Home » Humaniora, Tentang Cinta

The Day I Fell In Love

4 August 2010 538 views 24 Comments

I_fell_in_love_with_an_alien_by_vampire_zombieOleh: Bella

Aku ingin memulainya dengan mengatakan I love you. Jangan tanya sebagai apa, karena aku pun belum memiliki jawabannya. Atau mungkin aku mengetahuinya namun tidak berani mengakuinya. Saat ini, yang aku tahu dengan pasti adalah aku selalu merasa aman dan nyaman berada di dekatmu. Dalam kesedihan dan saat bete, hanya kau yang aku inginkan menjadi tempatku mengadu dan bersandar. Caramu menanganiku membuatku merasa begitu spesial. Aku tidak tahu tentang perasaanmu kepadaku, entah apa yang kupikirkan sama dengan apa yang kau rasakan. Aku hanya bisa menebak-nebak saja.

Kamu memang belum tahu tentang siapa sebenarnya aku. Sampai detik ini pun, aku masih tidak memiliki keberanian untuk mengatakannya padamu. Mengatakan bahwa aku berbeda, aku bukan seperti yang kau bayangkan. Mungkin inilah yang menjadi motivasi diriku untuk menuangkannya dalam tulisan.

Ya, aku adalah aku. Aku tidak menyesal karena telah memilih jalan hidup ini. Walau ku tahu ini tidak benar di mata banyak orang, tapi aku tidak perduli. Aku akan mencintai dengan sepenuh hati dan akan selalu setia terhadap orang yang aku cintai. Hanya Tuhan saja kiranya yang dapat menghakimi diriku dan mengatakan bahwa yang kulakukan adalah salah.

Jadi salahkah aku, jika aku tidak mencintai seseorang yang seharusnya? Jika aku hanya bisa mencintai sosok manusia ciptaan Tuhan yang paling indah? Aku akan menjaganya, merawatnya, mencintainya, dan memberikan segalah yang terbaik yang bisa kuberikan kepadanya. Tak akan ku sia-siakan keberadaannya di sisiku dan hidupku.

Aku tahu sejak lama, sejak mama pergi meninggalkan aku bersama dua kakak laki-lakiku, juga papa. Hubunganku dengan mama selalu dekat saat aku kecil dulu, mungkin juga karena aku memiliki seorang papa yang ‘ringan tangan’. Sehingga lebih mudah bagiku untuk menyayangi mama daripada papa. Kepergian mama, membuatku begitu haus akan kasih saying dan belaian dari seorang wanita.

Pernah aku memiliki persaan yang aneh terhadap anak perempuan saat umurku baru 9 tahun (setelah mama pergi). Lalu saat aku SMP bahkan sampai aku duduk di bangku kuliah. Aku selalu mudah naksir pada seorang perempuan berambut panjang lurus dan berwajah mulus. Terkadang aku merasa aku tidak berbeda dengan anak laki-laki karena bisa menyukai sosok perempuan yang feminim.

Pertama kali aku menjalin hubungan dengan seorang wanita adalah saat aku sudah bekerja dan umurku sudah cukup matang, yaitu 25 tahun. Sebenarnya aku tidak pernah berharap semua itu terjadi (atau mungkin juga iya tanpa ku sadari). Awalnya terjadi karena aku tidak ingin menyakiti perasaannya. Karena hidupnya sudah terlalu menyakitkan baginya. Dia juga seorang wanita yang telah memiliki ikatan pernikahan, sehingga aku pun memang berpikir tidak akan mungkin terjadi hubungan yang spesial antara kami.

Tapi ternyata aku salah, semua terjadi begitu saja, dan aku membiarkannya terjadi. Karena bagaimanapun sadar-tidak sadar, aku memang sudah memiliki kecenderungan itu. Aku membiarkannya terjadi karena aku pun ingin tahu sampai sejauh mana aku akan menjalani kehidupan itu. Ya sebagian karena aku ingin bereksperimen dengan diriku sendiri. Namun eksperimen itu telah menjadi boomerang bagi diriku sendiri. Aku jadi sadar akan orientasi seksualku dan merasa ini bukan suatu hal yang salah.

Terjatuh aku dalam jalinan cinta, yang buatku adalah indah. Walau hanya sementara aku merasakan keindahan itu, karena pada akhirnya akulah orang yang paling tersakiti dalam hubungan itu. Aku harus melepaskannya karena aku tahu dia tidak akan melepaskan ikatannya hanya demi diriku. Aku naïf dan bodoh karena cinta, tapi aku tidak menyesalinya. Karena penyeselan tidak akan bisa membuat aku kembali ke hidup sebelum bertemu dan jatuh cinta padanya. Semua sudah terjadi dan sudah aku jalani.

Berkali-kali aku mencoba meyakinkan diriku bahwa aku masih tetap bisa jatuh cinta pada laki-laki, karena aku pernah jatuh cinta pada laki-laki saat aku SMA. Namun semakin keras aku mencoba, semakin aku sadar tidak bisa. Semua ketakutan-ketakutan, baik rasional maupun irasional, terus menyerang dan menghantui pikiranku setiap kali aku membayangkan diriku menikah dengan seorang laki-laki. Aku TIDAK BISA!!!

Kini aku mencoba untuk mencari jawaban mengenai perasaanku yang sesungguhnya terhadap dirimu. Apakah aku mencintaimu sebagai sahabat, seorang kakak, atau bahkan lebih dari semua itu? Aku masih belum berani memastikan jawabannya. Karena apa pun jawabannya itu, sepertinya aku tidak akan pernah bisa memilikimu.

Takut. Hanya ini yang bisa kukatakan. Takut karena aku pernah gagal sebelumnya. Takut karena masyarakat yang tidak akan pernah bisa menerima keberadaanku dan keberadaan kita nantinya. Takut kalau kau akan menjauh jika kau tahu. Takut kalau ternyata kau akan memilihku dan memiliki perasaan yang sama dengan ku, karena aku harus menghadapi keluargaku, juga keluargamu. Takut. Dan masih banyak lagi rasa takut yang lain.

Aku hanya bisa berharap suatu saat kau bisa membaca ini dan mengerti akan diriku. Tidak menghakimiku atau takut terhadapku dan juga tidak menjauhiku. Namun jika semua itu memang terjadi aku akan mengerti dan akan tetap selalu mencintaimu. Aku juga ingin mengucapkan terima kasih karena telah menjadi sahabatku selama ini.

@Bella, SepociKopi, 2010

24 Comments »

  • say_czeka15 said:

    OMG, tulisan ini gw bngt.. akupun sedang bingung dngn rasa ini & sering brfikir tuk melupakannya. Maaf atas rasa ini “M”

  • ndut said:

    Mencintai dalam diam (^_^)

  • DAV SON said:

    apa yang Bella tuliskan,sama dengan apa yang aku rasakan sekarang ini bimbang,takut,tertekan,tapi di satu sisi aku berusaha menjadi normal,tetapi tidak bisa,kerena perasaan ini telah ada dari dulu
    Tapi di satu sisi,hati ini menjerit,MENGAPA AKU TIDAK DAPAT MEMPERJUANGKAN RASA CINTA INI???
    PADAHAL AKU MEMANG MENCINTAINYA….

  • Alexis said:

    I met the other part of mine almost 12 years ago and we both felt in love at the first sight. But not until 7 years after that wonderful moment, we both unveiled what we felt inside. The reason is simple, just like what you’we afraid of. However,always bear in mind, a true love will never die.. If heaven made her yours, she will be yours, for it has been written on the stars. A long-long time ago…

  • tikussJ said:

    Tulisan bella ini spt gadisku. Hampir sama dibagian kehilangan mama, tp papa nya org yg baik.
    Dan berharap dia akan berkata begini padaku, dan aku pasti akan menerimanya.

  • Eka said:

    Critanya mmbuat aq sdih,y bgtulh nsib pjuang cnta trlarang

  • Cleo_51 said:

    Salam kenal ma bella !!….Sama dgn yg ak rasa in ma tmen skantor ak…i think im in love with her, tp ak ga berani nyatain ke dy….ak slalu brharap dy pnya prasaan yg sama kyak ak…

  • Komar's said:

    Kisah ni jg sama spti yg aq alami skrng dg teman skantor, ketakutan itu slalu muncul setiap kali aq ingin menyatakan perasaan yg aq anggap aneh ini.aq brharap smoga rasaku ini rasamu..

  • gumilotsy said:

    ikut ma alexis n eka :)
    d 1 million dollar question is: r u dare enough 2 take d risks?

  • yellow said:

    semangaaaat…>!!!!

  • Ray said:

    sama kya kamu bella..aq mencintai ssorng nth sebage sahabt,,sodara tw lebih..yang pasti aq trus mikirin dy n pgn mastiin dy gpp..tp skrng dy mnjauh..nth apa alsn pastix… :(

  • YulSic said:

    wew. ini jg gue bgt~ bernasib jd secret lover. bbrp waktu yg lalu tp, klo skrg sih uda ga. gw eng gmpg suka, tp jg gmpg lupa @_@

  • Bella said:

    @ all: Thx for all the comment & support ^_^

  • Bella said:

    @ Cleo_51: Salam kenal juga. Saat ini juga sama, orang yg aq tulis di atas itu adalah teman sekantor aq, dan kami sudah akrab sejak pertama kali kenal ^_^

  • Românezianca said:

    Semua ketakutan dan kekhawatiran itu ada di dalam pikiranmu, dan itulah yang membuatnya menjadi nyata. Tidak perlu takut atau khawatir, apalagi kalau belum terjadi. Nikmati saja perasaan cinta yang indah itu. Mudah2an kamu akan menemukan akhir yang baik.

  • Just In said:

    Berat bangetzzzz…..Tp bs gk kl kmu buang dl jauh-jauh ktakutan2 kmu…n cb km tnangkan diri, hti, fkiran n mlai kmu prtimbangkan sgla knsekuensi seandainya km ju2r ama dia..kl kmu dh ykin bsa menghdapi sgla risiko…mnurutku sbaiknya km bcrakan ttg prasaan kmu ke dia, stdaknya 1 mslah dh trslesaikan..ntuk prsoalan slanjutx akn ada cr pnyelesaianx sndiri…(hsil dri kju2ran kdang emang mnyakitkan tp akn lbih mnykitkan lgi kl kt gk cb tuk ju2r)..stidak2x kt gk diprmainkan ama fkran kt sndiri..he2..puzzle yg rumit hnya dpt dselesaikan dgn menatax satu per satu..bgtupun dgn mslah…kt gk akn bs mnylesaikan mslah yg dtumpuk skligus tnpa memisah2kan msalahx n dselesaikan 1/1….All the best 4 U…

  • doris fidelya d'rain said:

    doris fidelya d’rain like ur story, bella ^^
    i can say nothing, just cheer up y, girl :)

  • Gl@_@m said:

    bagian yg sama dengan bella adalah i have someone tht i cant let go… so she must go cose i cant choose her… im afraid like u to face everything….~.~….

  • Ivym0cha89 said:

    Aku ska tulisan kamu.qm mengingatkan q pd seseorang…
    Hiks~

  • Luv_girl said:

    Ga perlu tkut sob…..tnjukan kl niat lu baik bkn jahat

  • Bella said:

    Thank you all…
    I’m not afraid anymore & already figured it out :D

  • Marmalade said:

    Saat kita merasa sayang dengan seseorang kita merasa ga mau melepaskan dia apalagi seseorang yg sudah menikah.. And my girl is a l mom and her husband knows about us.. I will never let her go.. Sekuat tenaga akan gue pertahankan.. Sounds stupid krn banyak wanita diluaran sana.. But, i still wont let her go. Now, gue harus perkuat diri gue secara finansial and everything so in the time she wont regret to have me..

  • yuriko san said:

    I like this one.a part of urs I could to know it frm this article.. I am so glad could to know u ^_^
    With sincerely.. I hope the best for u as u re the best gal :)

  • Bella said:

    @ Marmalade: I can understand how u feel :D give ur best to her ^_^

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.