Home » Archive

Articles in the Bumbu Rahasia Category

Bumbu Rahasia, Sepocikopiana »

[20 Sep 2011 | 12 Comments | 354 views]
Mulutmu Doamu

Oleh: Ade Rain
Subuh, terlambat bangun. Semua kulakukan terburu-buru. Mandi seadanya. Memakai baju gamis ditutup dengan mukena putih berlurik bordiran bunga dan motif uget-uget. Sekarang siap menuju ke mesjid. Saat keluar lift, di lobi hotel Movenpick terlihat serombongan lebah, eh maaf… serombongan jamaah Indonesia yang baru tiba. Suara mereka riuh seperti sekumpulan kokon, isinya ratu-ratu lebah penyengat. Cerewet dan mencemaskan barang-barang mereka. Ah, jika di lift tadi aku menicum bebauannya parfum khas Arab yang bisa dibeli di pertokoan jalan menuju mesjid, di lobi ini, aku mencium bau parfum Paris.

Bumbu Rahasia, Sepocikopiana »

[21 Jun 2011 | 16 Comments | 750 views]
Chatting Asik di Milis SepociKopi

Oleh: Yasmin dan Bening
Mailing list Sepocikopi (Milis SK) diluncurkan pada 1 April 2011 yang lalu. Hingga hari ini – dalam waktu 2,5 bulan, anggotanya sudah mencapai 190 akun. Satu sisi, angka ini menunjukkan antusiasme teman-teman terhadap keberadaan sebuah milis sebagai sarana komunikasi dan diskusi dalam sebuah komunitas setelah selama ini menikmati sajian website SepociKopi. Di sisi lain,  memang tidak 100% anggota yang aktif dalam milis. Tapi seperti kata seorang teman, tidak  semua orang memiliki ketertarikan berkomunikasi aktif.

Bumbu Rahasia, Sepocikopiana »

[30 Mar 2011 | 17 Comments | 854 views]
Tertukar

Oleh: Ade Rain
Saat bangun tidur, aku sangat kaget melihat jari-jariku. Ujung kukunya tiba-tiba memendek dan kecil. Ruas jarinya menjadi lebih kerdil dari biasanya. Lenganku ditumbuhi bulu-bulu halus yang lebih lebat. Aku pasti sedang bermimpi. Pontang-panting aku mendatangi cermin, sampai-sampai kudengar suara ayahku berdeham, sebagai tanda agar aku diam dan meredam keributan pagi itu. Aku menarik napas dan berdiri di bentangan sebuah meja, meletakkan telapak tanganku di atasnya.

Bumbu Rahasia, Partnership, Tentang Cinta »

[26 Mar 2011 | 33 Comments | 1,359 views]
Yang Lebih Indah Dari Gairah

Oleh: DeNi Melisa
Dear kekasihku tersayang,
Menurutmu semuanya tetap sama, tidak ada yang berubah. Seperti seribu malam silam, aku selalu bersemangat pulang ke rumah kita karena gairah menggulung malammu dalam gelora asrama. Entah berapa juta gairahku yang menjejak di tubuhmu. Yang jelas, tiap malammu adalah milikku, dan tiap malamku adalah kepunyaanmu.
Tapi, hari ini kau mesti tahu bahwa ada yang berubah di sini. Di hati, di pikiran, di dalam sikap dan laku kita. Ah, masa kau tidak menyadarinya? Atau cintamu yang terlalu besar membuat kau tak mau memperkarakan hal ini. Mungkin tak penting …

Bumbu Rahasia, Partnership, Personal Life »

[7 Aug 2010 | 44 Comments | 782 views]
Living Together

Oleh: Deni Melisa
Aku tersenyum saat membuka pintu rumah. Senyum itu muncul karena otakku mengingat lagi kejadian tiga jam lalu, saat aku dan beberapa teman kuliah berkaroke ria di Inul Vista. Menyenangkan!
Waktu menunjukkan pukul dua belas malam saat motor telah selesai kuparkir. Saat masuk rumah, aku kaget melihat Mel yang tertidur di ruang tamu hanya beralaskan karpet plastik. Dia pasti menungguku. Hiks. Memandang Mel yang lelap, aku sadar bahwa aku tidak sendiri lagi, ada seseorang yang menungguku di rumah. Aku telah menikah, eh maksudnya living together.
***

Bumbu Rahasia, Sepocikopiana »

[13 Apr 2010 | 8 Comments | 136 views]

Oleh: Carmen Casanova
Malu. Sungguh aku malu. Rasanya kalau bisa tenggelam ke dasar mulut bumi, mungkin aku akan membenamkan diri. Menghilang sementara, menutupi rasa ini.
Semuanya dimulai dari ketikan-ketikan curhat tanpa filter di dunia maya, ujung-ujungnya aku merasa malu. Malu tapi mau (halah). Setelah ini kuceritakan menurut kronologis.
Pagi-pagi tadi aku membaca email-email sahabat-sahabatku masa sekolah dulu, di salah satu grup milis. Masih jaman pakai mailing list? Dalam hal ini mungkin merupakan pengecualian. Mailing list kami mengalami pasang surut aktif-tidak aktif. Namun biasanya, kalau aktif, pembahasannya berujung intens. Untukku pribadi mailing list ini …

Bumbu Rahasia, Sepocikopiana »

[1 Apr 2010 | 25 Comments | 399 views]
Malari Lesbus

Oleh: Ade Rain
Suasana mall memang menggelora; bau benda-benda baru menyeruak keluar masuk. Bagi yang shopaholic bau pabrik seolah aroma makanan lezat. Lihat desain sun glasses Moschino, Oliver Peoples, Dior at Safilo… waduh kerennya Miu miu David Clulow, Saint Laurent yang ciamik. Dari sana agak memutar ada Mango, sedang diskon 20 %, harganya sungguh menggoda! Di Zara ada sale winter jacket keren abis. Mampir deh! Nyerah! Aku menggesek kartu yang nilainya berupa beberapa lembar uang seratus ribuan, cukup. Cukup. Tiba-tiba aku teringat kata-kata eks patner: “Masih banyak orang miskin!” Buru-buru …

Bumbu Rahasia, Sepocikopiana »

[4 Mar 2010 | 19 Comments | 280 views]

Oleh: Sebening Embun
Aku pernah memutuskan bahwa berenang adalah kemampuan hidup yang tidak akan pernah kukuasai. Tubuhku tidak begitu besar, tapi entah mengapa begitu nyemplung ke kolam renang mendadak aku berubah menjadi botol. Tercebur, megap-megap berbunyi blup-blup-blup, lalu lama-lama tenggelam.
Pernah sekali, aku salah nyebur. Karena malu dan takut diperhatikan pengunjung kolam yang lain aku memilih bagian kolam yang paling ujung, yang paling sepi. Bodohnya, aku tidak memperhatikan tanda-tanda dan peringatan kedalaman kolam. Dengan sok pede aku langsung nyemplung. Byurr! Sedetik kemudian aku baru sadar, bahwa kakiku tidak menyentuh dasar kolam. Astaga!

Bumbu Rahasia, Sepocikopiana »

[24 Feb 2010 | 13 Comments | 154 views]

Oleh: Carmen Casanova
Hari ini hari Minggu, di mana aku dan partnerku, seperti biasa di siang menjelang sore, melakukan kegiatan hari libur dengan membaca di ruang perpustakaan. Senang rasanya menikmati hidup—dengan duduk di tempat yang penuh tanaman hijau (yang ditanam partner), membaca artikel-artikel terbaru buah pikiran cemerlang para penulisnya, dan ditemani oleh partner cantik yang kucinta. Setelah ini, biasanya kami mandi, dandan, bersiap-siap untuk pergi ke gereja sore. Sesekali partnerku yang sedikit kompulsif mulai bersih-bersih rumah selagi menungguku yang memang lebih lama menghabiskan waktu untuk bersiap-siap. Setelah selesai, kami beranjak menuju …

Bumbu Rahasia, Sepocikopiana »

[17 Feb 2010 | 12 Comments | 208 views]

Oleh: Ade Rain
Deru pesawat udara mendesing. Tempat dudukku di tengah, antara seorang pria dan pria lain. Tampaknya mereka kompak diutus ke bumi untuk membungkam ketenanganku agar terbang tidak nyaman dalam perjalanan itu. Terus terang satu jam sudah aku kepikiran pengin bunuh diri karena bau mulut di makhluk sebelahku, apalagi menguapnya rutin! Mereka berdua dengan santainya merampas kebahagiaanku.
Cowok tanggung di sebelah, mengambil sandaran tangan, kayaknya sengaja dijadikan etalase, pamer jam Rolex yang entah asli entah palsu, membiarkan tanganku terkulai menyempit ke badan, seolah ada surat kabar yang harus kuselipkan di ketiak …