Berita: Pasangan Lesbi Duel Gara-gara Mabuk Arak
Kamis, 17 Juni 2010, 20:19:49 WIB
Laporan: Sopyan Munawar
Diambil dari koran Rakyat Merdeka, 17 Juni 2010
Tasikmalaya, RMOL. Dua wanita tomboy berusia 20 tahun ini bernama Risma, warga Bojong Tritura, Cipedes. Satunya lagi Trisna Hakim (20) warga RE Martadinata RT 06/05 Cipedes, Kota Tasikmalaya. Keduanya terlibat perkelahian hebat. Ya, Risma dan Trisna mabuk minuman keras. Mereka menenggak Arak Kuat Cap Orang Tua.
Akibat perkelahian ini Risma mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit. Tak terima diperlakukan demikian Trisna dilaporkan ke Polresta Tasikmalaya.
Di kantor polisi terungkap, perkelahian itu dipicu karena mereka tengah mabuk. Dan Trisna dituduh orang miskin oleh Risma.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Harso Pudjo Hartono, Trisna akan dijerat pasal 351 KUHP. Tentang penganiayaan. Ancamannya 5 tahun kurungan penjara. [arp]
Informasi dihimpun menyebutkan keempat wanita itu adalah pasangan lesbi. Memang kemana-mana selalu bersama-sama. Meski orang tua Trisna masih di Kota Tasikmalaya. Dia memilih kost. Hal ini dilakukan agar bebas tidak dan tidak ada teguran dari siapapun jika melakukan hal menyimpang.
Ceritanya berawal kala Trisna yang kost di Kebon Tiwu, Empang, Kota Tasikmalaya ini mengajak Giska (26), temannya, minum Arak Kuat, kemarin malam. Jam menunjuk pukul 21.30 WIB. Giska tidak menolak. Beberapa tegukan Arak Kuat membuatnya pening. Tak lama datang Risma bersama Fitri (15). Akhirnya keempat wanita tomboy ini pesta miras. Hingga mereka mabuk berat.
Karena semua dalam pengaruh alkohol mereka tidak terkontrol dalam berucap. Ya, ketika Trisna diolok-olok sebagai orang miskin oleh Risma, ia ngamuk. Terjadi pergumulan hebat. Teman-temannya melerai. Tapi susah dipisahkan. Ugh, Risma kalah. Ia mengalami luka lebam dibagian mata. Selain itu hidungnya berdarah. Ia pun dilarikan ke RSUD Tasikmalaya. Melihat demikian, teman-teman Risma melaporkan Trisna ke Polresta Tasikmalaya. Polisi sigap, Trisna ditangkap ketika tidur di kostannya.
***
Astaga! Gubraks nggak sih baca berita di atas?
Speechless. Aku nggak tau mau ngomong apa. Yang kepikir cuma mau ambil kricikan terus mau dangdutan. Ada yang mau ikut?
Dulu aku suka padamu dulu aku memang suka. (Ya-ya-ya)
Dulu aku gila padamu dulu aku memang gila. (Ya-ya-ya)Sebelum aku tahu kau dapat merusakkan jiwaku. (o-o, o-o)
Sebelum aku tahu kau dapat menghancurkan hidupkuSekarang tak-tak-tak-tak ‘Ku tak mau tak mau tak-tak-tak-tak-tak
‘Ku tak mau tak mau tak (‘ku tak mau tak)
Sekarang tak-tak-tak-tak ‘Ku tak sudi tak sudi tak-tak-tak-tak-tak
‘Ku tak sudi tak sudi tak (‘ku tak sudi tak)Dulu aku suka padamu dulu aku memang suka. (Ya-ya-ya)
Dulu aku gila padamu dulu aku memang gilaMinuman keras (miras), apa pun namamu
Tak akan kureguk lagi
Dan tak akan kuminum lagi
Walau setetes (setetes)
Dan narkotika (tika), apa pun jenismu
Tak akan kukenal lagi
Dan tak akan kusentuh lagi
Walau secuil (secuil)Gara-gara kamu orang bisa menjadi gila
Gara-gara kamu orang bisa putus sekolah
Gara-gara kamu orang bisa menjadi edan
Gara-gara kamu orang kehilangan masa depanMirasantika? (no way…)
Hari gini lesbian masih mabuk-mabukan sampai kehilangan akal sehat?! Kata Bang Roma, “Terrrrlaaaaaluuuu!”
@Sebening Embun, SepociKopi, 2010









BUAHAHAHAHAHAHA.. Bikin maluuuuu akhhhhhhh!!!
Mana ga keren gitu lagi minumannya..
Bener tuw terlaaalu amad sangad buruk mengkomsumsi alkohol nd narkotika dapat menyebabkan kanker , mandul , dan kematian …
ngerusak citra anak beloq yg udh negetif juga di mata umum…
heran..
Ini berita apaan banget sih?? Serius?
OMG… Udah minumnya arak cap orang tua, pake acara mabuk segala, berantem karena olok-olokan, akhirnya diciduk polisi juga…
Ckckckckck.. sungguh potret sista-sista yang ‘membanggakan’ (hoeeekkkk…)
WKWKWK….
wedew! mare bergoyang..
,,malu2in aj oi!
aib bangsa…..
ckckckc…
memalukan….
Ckckckck
TER-LA-LU
*geleng2 kepala 101x*
di tasik yang seperti itu sudah tidak aneh lagi, kadang anak2 belok seperti sengaja menampilkan dirinya
ampun dah. moga tidak ada lagi lesbian yang seperti itu.
Q suka kata2 yg t’akhir..bikind ngakak
:-D terlalululu
fiuh…..
Waaahhh,,,,malu2in….saya sbg org tasik,,,malu eumz….Tp yg saya rasakan ci belokers tasik aman2 sajja….Tp ga tw yg lainnya ci….
Ckckckck…
Memalukan…
Tambah buruk aja nih ntar image anak beloq…
:: tpi jngn trlalu dpojokkn sprti ini, guys…
siapa sih diantara kita yg tdak prnah buat salah,,khilaf ??
mestix kita bantu mereka untk bisa keluar dri masalah… Yg tinggal se-kota mngkin ??
Hellooo sodari2.. Bisa ga sih kata2 ‘beloq/beloqer’ itu dihilangkan/ ga dipake lg?? Risih tau dengernya dan lg itu tuh ga ada keren2nya sama skali. Demen bgt sih mendoktrin diri sendiri belok?? Kesannya apa bgt deh..
@Admin: maaf komennya out of konteks
sorry to say but I have to say …GEBLEK!! seett daahh.
ga elit bgt…parahh…
Ih,,, konyol ya…
tapi hal ini bisa terjadi sama siapa aja kan, gak cuma sama lesbian, jadi.. gak perlu dibesar-besarin deh..
setuju ma R Lee, siapa sih yang gak pernah khilaf..
haha..gw suka gambar ilustrasinya, kereeen!
btw yg menjadi berita kan karena mereka perempuan, terus alkohol dan orientasi seksual mereka. klo anak2 muda remaja pada minum arak, mau dari yg kelas bawah ampe bergengsi yg pada suka rese dan onar banyak. Negara kita kan masih negara macho, mereka takut dengan perempuan, apalagi ada insiden yg kayak gini, tentu bakal dibesar-besarkan, padahal mereka adalah anak-anak yg kurang kasih sayang orang tuanya. Kasihan anak remaja tersebut, bakal tambah berat sorotan karena orientasi seksual mereka, aku berharap mereka diperlakukan manusiawi dalam menjalani proses hukum.
Terdengar norak dan tdk terpelajar..
LOL
seriously.
definitely insane lesbians.
but they had their own reasons, sister.
stay away from alcohol n drugs.
let’s be a clean lesbian.
^^v
@bening: u mad me laugh with ur closing article, sis. good work.
Setuju dgn @Risa
Waduw ga kok ga tau beritanya..
tp benerr.say no to miraz!
Me 2 setuju ma risa..
setuju banget sama risa… harus dihapus itu kata-kata belok!!!
@R Lee:Hehe,,,,sekota jg kan ga tw cp orngnya,,,mndg d doain aja,biar cpt kelar tu ksusnya.
kta belok dgnti jd apa ya?
antara mau ketawa geli atau mengurut dada, say no to drugs ajalah… hari gini mabuk? jd mau dangdutan juga ngga lagi-lagi ahhh…
@deedee: kata belok kita ganti jadi Lurus. hihihii
back to topic: “what a shame” *miris baca nya*
Aku tidak bisa menjudge buruk or not, coz aku tdk dlm kondisi sprt itu. Tp yg jelas, buat aku hidup as lez saja sudah sulit. Sulit utk mnjd yg “seharusnya” bukan yg “sebenarnya kita inginkan” . Jadi better buat sst yg lebih positif buat kita yach sahabat2 ku. Bukan sok bijak, tp memang lbh baik utk menghindari masalah. Wish u all the best sista
@deedee:ga sekota sih.tp gw sering baca tuh koran.wkwkwkwk
iya deh jgn ribut2 lg.malluu..haha
huhahahha dah lama ngggk bca artikel sepocikopi tenyaata artikel nih wiw huahhahahah ,, ngggk tau oi mau bilang apa
Hahahhahaahaha….
Ada yang sadar, nggak, bahwa berita itu seperti sengaja dibuat dengan menampilkan kata “Lesbian” di judulnya untuk menarik perhatian orang saja? Berita tersebut memberi “frame” yang sangat buruk bahwa lesbian memang sering mabuk-mabukan dan berkelahi hanya karena hal sepele. Padahal, penjelasan bahwa mereka lesbian hanya ada di satu baris kalimat yang sumbernya tidak jelas. Kata2 bahwa si X sengaja kost untuk melakukan “perbuatan menyimpang” lebih merupakan asumsi yang tidak disertai bukti. Sementara itu, penggunaan kata “tomboy” berkali-kali” terkesan sengaja sehingga terbentuk frame bahwa yang tomboy itu lesbian dan lesbian itu tomboy.
Kita perlu aware dengan berita-berita seperti ini. Karena selain memprovokasi, berita sejenis juga makin memperburuk citra lesbian hanya untuk menaikkan oplah media yang bersangkutan.
Selain itu, perlu diperhatikan, bahwa sekaqlipun berita ini benar, artikel tersebut telah melanggar privasi dan kode etik wartawan karena menampilkan nama asli (bahkan lokasi tempat tinggal) orang yang bersangkutan. Sedangkan, setahu saya, menurut kode etik, media harusnya tidak menampilkan nama asli tersangka tindak kriminal, tetapi inisialnya saja.
Saya pribadi berpendapat bahwa media tersebut seharusnya juga tidak mengumumkan nama mereka karena itu sama saja dengan meng-coming out-kan orang-orang yang belum tentu mau coming out, ke publik (jika benar mereka lesbian).
“dia memilih kost. hal ini dilakukan agar bebas dan tidak ada teguran dari siapapun jika melakukan hal yang menyimpang” <<< terasa familier, deh (maksudnya nyindir, gitu)
Stuju bgt ma Sky. Ptama x g baca artikel na aj da bkin g enek! Pengen rasanya g lempar pake pake asbak yg nulis thu brita. Bnyak bgt unsur kesengajaan utk menjelek2an kaun L!! Huft
Just be a great L ;p
Setuju sm sky,,,,melanggar kode etik.
Kebetulan saya ketemu scra tdk sngaja dg yg dberitakan d berita tsb,,,,penampilan Trisna tdk bgtu tomboy qo,mlah lbh keliahatan feminim.
Jd tdk harus yang tomboy itu lesbian dan lesbian itu tomboy.
aduhh please deh mnumannya cap orng tua,,,gag maen bgd seh cimaaa ngerakeun wae siah heuh hahahaha
malu2in nama geboyz aza…
Bungkam mulut-mulut orang sekitar kita dengan prestasi, itu baru hebatttttt !!!
Duuuh gusti,lesbiiii lesbiii..haha peace..
Bikin ngakakkk ama miris..
Lesbian tuh di indonesia banyak bangettt yang loser2 model ky gini bikin males..sok jagoan smua padahal ga bisa apa2..
@risa : iy,gw jg stuju tuh..kalo kata belok/beloq/koleb/belokers..hahaha harus dihapusin..norak dan ga ada kaitan apa2 ama lesbian..
Kalo mau belok ,sana di perempatan ajah,peace!
@cape,, stuju deh sm pendapatnya..
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments