Articles in the Puisi Category
Puisi, Seni Budaya »
Subuh Tetap Merengkuhnya
Oleh: De Kyra
Dan seketika terkesiap rembulan
Ia takjub dari dua insan
Ah… Benarkah?
Jarang aku pikir mencintanya
Tak pernah terpikir rindunya menggema
Aku dan dia tak ubahnya sama
Cuma perempuan
Sama-sama rindu kehangatan
Sama-sama rindu keberadaan
Puisi, Seni Budaya »
Permintaan Hati
Oleh: Melinda Napitupulu
Tiada yang terucap dari bibir ini
Hanya hati yang berbicara lantang
Padamu yang tercinta
“Diamlah bersamaku saat tiada kata terucap,
Jabatlah tanganku saat merasa tiada pegangan membantu,
Tinggallah bersamaku menikmati hidup,
Matilah bersamaku saat tua nanti.”
Aku membisu
Tapi cintaku menggebu
Kamis, 23 April 2009
Tentang Melinda Napitupulu
usia 27 tahun, mencoba mandiri dengan membuka usaha percetakan. Mencintai pacar, motor, dan puisi.
Puisi, Seni Budaya »
Sejilid Hujan
Oleh: Zetha Septina Abdu
Ketika jarak hanya memberikan sekotak kangen
yang lekat di punggung sepanjang tahun,
aku menuliskan sebuah hujan.
Mengirimkan curahnya pada hatimu,
meminjam rintiknya untuk menombaki kesedihanmu,
karena tak ingin kau merasa sendirian.
Puisi, Seni Budaya »
She, The Boy
Oleh: Nabila Najwa
The boy with the great,
big breasts
she fucks while I undress
she says goodbye as I said hi
and I sink like a fish in the sea
I said
“Don’t go, I need you here”
she said okay
Puisi »
The End
Oleh: Phoebe
I thought we were something awesome.
Something really strong,
that not a single storm could tear us apart.
I thought we could be together,
forever and ever.
Not even death could set us apart.
We would still be together,
for better,
for worse.
Puisi, Seni Budaya »
Senja Tak Jingga
Oleh: Delfi
Senja
Waktu penaku bertanya akan sebuah nama
Aku terenyak kaget
Aku diam dalam bimbang
Kembali meremang dalam hasrat
Senja
Puisi, Seni Budaya »
Perahu Kertas dan Danau
oleh: Juno Bis
Ketika kau mengecup keningku
Dan ribuan langkah masih belum tersusun…
Kulayarkan perahu kertas di danaumu
Dan dahan-dahan di rimbun pohon meluyut lelah
dalam tujuan tak kasat mata!
(Peta perjalananku terselip di jepit betismu!)
Puisi »
Berkali Lelah, Aku Hilang
Oleh: Rezihn
Sepanjang jalan kuempaskan mata dan hatiku
ke riuk-riuk jalan berlalu
Tertetes air mata di sebongkah salju yang beku tak mencair
Ternyata ku mengais mimpi indah tak bertali
Puisi, Seni Budaya »
Dan…
Oleh: Abie
Aku masih mampu melewati jalanan ini
di bawah rinai dan gerimis
Aku masih mampu bernyanyi
menyaksikan matahari menyengat kulit kepalaku
Aku masih mampu berjalan
pelan melewati dinginnya malam
Aku pun masih mampu berlari
dari satu titik ke titik lain di kota ini
Puisi, Seni Budaya »
Mengemas Luka
oleh Zetha Septina Abdu
Hujan leleh di matamu
Menyisakan cercah perih di pipi
Yang oleh hujan dibikin berkelok penuh cecabang
Seperti rembulan yang kerap kautikam
Dari balik jendela
Sendu itu menumbuk dinding kamar
Menjagai tidurmu yang gelisah
Dan mimpi yang resah





