My Tough Femme
Oleh: Juno Bis
Setelah ngobrol tentang si Butch yang seksi, wangi, lembut, bersih dan setia, sekarang kita ngerumpi tentang pasangannya yaitu si Femme.
Istilah femme diambil dari bahasa Prancis yang artinya perempuan. Jadi baik penampilan maupun pembawaannya harus feminin atau ‘perempuan’. Menurut teman-teman, seperti apa kira-kira gambaran ideal seorang femme?
Kata beberapa temanku, femme itu kudu cuaantik, kulit putih, halus mulus, manja, ringkih, selalu pakai rok, setiap akhir pekan senang berlama-lama di salon untuk merawat tubuh dan kecantikan dan… (mungkin ini yang agak tidak nyaman terdengar) femme itu nggak bisa jalan sendiri – maksudnya bukan dituntun, tapi harus selalu ditemani. Ke kelurahan untuk mengurus KTP harus ditemani, ke Kantor Pajak untuk mengurus bukti setoran pajak harus ditemani, ke kantor PLN untuk mengurus tagihan listrik yang kegedean harus ditemani.
Bagaimana dengan urusan ke bengkel untuk perbaikan motor atau mobil yang mulai ngambek? Rasanya hampir tak mungkin ada femme yang mau ke bengkel sendirian, apalagi mampu ngobrol dengan mekanik tentang mesin. Kalau kita lihat kenyataan, mungkin gambaran-gambaran itu mendekati kenyataan. Banyak teman butch yang menganggap pasangannya lemah sehingga sang butch yang selalu tampil mengerjakan banyak hal, terutama yang membutuhkan tenaga dan wawasan yang luas. Umumnya para butch itu tidak percaya bahwa pasangannya pun memiliki kemampuan yang dapat diandalkan. Tetapi karena seringkali dianggap lemah dan tidak berdaya, alam bawah sadar para femme itu pun akan mengirimkan sinyal yang membatasi gerak dan kreatifitas mereka. Jadi, teman-teman, sebenarnya kesalahan itu tidak sepenuhnya boleh ditumpahkan ke pundak para femme.
Seperti kata pepatah zaman oma-opa kita dulu, ‘alah bisa karena biasa’ – seseorang akan mampu mengerjakan hal yang sukar kalau ia membiasakan diri dan mau melatih dirinya untuk mengatasi kesukaran itu. Sepertinya kata-kata bijak ini berlaku juga bagi para femme. Perempuan-perempuan kesayangan ini pun sebenarnya mampu mengerjakan banyak hal kalau saja mereka diberikan kesempatan dan kepercayaan. Seorang butch yang baik hati bercerita tentang kekasihnya. Gambaran mantap tentang femme-nya ini terbentuk karena ia berkeyakinan bahwa setiap orang memiliki kemampuan dan potensi yang bisa terus dikembangkan. Mari kita simak.
Femme itu pemberani. Dia tidak takut pada kegelapan. Jadi kalau lampu di kamarnya seperti hidup segan mati tak mau, dia akan sigap menyiapkan lampu darurat.
Femme itu gagah. Kalau ada orang yang berniat mengusilinya, dia mampu mempertahankan dirinya dan tidak menjerit-jerit ketakutan.
Femme itu cerdas. Kalau diajak ngobrol tentang politik, ekonomi dan sosial, dia bisa mengimbangi dan ‘nyambung’.
Femme itu cerdik. Dia tidak mudah terpedaya oleh bujukan lingkungan atau sekelompok orang untuk melakukan hal-hal yang merugikan dirinya.
Femme itu bijaksana dalam mengatur keuangan. Dia tidak konsumtif dan tidak menghamburkan uang untuk hal-hal yang tidak perlu.
Femme itu tidak nyinyir. Dia bicara pada saat yang tepat, kepada orang yang tepat dan pada waktu yang tepat.
Femme itu tepat waktu. Jika ada janji, dia tidak memakai jam karet.
Femme itu canggih. Dia tidak gagap teknologi. Dia mau belajar untuk memperkaya wawasannya tentang teknologi populer, telekomunikasi, atau bahkan tentang cara membuat robot.
Femme itu cekatan dan mau berkotor-kotor ria. Kalau ban mobilnya bocor, dia mampu menggantinya sendiri tanpa harus menunggu bantuan orang lain. Dia pun tidak sungkan untuk memperbaiki kran air yang rusak, mengecat kamar atau pun mencuci mobil.
Femme itu lucu dan humoris. Dia tidak gampang tersinggung mendengar canda-canda yang ditujukan ke dirinya. Dia mampu mentertawakan kelemahan dirinya.
Femme itu tidak melulu minta diperhatikan. Dia memiliki segudang perhatian untuk kekasihnya.
Femme itu tidak tepe-tepe. Seandainya pun dia cantik, dia tidak mengumbar senyum genit ke kiri dan ke kanan. Dia setia pada kekasihnya.
Dan… ketika menghadapi butch-nya di peraduan, femme itu tidak gengsian! Dia tidak hanya menunggu diajak, tetapi juga mau mengajak kekasihnya untuk bercinta!
Jadi, teman-teman femme, coba hitung ada berapa kira-kira kriteria yang mengena pada diri kalian? The more, the better!
@Juno Bis, SepociKopi, 2010









Deuh femmenya mirip bgt criteria pacar temanq..dia baek bgt cerdas,rajin dan punya segudang perhatian serta berani dia sudah seperti kkq sendiri karena bukan cuma pcarnya sayang sama dia gw jg sayang bgt sama dia sebagai kk
setujuuuu 1000%, gw blajar bnyk dr partner, mulai dr mbelah kayu bakar, ngupas kelapa, milih kerang waktu surut dll, secara semuanya blm pernah gw lakuin sblm terdampar ke dunia antah brantah ini. thx boney..u r my lovely teacher
Butch n femme udah..berarti tinggal 2 lagi..
hey, that’s my girl. . .it’s good to know that she’s that tough . .
wkwkwkwkwk…kriteria nya gw banget tuh,,,hahahaha
setuju bgt….pernah dger tmen ngmg,,,fem tuh hrusnya manja,fem tuh identik dg salon,ga blh gagah,prgi hrus dianter,dll.Ga enak jg wkt tmen ngmg bgtu,scra aq pribadi ga kyak gt.Untung ada artkel ini jd sdkt byk bs mmbrikan pncerahan,bhwa trnyata ga salah femm kyak aq.hihi….*ga mksud narsis yaa*
Gw tmsk kriteria femme yg humoris *bca:pasrah dihina* & pnh prhtn! hahaha *bangga -_-. tp gw kmna2 mmg HARUS DITEMANI *pas bgt kt2ny* & sm skl ga bs diandalkan~
Femme itu, suka olah raga jg…
Appn ad ny femme q nnti,aq tetp menerimany,krn aq mencntainy bkn krn skap n tngkah lakuny mlainkn krn mmg aq mcntainy stlus ht q……
yg pasti gw lg nyari femme yg baik
Butch itu… Perempuan
Femme itu.. Perempuan ( juga )
Ah ternyata sama aja
.aq femme sdkit ngaret
.xixixi
hahahahahahhahahaha, berarti gw gak termasuk dalam kriteria femme
gue bangeeett….seperti mendapatkan status baru melalui tulisan ini..thx..
Bole yaa trnyta fem tough gto?gw smpet minder berat coz dl waktu ma mantan gw lbh bs naik motor dr dy,gw lbh gape renang dari dy,urusan preman pun lbh sangar gw.tp gw balik fem kalo pas kuliah ma urusan ranjang ma dy.so kira2 psngn gw kyk gmn lg ya ntr hahahahay
Haha,im really femme
kpn ea w pnya femme ky femme yg dikriteriain di ats…
femme ku memujamu…menghormatimu…menyayangimu’
dimn femme itu ea??? aih…:)
sy rasa plabelan butch & femme hnya u/ mbedakan karakter. ya, tetap qt mbutuhkan pelabelan u/ mbedakan yg 1 dgn yg lain. laki2-prempuan, tua-muda, panjang-pendek, dsb.
karakter2 femme di atas a/ karakter wanita yg diharapkan kartini, smua wanita trmasuk laki2 yg lelah dgn misogyny & stereotype yg dtempelkan pd prempuan.
namun gerakan feminisme yg tak trkendali akan menjd bumerang bg prempuan sndiri. hal ini pun diamini para prempuan yg trgabung dlm LAF (Ladies Against Feminism) dan para tokoh prempuan yg mengajak kmbali k pangkal jalan.
Femme itu harus mandiri, smart, cekatan, be yourself aja intinya
(Ini pengalaman sm mantan2 sblmnya).
Yg pasti terimalah org yg kamu cintai apa adanya baik kelebihan dan kekurangannya..
I really love this post
Setuju with shin ^^ ^^
Femme yg aq taksir ekspresif, ekspresif bgt and berbulu.. heheh.. hayoh.. sapa yg blum pernah liat femme yg punya bulu banyak??
aq bersykur bgt punya partner femme yang perfect bgt di mataku, khususnya di hatiku.. dia bnr2 tau apa arti femme sbnrnya dan apa peran femme dlm hubungan ini… Ilovemywife!!!
gw bngd tuch……………….
malah tmn” w bnyak yg manggil w butch “gondrong” padahal w kn gga suka cw” yg cengeng,,,,,,,,,,,,,,
jadi malu
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments