Articles in the Gaya Hidup Category
Gaya Hidup »
Oleh: Stranger Annie
Sudah merupakan hal yang jamak bila kaum hawa didentikkan dengan sifatnya yang cenderung lebih bebas dan lugas saat menyuarakan isi hati. Akan menjadi lebih mudah bila sudah menyangkut ketidakpuasan terhadap sebuah produk maupun jasa.
Tapi hal ini tidak berlaku pada partnerku, Purple. Ia lebih memilih menghindari situasi kontroversial semacam itu dengan cara mengatupkan bibir rapat-rapat, menyamarkannya dengan senyuman, lalu memasukkan tempat tersebut dalam black list.
Personal Life, Traveling »
Oleh: Adelia Winter
Pagi ini, semesta seolah sedang berkonspirasi mengingatkanku pada mimpi-mimpi masa silam yang belum kuraih. Sembari menyesap kopi panas pembuka hari, aku membaca tulisan Rafilus Olenka saat sedang travelling ke Cheung Chau Island. Kopi belum lagi habis saat putri kecilku yang cantik muncul dan langsung meminta dibelikan globe.
Gaya Hidup »
Oleh: Yasmin
Living room di dalam rumah? Itu biasa. Ini adalah alternatif tempat duduk-duduk dan beraktivitas lain di area luar rumah, kita sebut saja, semi-outdoor living area. Tidak fully outdoor dalam arti tidak sepenuhnya beratapkan langit, melainkan sebuah area yang masih dinaungi atap, namun berada di posisi luar rumah dengan pemandangan ke area luar.
Udara luar sangat kita butuhkan untuk mendapatkan kesegaran. Apalagi bagi warga kota besar yang kebanyakan berada di dalam ruang ber-AC. Selain kesegaran fisik, udara luar, terutama dengan pemandangan tertentu juga bisa menstimuli kesehatan jiwa.
Yang termasuk area semi-outdoor adalah …
Berita, Gaya Hidup »
Community and Traveling »
Oleh: Rafilus Olenka
Cerita sebelumnya…
Karena tak sabar ingin melihat kehidupan sehari-hari pulau nelayan ini, saya pun mulai menelusuri jalanan ber-paving blok. Apa asyiknya sih jadi solo traveler? Hemm, salah satunya adalah kebebasan untuk memilih jalan, mau ke kiri atau ke kanan terlebih dulu, apa bedanya? Mau berjalan lurus, zig-zag, atau berlompatan seperti kanguru kecil, tak ada yang protes. Paling-paling cuma tatapan berkerut dari penduduk setempat.
Gaya Hidup, Telezkop »
Oleh: Lakhsmi
Siapa bilang uang tak bisa membeli kebahagiaan? Coba pikirkan kalimat ini: Katanya uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tapi ternyata uang bisa membeli es krim stroberi. Hmmm, lezaat. Karena itu, menurutku, uang bisa membeli kebahagiaan.
Konsep kebahagiaan yang disandingkan dengan uang sering mendapat cibiran dari banyak orang. Untuk apa capek-capek mengejar uang kalau ternyata ujung-ujungnya uang tak memberikan kebahagiaan? Untuk apa menjadi lesbian sukses yang memiliki uang banyak kalau ujung-ujungnya tidak bahagia? Orang menganggap uang tak pernah memberikan kebahagiaan. Eits, tunggu dulu, kita lesbian dapat meningkatkan kebahagiaan kita lewat uang. If …
Community and Traveling »
Gaya Hidup »
Traveling »
Oleh: Stranger Annie
Dari Sumatera Utara, aku dan partner terbang menuju Bandara Internasional Iskandar Muda Banda Aceh. Bantal kamar hotel yang empuk pun telah menanti untuk direbahi. Hari berikutnya, kami langsung tancap gas menelusuri kawasan pantai barat Aceh, tepatnya ke Geureutee Park, Aceh Jaya, melalui jalan beraspal mulus selama dua jam (sekitar 66 km) dengan mengendarai SUV sewaan. Walaupun jalan turun-naik dan berkelok-kelok tajam, perjalanannya sangat menyenangkan.





