Browse Categories

Sepocikopiana

Pelukan hangat dari segenap keluarga SepociKopi.

Gaya Hidup

Obrolan santai di beranda, milik kita

Humaniora

Bukalah jendela pemikiran, melangkahlah keluar.

Seni Budaya

Mari jatuh cinta pada estetika

Reportase

Segala yang paling aktual dari pelosok dunia.

Home » Archive by Category

Articles in Humaniora

te.Lez.kop: Ketiadaan dan Tendangan Maut

17/10/2014 – 5:03 pm | 2 Comments | 360 views

Oleh: Lakhsmi
Suatu hari aku berkesempatan menonton beberapa turnamen olahraga bela diri, yaitu taekwondo dan kungfu. Hanyut bersama keriuhan tepuk tangan para penonton, aku bukan saja sedang menikmati satu pementasan bersahaja tentang kekuatan dan keberanian, namun juga keindahan. Bela diri tidak saja dimasukkan dalam kategori olahraga namun juga sebagai Seni (yaitu seni bela diri). Lebih dalam lagi, di negara di mana olahraga itu berasal, bela diri …

Have Your Say: Cinta yang Selalu Normal

16/10/2014 – 10:00 pm | 3 Comments | 720 views

Apa perbedaan identitas gender dengan identitas orientasi seksual? Apakah keduanya adalah faktor yang independen? Atau tidak? Seorang lesbian, Leona Dejavu, ingin memaparkan pada kita bahwa gender, seperti orientasi seksual, mungkin berupa kontinum seperti sekat warna pelangi. Tutur kisah cintanya berjarak paralel dengan metamorfosa yang cantik – hasil perseteruan dengan identitas gender dan identitas orientasi seksual – kemudian berujung cinta yang manis.

Tajuk: Nobel, Penghargaan, dan Kita

15/10/2014 – 9:45 am | One Comment | 232 views

Oleh: Nuha Guwa
Setiap tahun di bulan Oktober, Komite Nobel Norwegia mengumumkan pemenang Nobel. Jika melihat urutan nama-nama pemenang Nobel yang diurutkan berdasarkan daftar negara, kita prihatin karena penghargaan tersebut belum pernah menyeret tokoh-tokoh Indonesia. Padahal penghargaan Nobel dianugrahkan setiap tahun kepada mereka yang telah melakukan penelitian yang luar biasa, diberikan pada mereka yang menemukan teknik atau peralatan yang baru atau telah melakukan kontribusi luar biasa …

Aku dan Depresi

13/10/2014 – 11:44 am | 5 Comments | 687 views

Oleh: Rae
Lama berselang sejak terakhir kali aku menulis di Sepoci Kopi. Dua atau tiga tahun sudah, mungkin? Selalu saja ada alasan untuk tidak menulis, hingga pada akhirnya aku lupa bahwa lewat menulis aku bisa berbagi banyak hal dengan sesama lesbian. Apalagi, aku benar-benar tergugah untuk kembali menulis setelah membaca tulisan Kak Alex, “Sehat Jiwakah Kamu?”, karena secara pribadi aku memiliki keterkaitan dengan isi tulisannya.

Te.Lez.kop: Sehat Jiwakah Kamu?

09/10/2014 – 6:40 pm | 5 Comments | 617 views

Oleh: Alex
Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia. Seberapa jauh kesehatan mental lesbian? Terutama lesbian di Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan lembaga morbiditas psikiatri dewasa di Inggris pada tahun 2007, tingkat depresi, gangguan cemas, OCD, fobia, kecenderungan bunuh diri, dan ketergantungan alkohol/obat terlarang jauh lebih tinggi pada responden homoseksual. Kecenderungan bunuh diri di antara LGBT dua kali lebih tinggi dibanding heteroseksual. Risiko depresi …

FabuLezlyCool: Mengubah Pola Pikir Putus

08/10/2014 – 1:03 pm | 3 Comments | 743 views

Oleh: Yasmin
Putus pakai drama? Itu biasa di kalangan lesbian!
Demikian anggapan umum, bahkan sampai tersebar di kalangan heteroseksual, bahwa lesbi itu selalu pakai drama kalau putus cinta.  Saking dramanya, sampai-sampai ada anggapan juga “Mana ada putus cinta baik-baik?” lalu “Kalau putus baik-baik, biasanya tidak benar-benar putus.” Aah sedahsyat itukah putus cinta di kalangan lesbian? Sampai harus drama berkepanjangan?

Tajuk: Mayang Prasetyo dan Kita

07/10/2014 – 11:48 pm | 2 Comments | 879 views

Oleh: Nuha Guwa
Tragisnya nasib Mayang Prasetyo, transgender warga negara Indonesia yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Ia diduga dibunuh dan dimutilasi oleh suaminya Marcus Peter Volke (28), di apartemen mereka di Brisbane, Australia. Mayang yang selalu berpenampilan cantik ini, saat ditemukan, beberapa bagian tubuhnya berada di dalam panci, dan sudah dalam kondisi direbus oleh pelaku yang juga berprofesi sebagai koki.

te.Lez.kop: Intuisi dan Radar Lesbi, Seni Mengambil Keputusan

02/10/2014 – 6:55 pm | 3 Comments | 919 views

Oleh: Lakhsmi
Adakalanya, proses kita mengambil keputusan dimulai dari berpikir panjang lebar dan melewati banyak pertimbangan. Di sisi lain, seringkali kita membuat keputusan berdasarkan firasat. Firasat bisa disebut juga sebagai intuisi atau katakanlah, insting. Ciri-ciri firasat ini jelas: Kita tidak tahu dari mana dan bagaimana firasat itu timbul, tapi semburannya terasa sangat kuat dan itu membuat kita bergerak untuk mengambil keputusan.

FabuLezlyCool: Bayaran di SK

01/10/2014 – 7:40 pm | 759 views

Oleh: Muse
Suatu siang terjadi percakapan hangat antara aku dan Tuan Putri.
“Kak, kakak dibayar berapa sih menulis di SK?” tanya Tuan Putri.
“Kalau hitungan kasarnya mungkin sekitar lima ratus juta dalam dua tahun terakhir,” jawabku ringan.

Tajuk: Pilkada dan Kita

30/09/2014 – 8:25 pm | 225 views

Oleh: Nuha Guwa dan Muse
Tajuk yang dikolaborasi bersama Muse ini bukan ingin ikut-ikutan heboh Undang-undang Pilkada, namun sekadar meramaikan sisi pandang yang berbeda dari kaca mata dua penulis SepociKopi, sehingga memperkaya horizon dan cara melihat satu topik aktual dengan berbagai perspektif.