Home » Archive

Articles in the Puisi Category

Puisi, Seni Budaya »

[2 Nov 2009 | 17 Comments | 305 views]

Subuh Tetap Merengkuhnya
Oleh: De Kyra
Dan seketika terkesiap rembulan
Ia takjub dari dua insan
Ah… Benarkah?
Jarang aku pikir mencintanya
Tak pernah terpikir rindunya menggema
Aku dan dia tak ubahnya sama
Cuma perempuan
Sama-sama rindu kehangatan
Sama-sama rindu keberadaan

Puisi, Seni Budaya »

[19 Oct 2009 | 10 Comments | 291 views]

Permintaan Hati
Oleh: Melinda Napitupulu
Tiada yang terucap dari bibir ini
Hanya hati yang berbicara lantang
Padamu yang tercinta
“Diamlah bersamaku saat tiada kata terucap,
Jabatlah tanganku saat merasa tiada pegangan membantu,
Tinggallah bersamaku menikmati hidup,
Matilah bersamaku saat tua nanti.”
Aku membisu
Tapi cintaku menggebu
Kamis, 23 April 2009
Tentang Melinda Napitupulu
usia 27 tahun, mencoba mandiri dengan membuka usaha percetakan. Mencintai pacar, motor, dan puisi.

Puisi, Seni Budaya »

[5 Oct 2009 | 5 Comments | 143 views]

Sejilid Hujan
Oleh: Zetha Septina Abdu
Ketika jarak hanya memberikan sekotak kangen
yang lekat di punggung sepanjang tahun,
aku menuliskan sebuah hujan.
Mengirimkan curahnya pada hatimu,
meminjam rintiknya untuk menombaki kesedihanmu,
karena tak ingin kau merasa sendirian.

Puisi, Seni Budaya »

[21 Sep 2009 | 4 Comments | 79 views]

She, The Boy
Oleh: Nabila Najwa

The boy with the great,
big breasts
she fucks while I undress
she says goodbye as I said hi
and I sink like a fish in the sea
I said
“Don’t go, I need you here”
she said okay

Puisi »

[7 Sep 2009 | 7 Comments | 86 views]

The End
Oleh: Phoebe
I thought we were something awesome.
Something really strong,
that not a single storm could tear us apart.
I thought we could be together,
forever and ever.
Not even death could set us apart.
We would still be together,
for better,
for worse.

Puisi, Seni Budaya »

[24 Aug 2009 | 9 Comments | 631 views]

Senja Tak Jingga
Oleh: Delfi
Senja
Waktu penaku bertanya akan sebuah nama
Aku terenyak kaget
Aku diam dalam bimbang
Kembali meremang dalam hasrat
Senja

Puisi, Seni Budaya »

[10 Aug 2009 | 15 Comments | 249 views]

Perahu Kertas dan Danau
oleh: Juno Bis
Ketika kau mengecup keningku
Dan ribuan langkah masih belum tersusun…
Kulayarkan perahu kertas di danaumu
Dan dahan-dahan di rimbun pohon meluyut lelah
dalam tujuan tak kasat mata!
(Peta perjalananku terselip di jepit betismu!)

Puisi »

[27 Jul 2009 | 5 Comments | 333 views]

Berkali Lelah, Aku Hilang
Oleh: Rezihn

Sepanjang jalan kuempaskan mata dan hatiku
ke riuk-riuk jalan berlalu
Tertetes air mata di sebongkah salju yang beku tak mencair
Ternyata ku mengais mimpi indah tak bertali

Puisi, Seni Budaya »

[13 Jul 2009 | 5 Comments | 158 views]

Dan…
Oleh: Abie
Aku masih mampu melewati jalanan ini
di bawah rinai dan gerimis
Aku masih mampu bernyanyi
menyaksikan matahari menyengat kulit kepalaku
Aku masih mampu berjalan
pelan melewati dinginnya malam
Aku pun masih mampu berlari
dari satu titik ke titik lain di kota ini

Puisi, Seni Budaya »

[29 Jun 2009 | 5 Comments | 186 views]

Mengemas Luka
oleh Zetha Septina Abdu
Hujan leleh di matamu
Menyisakan cercah perih di pipi
Yang oleh hujan dibikin berkelok penuh cecabang
Seperti rembulan yang kerap kautikam
Dari balik jendela
Sendu itu menumbuk dinding kamar
Menjagai tidurmu yang gelisah
Dan mimpi yang resah