Home » Have Your Say, Sepocikopiana

Have Your Say: Melupakanmu Selamanya

25 June 2010 268 views 26 Comments

Lotus-Flower-IMGP5938Melupakan mantan adalah pekerjaan terberat bagi banyak orang. Ketika kekasih yang kita cintai habis-habisan harus terpaksa berpisah dengan kita (karena hal-hal yang berbeda-beda), maka bukan cuma sakit hati dan kesedihan yang melanda kita. Kehancuran hidup seakan di depan mata. Apalagi harus melupakan orang yang kita sayangi. Bisakah? Dengarkan kisah sahabat kita, Githya Blue

Gara-gara diberitahu teman, akhirnya aku terdampar di SepociKopi dan akhirnya menuliskan ceritaku ini. Aku bersama Mila sudah empat tahun bersama dalam segala kegembiraan dan kesedihan. Mengenalnya sejak dia masih adik kelasku di SMA sampai akhirnya kami jadian waktu sama-sama kuliah di universitas yang sama (tapi beda jurusan).

Empat tahun bersamanya adalah empat tahun yang sangat berkesan bagiku. Dia adalah cinta pertama dewasaku, yang berlanjut menjadi hubungan yang serius. Dia segala-galanya yang pertama bagiku. Dia sangat penting artinya bagiku.

Ketika perpisahan harus terjadi, aku sangat sedih. Perpisahan ini terjadi karena Mila dekat dengan seseorang di dunia maya. Aku tahu mereka dekat karena stat-stat yang saling mereka tulis di FB masing-masing. Belum lagi cara-cara mereka saling memberi komen. Sejak saat itu, aku dikhianati olehnya. Mila semakin jauh dari aku. Dan buntut-buntutnya adalah aku dibohongi beberapa kali. Perbedaan jam yang aneh, rencana-rencana yang tidak terlaksana, dan akhirnya ketahuan.

Waktu ketahuan, Mila tidak bisa berkelit lagi. Dia mengakui bahwa dia jatuh cinta dengan seseorang dan tidak bisa meninggalkan orang itu. Keputusannya adalah dia mau meninggalkan aku. Setelah melewati pertengkara dan pertengkaran dan keributan yang tak berujung, akhrnya aku putus dengan Mila.

Putus dengan Mila sangat menyakitkan. Mila meyakinkan aku bahwa dia bisa menjadi teman yang baik, walaupun kami sudah mantan. Dia masih menghubungiku. Bercerita tentang hari-harinya. Berkisah tentang kuliahnya. Aku beberapa kali menghindari dirinya di kampus karena hatiku berdarah-darah melihat dia dijemput oleh pacarnya yang sekarang.

Lama-lama aku tidak tahan tetap berhubungan dengan Mila. Segala sesuatu yang dia ceritakan padaku membuatku sedih dan lukaku tidak kunjung sembuh. Aku tidak bisa membuka hatiku lagi. Segenap pikiranku hanya terarah pada Mila. Satu per satu aku memutuskan hubunganku dengannya. Dimulai dengan menghindari tempat-tempat yang sering didatangi Mila di kampus. Mengganti menu makanan supaya tidak perlu sekantin dengan Mila. Lalu aku mengumpulkan keberanian menghapusnya dari Fb-ku, Twitter, BBM, dan terakhir, aku menghapus nomor hape dan seluruh kontaknya.

Aku ingin Mila menghilang dari hidupku. Aku tidak mau mengenalnya lagi. Aku hanya ingin mengingat Mila sebagai gadis yang kuingat dulu, yang kucintai, dan tidak terpolusi dengan siapa dan apa saja. Aku pun perlu membenahi sakit hatiku dan melangkah di dunia yang baru. Mungkin dengan gadis baru, entahlah. Tapi kalau itu cara yang harus kulakukan untuk penyembuhan diriku, aku akan lakukan. Aku tidak kehilangan Mila, aku tetap menyimpan namanya di hatiku. Dia takkan tergantikan. Aku hanya merelakannya untuk pergi dengan keindahannya yang selalu kuingat, karena itu bukti untuk menyatakan pada dunia, bahwa aku sangat dan sungguh-sungguh selalu menyayanginya.

@Githya Blue, SepociKopi, 2010

26 Comments »

  • It is not always BLUE said:

    Githya… very inspiring but touching… saya simpati dengan kamu..
    Ketegaran kamu luar biasa.. Keputusan kamu untuk mengingatnya dalam kebaikan akan memberimu kekuatan untuk melangkah, dan kamu tidak akan pernah membencinya, tapi kamu justru akan semakin kaya karena hatimu begitu penuh kasih.. Semoga kamu tegar, dan diberi yang lebih baik lagi dari pada kekasihmu yang dulu ya…
    Saya bisa merasakan seperti apa ditinggalkan oleh seseorang yang kita cintai dengan tulus…
    Semoga tidak ada lagi”Mia2″ yang lain yang tega mengkhianati ketulusan cinta seseorang…
    Salam damai untuk Githya…

  • pras said:

    aku banget!

    tentang bagaimana Githya tetap mencintai Mia tapi ingin Mia hilang dari hidupnya.
    Itu yang juga saya rasakan. Saya tetap mencintai seseorang ini, tapi saya ingin dia hilang dari hidup yang sekarang. tidak menghantui lagi.

    Aku percaya waktu yang bisa memenuhi itu.
    Saat ini no hp…sudah aku dihapus dari memori hp, tapi masih nyantel di kepala.
    Foto2 di komputer sudah di hapus bersih.
    FB dia aku ‘hide’, meski kadang masih ngintip.
    ehh…perlu dhapus ga ya?….

    eniwei..thsnk’s buat tulisannya. Jadi merasa punya teman senasib.

    tetap tabah dan berpikir positif ya!

  • tiara said:

    sedihh baca na…
    :’(

  • gumilotsy said:

    ikt simpati n brempati ma qmu, githya.
    pa yg qmu lakukn saat ni memang wajar.
    tp tndkan qmu jg da sisi – nya jk brlarut2.
    kbsaran jiwa (memaafkn n menerima knyataan;qmu bkan yg trbaik u/ dia n vice versa) a/ hal trpnting yg kan mbwa ktnangan n kbhgiaan dlm hdup.
    smoga kbsaraan jiwa tu ada pdmu, ada pd qta.
    bila rasa cintamu bgtu bsar pdnya dbndng kmrahn n kbncianmu, qmu kan mengerti mksd sya. cinta tak slalu memiliki.
    jgn lngsng menghlng bgtu sja. tnjukan pdnya bhwa qmu prmpuan tegar nan hebat yg pnuh cinta n pemaaf.
    (it’s just only a friendly suggestion. tdk brmksd menggurui ;)
    salam

  • aie_22 said:

    :(

  • Lee said:

    speechless..
    i’ve been there..
    my x, i ‘m so sorry..

    klo kata KD,km dihatiku selamanya..

  • alle said:

    so sad :(

  • riona said:

    kisahmu tidak jauh beda sama aku, aku juga sudah 4 tahun bersama partnerku, tetapi dia memutuskan untuk menikah dengan pilihan orang tuanya. hatiku terpukul mendengarnya. tidak adakah keadilan bagi kami untuk saling menyayangi. sampai saat ini aku tidak bisa melupakannya, dan aku belum menemukan penggantinya. aku begitu mencintai dan menyayangi dia

  • mika said:

    merelakan dengan cara menghapus semua cela yg mungkin bisa dimasuki lg sm si mila. itu namanya merelakn ya?hhmm.. menarik! mungkin ini definisi merelakan yg baru..

  • Reancy said:

    Salut bt gityha da mbuktikn ktulusn cntany dg tdk mbenci mntanny mski dia tlah dkhianati.rean ykin psti nnti gityha mendpatkn psngn yg lbh baik krn org yg baik akn brpasngn dg org yg baik pula.

  • Rafi said:

    Hmmm…ditinggalin kekasih?? Kalo gak minta balikan lg nantinyaa…Pasti bakalan dapat kekasih baru yg jauuuuh lebih baik nantinya. Percaya deeh ;) It’s only the nature of life. Kalo udh lama tp gak langgeng jg, berarti memang dia bukan yg terbaik buat kita. Anggap aja kalo dia yg bakalan rugi udh ninggalin kita (kalo kita udh kasih yg terbaik buat si Dia). Life is BIG, so think BIG! Good luck ;)

  • Cah Wates said:

    Tetap semangat!!

  • Ratisalya said:

    Aq mencintainya
    Tp q tak memilikinya
    Aq mencintainya
    Tp dy tlah memilih meninggalkan q
    Q mencintainya
    N q relakan dy bhgia wlau bkn dgn q
    Q mencintainya
    N tak mungkin n tak kan pernah q mencintainya!
    . .
    Hal yg sama yg q rasakan saat ini. .
    Bjuang unt mlupakan nya. .
    Wlau skit mlihat ny dg yg lain!

  • Blue said:

    Menarik ceritanya….untungnya sy belum punya mantan.

  • ndutgokil said:

    oohhh…aku pernah jd kamu..
    rasa yg ga pernah bisa d ungkapkan..

    saat yg sulit ketika mencintai sesorang adalah saat kita tau dia mencintai orang lain.

  • black said:

    lebih baik melepas semua hal untuk menjadikan segalanya indah seperti waktu semua indah, lebih baik mundur untuk kenangan indah daripada kenangan yg menyakitkan,,

  • jeanromanza said:

    kita tdk akan pernah benar2 bisa melupakan seseorang yg kita cintai…

  • rani said:

    sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit oooooooooooh sakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit

  • doris fidelya d'rain said:

    wow, thanks for sharing… aku ingin skuat kamu. aku mang suka ama tmn aku dari sejak awal btemu rasany ad ssuatu yg beda ama dy. kami jg temanan dr sma ampe satu bangku kuliah. sampe pd bln februari lalu, aku dgr pgakuanny scara tdk lgs bahwa ia sdh dtunangkan olh ortu, aku hancur n nangis abiz2an (1hal yg aku sesali aku blm ngungkapin prasaanku pdny pdhl ia mgkn py prasaan yg sama).
    but, i sure it’s all bout past time :) aku skr py gf yg sll ad to aku, my lovely paap ^^ hehehe

    come on girls, we’re all strong n tough one, krn dpilih to mjalani jalan belok ini ^^

  • smile said:

    menarik dan menyedihkan.. aku tidak percaya ada perasaan seperti lagunya kd-kamu dihatiku selamanya. hehehe. menurut aku, melupakan adalah melupakan segalanya tentang dia dan itu selamanya. aku lebih suka menghilang dari hidupnya dan itu yang dia mau jg pastinya karena it’s the best way. kalo ingat yang pait2 itu,hati hanya bisa bernyanyi lagunya sherina-pergilah kau. hehehe. cucok banget. =p btw..tetep semangat githya. kamu pasti bisa melalui semua ini dengan kuat. owkey. ;)

  • gladysme said:

    bnyk yg bilang smakin kta ingin melupakan malah semakin ingat. . Intinya mgkn hrs coba belajar menerima kejadian itu dan mengikhlaskannya wlpn bth wktu yg lama. .
    Ak jg lg belajar hal itu. .
    Hope thiz feeling want go away ;-)

  • rafanes said:

    Saya takut nanti nya saya akan seperti km..

    Btw, goodluck yah!!

  • SunRise said:

    I totally agree with rafi.. Kalo hub udh bjalan skian lama tp trus qt nemuin pcr qt mengkhianati bahkan terang2an blg jth cinta n mencntai wanita lain n lbh memilih yg br itu berarti dy sm skali bkn yg tbaik. Kalo bnr mencintai n udh jalan ber’tahun2 rasax gak mgkn bgt spt mila, n i won’t be like that! Semoga bs dpt’in yg jauh lbh baik.. msh byk mimpi2 lain yg bs diraih

  • greyshen said:

    i feel you, time will heal any wound, definitely.

  • inez said:

    Salut!!! Prcaya apa kata Rafi : Dia psti yg rugi tinggalin km….

  • princezz said:

    gag bisa lupain mantan :(

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.