatkan enerji mengitung budget hidup.

Senja Bersama Dewa

17/11/2014 – 6:00 am | 4 Comments | 914 views

Oleh: Rafilus Olenka
Kamu sudah punya banyak teman baru? Main apa di sana? Aku tidak punya teman mancing boneka ke Tiara Dewata lagi. Sudah ya, aku mau belajar. Besok ulangan Titi Basa Bali. Empat kali empat enam belas, sempat tidak sempat harap dibalas.
DGY

te.Lez.kop: Mata untuk Mata, Gigi untuk Gigi

14/11/2014 – 5:48 pm | 4 Comments | 636 views

Oleh: Lakhsmi
Kita pasti sudah tahu bagaimana rasanya dorongan untuk menghukum seseorang atas perbuatan yang menyakitkan kepada kita. Bayangkan jika seorang supir yang ugal-ugalan memotong jalanan dengan seenaknya sampai nyaris membuat mobil kita menabrak mobil lain. Atau ketika menemukan bukti bahwa pacar berkhianat dengan sahabat baik kita yang kita anggap sebagai “sista” dan tempat curhat 24/7. Keinginan balas dendam atas perbuatan yang menyakitkan adalah hal yang terasa selalu …

Tajuk: (Bukan) Pahlawan dan Kita

12/11/2014 – 7:00 am | One Comment | 338 views

Oleh: Nuha Guwa
Super hero, berarti seseorang yang rela berkorban, sosok yang memiliki semangat juang dan keberanian. Seorang hero  berarti berani memperjuangkan sesuatu yang bermakna. Pahlawan juga berarti seseorang yang visioner  sanggup melihat potensi diri jauh ke depan, mampu memandang apa yang tidak dilihat oleh kebanyakan orang, yang pada akhirnya membuatnya mengenyampingkan gengsi dan kepentingan diri sendiri.

Menikah Menuju Sempurna

12/11/2014 – 6:00 am | 5 Comments | 944 views

Oleh: Samuel Steffany
Entah berawal dari mana dan entah siapa penemunya bahwa parameter dari kehidupan yang sempurna adalah jika kita sudah menikah, punya anak. Punya keluarga sendiri. Orang tua bisa gelagapan melihat anaknya yang sudah dewasa belum menikah. Para orang dewasa merasa was-was, kalut saat belum mendapatkan pasangan yang bisa diajak menikah atau saat pacarnya tidak mau diajak menikah. Bahkan yang masih remaja sudah memulai merencanakan dengan …