Home » Gaya Hidup, Mix n' Match

Mix n’ Match: Cinderella Ramadan

29 July 2012 847 views 8 Comments

image

Oleh: Carmen

“Sayang… Lembutnya kamu… You are my princess charming,” katanya sambil mengelus pipiku pelan.

*gedubrakgulunggulungkeserempetasik*

Momen hari pertama di bulan puasa itu mungkin takkan terlupakan seumur hidup. Selametin dong teman-teman, penulis satu ini menembak satu perempuan cantik pilihan hati dan diterima lho. Tepuk tangan!

Indahnya jatuh cinta memang berjuta rasanya, serasa diberikan keajaiban momen terindah seperti Cinderella sebelum jam 12 malam. Ngomong-ngomong, ingatkah teman-teman sama film kartun jadul Cinderella? Itu lho, si cantik Cinderella yang dibangunkan sama teman burung-burung kecilnya dan teman-teman tikusnya?

Semuanya dimulai dari mimpi. Mimpi bisa jadi adalah hasil pengejawantahan dari harapan hati yang paling dalam (tolong bahasanya kakak, tolong). A dream is a wish your heart makes, kata Cinderella.

Bagi banyak lesbian, relasi utama dengan pasangan membawa peran yang signifikan di kehidupan kita. Bisa jadi kita banyak menghabiskan waktu berfantasi, melamun, menganalisis, menulis, merasa khawatir, dan membicarakannya dengan sahabat-sahabat tentang relasi lesbian kita. Bahkan seakan-akan lesbian tenggelam dalam hubungan percintaan, terutama saat jatuh cinta.

Waktu momen tersebut dijalani, mungkin juga para lesbian cantik akan mengalami cinta yang multidimensi: Orang Yunani menamakan jenis cinta eros, agape, dan filia. Cinta eros sifatnya fisik, romantis, penuh energi gairah (uh yeah!); cinta agape sifatnya tanpa syarat, seperti cinta yang bersumber dari Yang Maha Kuasa; cinta filia sifatnya seperti yang dirasakan satu keluarga–dekat seperti hubungan darah. Satu jenis cinta bisa predominasi yang lain di waktu yang berbeda; tapi bisa jadi di saat yang sama, cinta multidimensi itu datang bersamaan. Duh ajaibnya! Bayangkan bagaimana “kaya”-nya pengalaman relasi lesbian yang seperti itu; apalagi yang umurnya puluhan tahun.

Ingat sama keajaiban yang dialami Cinderella, sesaat sebelum ke pesta istana? Itu lho, yang ditemani ibu peri yang baik hati dan lucu?

Salagadoola mechicka boola bibbidi-bobbidi-boo Put ‘em together and what have you got bibbidi-bobbidi-boo

Salagadoola mechicka boola bibbidi-bobbidi-boo It’ll do magic believe it or not bibbidi-bobbidi-boo

Sebagai manusia, kita memiliki keinginan dalam untuk merasa disayang dan menyayangi–bahasa kerennya adalah, kita memiliki hasrat untuk mendapatkan kedekatan intim secara emosional ataupun fisik. Kita manusia biasanya banyak berharap dari partner masing-masing untuk mendapatkan hal tersebut. Bagaimana dengan kaum perempuan? Kaum perempuan umumnya banyak mendapat pesan kultur yang kuat tentang nilai yang tinggi dari relasi dengan pasangan. Dari situ, kita biasanya belajar untuk menghargai relasi dengan pasangan setinggi-tingginya.

Nah, sebagai lesbian di dunia yang masih homofobia, mungkin saja kita hidup dengan lingkungan yang opresif. Tapi tahukah berita baiknya? Menurut banyak lesbian yang langgeng di studi-studi berkualitas, para lesbian biasanya memberikan dan mendapatkan banyak kekuatan dari relasi lesbian mereka–yang mana sifatnya memvalidasi identitas dan menumbuhkan kepercayaan diri yang makin kuat. Hal ini relevan jika relasinya sehat–yaitu, ada tantangan untuk tetap bertumbuh sebagai pasangan; namun juga ada ruang untuk bertumbuh menjadi satu-satu pribadi yang lebih utuh.

Hubungan intim secara emosi dan fisik adalah koneksi yang spesial bagi setiap pasangan. Untuk merayakan kebahagiaan untuk semua kaum berbahagia di bulan ini, di tulisan berikutnya akan kupersembahkan kajian khusus sains tentang membangun relasi intim emosi dan fisik yang sehat di pasangan lesbian–yang meliputi aktivitas bertukar pikiran, perasaan, dan pengalaman hidup. Kajian kedekatan intim ini mudah-mudahan akan berguna untuk yang punya pasangan “lesbian newbie” seperti pacarku.

Terakhir, untuk semua pasangan lesbian di dunia: Let us cheer and wish us happiness and joy in the coming years! CHEERS!

If you’re not the one then why does my soul feel glad today? If you’re not the one then why does my hand fit yours this way? If you are not mine then why does your heart return my call. If you are not mine would I have the strength to stand at all.

I’ll never know what the future brings But I know you’re here with me now We’ll make it through And I hope you are the one I share my life with.

Buat teman-teman yang berpuasa, selamat berpuasa, semoga lancar hingga akhir. Mwuah!

@Carmen, SepociKopi, 2012

8 Comments »

  • vera said:

    Ciyeee yg sdg fall in love, jd kalau penulis sdg fall in love bentuknya jd spt ini yah?:)

  • chiqa said:

    Carmen lagi kasmaran :) )

  • Alice Virgo said:

    Duh yang lagi jatuh cinta… ngomonginnya fairy tales and love songs, jadi iri :D

  • end_zie said:

    Artikelnya berkobar-kobar, keliatan banget kalo carmen lagi bahagia :D
    Selamat y kak Carmen :) )

  • Rainy Lie said:

    First of all, congrats kakak.. :)
    Kalo baca tulisan orang yang lagi jatuh cinta, bawaannya pengen senyum aja.. Terbawa suasana happynya.. Moga awet ya.. ;) Amin.

  • Poetri said:

    Selamat kak Carmen :)

  • Blue said:

    Buat Carmen yg lagi happy, semoga terus happy n selamatttttt :D

  • Monkey said:

    Mdhan kakak + ‘ehm2′ nya langgeng…
    Ak jdi iri deh…hbs ptus ma mantan. . .temenan-shbtan-pcran-sering berantem-ptus..
    Huaaa T.T

Leave your response!

Ruang komentar adalah ruang yang memberikan perhormatan tinggi kepada kaum lesbian. Silakan gunakan kata "lesbian" atau "lesbi" dengan tepat, bukan dengan kata-kata lain yang melecehkan. Komentar dengan bahasa alay, singkatan, dll, tidak diperkenankan. Terima kasih.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.