PENGUMUMAN PENTING!
Seluruh pembaca SepociKopi yang terhormat,
Menyadari pentingnya penerimaan diri sendiri sebagai lesbian, beberapa tulisan tentang sensitif/kesadaran gender, khususnya tulisan Lo terakhir (baca: FabuLezlyCool: Sensitif Gender), menyadarkan kita semua bahwa sesuatu harus kita lakukan sebagai upaya pendidikan dan cara berpikir yang progresif bagi kaum lesbian.
Sejak lima tahun lalu, SepociKopi sudah memulai isu sensitif/kesadaran gender ini dengan keras kepalanya menggunakan kata “lesbian” dan “lesbi” untuk seluruh artikel-artikel yang dipublikasikan. Setahun lalu, guestbook dan milis SepociKopi juga memiliki peraturan ketat yang sama. Semua tulisan yang dipublikasikan wajib menggunakan kata lesbian atau lesbi, bukan kata pengganti lain seperti L, lesbong, belok, koleb, sakit, dan lain-lain. Yang tidak mengikuti peraturan, dengan sangat terpaksa, tulisan tersebut tidak kami publikasikan.
Dimulai dengan hari ini, atas gugatan artikel-artikel yang ditulis oleh berbagai penulis di situs SepociKopi, maka redaksi dengan sepakat memutuskan untuk memulai kampanye Sensitif/Kesadaran Gender di seluruh ruang komen SepociKopi. Kini ruang komen adalah ruang yang memberikan penghormatan tinggi kepada kaum lesbian. Kami tidak akan merilis komen yang menggunakan kata ganti “lesbian” dengan kata-kata ganti lainnya yang melecehkan. Gunakan selalu kata “lesbian” atau “lesbi” atau “homoseksual” sebagai bentuk penghormatan kepada diri sediri dan sesama teman lesbian.
Demikian pengumuman ini. Harap informasi ini disebarkan kepada seluruh teman-teman lesbian lainnya. Terima kasih atas perhatian dan bantuan dari seluruh pembaca SepociKopi untuk membantu menyukseskan kampanye ini di SepociKopi. Peluk cium untuk segenap pembaca setia.
@redaksi, SepociKopi, 2012










awalnya memang gak mudah banget.. menyebut kata lesbian.. apalagi sampai menyebut kepada diri sendiri. mendengar kata lesbian aja.. jantung langsung terasa berhenti dan nafas seakan tertahan…
namun, skrg.. stelah wkt berjalan,seiring kedewasaan juga penerimaan akan diri sendiri.. membuat aku nyaman utk menyebut diriku sendiri sbg lesbian.. benar adanya.. itu menghormati keadaan dan hakiki diri sendiri tanpa perlu mencoreng harga diri dengan menyebut diri kita “sakit”.. cause, we are not “sakit” ..
Gay boleh? Pengganti kata homoseksual. Beda ya? Tapi kadang saya pakai itu biar lebih singkat.
Kalo nyebut diri gay/queer gimana, is it acceptable here?
dulu,,4th yg lalu gue msh takut melafalkan L-E-S-B-I-A-N krn gue baru nyadar bhw gue lesbian,,
”
but now,, i proud if i spell those words.LESBIAN!
krna jd lesbian tu rsa nya PERFECT!
wlw gk ada d dunia inni yang perfect,
but i say”LESBIAN is PERFECT
I prefer gay as well.
Wah…apa ini? Ini pemaksaan, pemaksaan!!!! XD
Aku hanya bercanda. Baiklah, aku akan mulai memakai kata Lesbian sesuai permintaan SepociKopi, L.E.S.B.I.A.N. XD
aq gay, dan sangat suka dengan blog kalian ini
dulu waktu aq baru bisa menerima diri aq sbg gay, ada tmn yang menyebut aq bencong dan aq sangat marah.
namun sekarang aq bs menerima kata tsb.
Dan aku tak pernah malu tuk sebut diriku lesbian meski hanya di kalangan tertentu saja….
Saya setuju utk tidak menggunakan kata2 seperti belok atau sakit. Sangat merendahkan.
Tetapi saya jg masih belum bi(a)sa memakai kata ‘lesbian’.. Seringnya ‘L’. Dan saya pikir, it’s still acceptable.. Itu hanya sebuah singkatan.. Dan byk orang menggunakan singkatan utk menyebut byk hal.. Even ‘Lesbi’ is also an abbreviation
Aku LESBIAN dan aku bangga.. ^^
Setuju dengan team SK..
Cheer..
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Mei ini adalah bulan yang sarat dengan perenungan atas hari besar perayaan Pendidikan Nasional dan Kebangkitan Nasional. Bertanyalah pada diri masing-masing: apa arti pendidikan? Apa arti kebangkitan? Dua elemen ini jika digabung, maka akan menjadi dua kata yang dasyat sekali: kebangkitan pendidikan. Jika pendidikan adalah hal yang sangat esensial untuk masa depan, maka apa fungsinya bagi kebangkitan lesbian?
Lesbian, era sekarang adalah era digital. Perubahan sistem pembelajaran dan pendidikan bergeser mengikuti teknologi yang terus bergerak. Demikian juga kesadaran akan penerimaan diri bagi kaum lesbian. Dulu, tubuh lemas dan tak memiliki kekuatan, kini tubuh perlahan-lahan mendapat asupan gizi sehingga menjadi kuat dan sanggup berdiri.
Lesbian, mari bangkitkan diri. Mari hilangkan rasa ketakutan, kesedihan, inferioritas, ketakberdayaan, dan seluruh perilaku negatif yang ujung-ujungnya akan menyeret lesbian menuju kehancuran masa depan. Tidak ada yang tidak mungkin bagi kaum lesbian untuk berdamai dan berbahagia. Kuatkan hati, raih mimpi, teruskan perjuangan. Peluk cium untuk segenap pembaca setia SepociKopi.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments
Switch to our mobile site
Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect. Powered by WordPress | Arthemia theme by Michael Hutagalung 63 queries. 0.540 seconds.