Home » Humaniora, Telezkop

te.Lez.kop: Your Body Is A Wonderland

25 August 2010 224 views 4 Comments

poise-in-silhouette-richard-youngOleh: Shinigami

Tubuh perempuan itu indah ya? Wow, kompak deh menjawabnya. Oh well, lesbian sih yang ditanya, teranga aja jawabannya iya. Hehe… Tapi, mau seindah apa pun tubuh seorang perempuan, saya rasa semua juga akan setuju bahwa tanpa perawatan, keindahan itu akan terkena imbas. Jangan buru-buru mencibir dan sinis lho, saya tidak bilang apa-apa soal menghabiskan ratusan ribu atau jutaan rupiah di salon-salon dan spa kelas wahid. Saya percaya, justru perawatan tubuh yang lebih penting itu adalah yang paling sederhana, yaitu memastikan kebersihannya.

Satu perawatan kebersihan sehari-hari yang teramat jelas kita lakukan adalah mandi. Selain menjaga tubuh tetap bersih, sabun mandi yang kita gunakan juga akan menjaga kondisi kulit kita—bisa macam-macam, mulai dari yang lebih lembut, lebih halus, lebih lembap, dll. tergantung sabun yang kita pakai. Meski begitu, sadar tidak kalau ada beberapa bagian tubuh yang biasanya kurang kita beri perhatian? Nah, demi merawat tubuh kita dengan lebih baik, mari kita kenali bagian-bagian itu.

Pertama adalah telinga, khususnya belakang telinga. Kita biasa mencuci muka kita, keramas juga sering, tapi entah mengapa telinga seakan begitu mudah dilewati. Kegiatan bersih-bersih yang kita lakukan di telinga relatif lebih minim daripada di bagian tubuh yang lain, padahal telinga ini sering lho dilibatkan ketika kita bermesraan dengan pasangan. Tahu kan yang saya maksud? Jadi, kalau memang cinta dengan kekasih, gosok dan bersihkan juga bagian ini.

Kedua adalah lipatan di belakang lutut. Kalau diperhatikan, di daerah belakang lutut ada daerah lipatan yang kadang juga memiliki bagian yang membentuk ceruk kecil. Nah, pasangan daerah ini seringnya luput dibersihkan. Entah, mungkin karena tak menarik? Atau bukan termasuk daerah yang lazim untuk diciumi? Apa pun alasannya, daerah itu butuh dibersihkan lebih seksama. Apalagi buat yang sering pakai rok di atas lutut. Bukan pemandangan menyenangkan kan area kotor kecoklatan di sana?

Ketiga adalah pusar. Hehe, hayo, diintip, siapa yang pusarnya kotor? Lipatan yang satu ini juga sering dilewati begitu saja, paling cuma diusap dengan jari bersabun, dengan anggapan toh sudah disabuni. Eits, itu saja tidak cukup, sebab sabun sendiri juga bisa meninggalkan residu di daerah-daerah lipatan. Jadi untuk daerah ini perlu pembersihan khusus dengan bantuan cotton bud dan minyak gosok (pilih saja minyak kesukaanmu.)

Buat yang belum tergerak untuk melakukan gerakan bersih-bersih untuk ketiga daerah itu, kalian tak harus melakukannya seorang diri kok. Ajak saja pasangan. Plus, melakukannya tidak harus pas kalian mandi bersama. Setelah bercinta juga bisa dan asyik. Ketika masih berbaring santai dan ngobrol-ngobrol kecil, coba deh tengok dan bersihkan area-area yang disebutkan di atas. Sambil membersihkan, ngobrol masih bisa terus dilakukan. Tapi, sedikit catatan, sepertinya kegiatan satu ini baru bisa dilakukan oleh pasangan yang sudah cukup nyaman satu sama lain. Mereka yang masih berada di tahap jaim akan sulit melakukannya.

Lantas untuk yang tak punya pasangan bagaimana? Hm, kalau yang ini memang tak ada pilihan lain selain melakukannya sendiri. Tapi, untuk membuatnya tak terlalu terasa menyedihkan, lakukan saja dengan pemikiran bahwa kita tidak tahu kapan akan bertemu dengan calon kekasih. Bisa terjadi kapan saja dan di mana saja kan? Alangkah baiknya kalau badan kita dalam keadaan bersih ketika itu terjadi. Plus, menjadikan aktivitas perawatan ini suatu kebiasaan tentu akan lebih efektif daripada melakukannya jarang-jarang ketika dibutuhkan saja.

PS: Ada satu bagian tubuh yang harus, saya ulang: harus, dibersihkan sendiri tanpa bisa ditawar, entah kita punya atau tidak punya pasangan. Apakah itu? Lubang hidung. Pikir deh. Salah-salah malah bisa bikin kita bertengkar dengan pasangan.

@Shinigami, SepociKopi, 2010

4 Comments »

  • Gl@_@m said:

    bolehh di coba neehhh ^^

  • say_czeka15 said:

    waduh gw kaya’ dijewer sm tulisannya hahaha.. coz gw ni tipe manja (mandi jarang), tp gw bertekad klo suatu saat punya kekasih hati rela deh ga’ manja yg diatas tp manja yg lain :)

  • jey said:

    tenang booss, soal ini seh dah gak usah disuruh, jadwal saling lulur sebulan dua kali, pembersihan rambut2 yang agak menggangu di skitar tikungan n terminal juga bahkan di area privat, jng salah si klito juga perlu tuh apalagi yang suka m’m..;-)

  • Alexis said:

    Aq en pasangan biasanya saling ngebersihin punggung, soalnya itu bagian tubuh yg tak terjangkau dan ngga bisa dibersihin sendiri.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.