Home » S.O.S!, Sepocikopiana

S.O.S!: Sakit Nih!

15 May 2010 67 views 11 Comments

sick_by_meppolOleh: DoMba

Percakapan suatu pagi melalui sebuah telepon seluler…

Dokter: Mbah, hari ini saya gak bisa buka klinik. Mbah praktek sendiri aja ya.
Mbah: Heh? Waduh!!
Dokter: Kenapa, Mbah?
Mbah: Baru aja saya mau telepon dokter. Keduluan deh. Saya juga gak bisa buka praktek hari ini. Saya sakit nih, Dok.
Dokter: Wah, kok sakit bisa bareng begini ya? Mbah sakit apa?
Mbah: Kepala saya cekot-cekot, Dok. Pusing banget. Nggak bisa nerawang apa-apa.
Dokter: Hmm… saya malah sudah seminggu ini sakit mata dan sakit kepala. Nggak bisa mikir buat nentuin resep pasien.

Dokter dan Mbah sama-sama terdiam selama beberapa detik. Lalu tiba-tiba…

Dokter: Mbah!!
Mbah: Aduh, gak usah teriak-teriak dong. Kuping saya masih normal kok.
Dokter: Maaf, Mbah. Terlalu bersemangat. Saya tahu penyebab sakit yang kita alami ini.
Mbah: Oh ya? Apa itu, Dok?
Dokter: Mbah ingat gak waktu kita bahas email yang kita terima selama beberapa bulan terakhir ini?
Mbah: Apa hubungannya?
Dokter: Aduh, Mbah gimana sih? Kan Mbah sendiri yang waktu itu pusing tujuh keliling terus saya jadi ikut pusing 10 keliling.
Mbah: Oooh iyaaa! Saya ingat sekarang!
Dokter: Kalau udah sakit begini jadinya gimana coba? Nanti pasien pada terlanjur datang.
Mbah: Gampang, Dok. Kita… sst… sst…

Dokter dan Mbah bisik-bisikan rahasia takut dicuri idenya sama yang dengar. Dan percakapan rahasia itu pun membuahkan hasil…

PENGUMUMAN
Diberitahukan kepada seluruh pasien Klinik SOS bahwa hari ini Mbah De Ni dan Dokter Jo gak bisa memberikan pelayanan apa pun termasuk pelayanan di ranjang. Kami lagi sakit. Sakit kepala dan sakit hati.

Semua ini berhubungan dengan banyaknya email masuk yang ditujukan kepada kami melalui redaksi SepociKopi, dengan ini kami beritahukan bahwa sebagian besar dari email-email tersebut merupakan penyebab sakit yang kami alami secara bersamaan dan bersifat akumulatif. Adapun ciri-ciri email pembawa penyakit tersebut adalah sebagai berikut:

1. Email dikirim dengan susunan kata yang terlalu banyak mengalami penyingkatan. Maksudnya sih mungkin biar irit bisa jadi satu layar kalau dibaca. Tapi yang menjadi satu layar di handphone ternyata menjadi panjang jika kami uraikan dalam bahasa manusia.

2. Email dikirim dengan susunan kalimat yang menggunakan bahasa alay sehingga membuat kami terpaksa memicingkan mata dan mengerutkan hidung saat berusaha menterjemahkan bahasa alay tersebut ke dalam bahasa Indonesia.

Memikirkan jawaban untuk pertanyaan saja sudah membuat kami lupa duduk kalau lagi ngantri, lupa makan kalau lagi tidur, lupa marah kalau lagi gajian, apalagi jika kami harus merevisi pertanyaan secara total?

Kami masih menerima email tapi kami gak bisa buka praktek hari ini. Kalau udah terlanjur datang, silakan godain suster yang jaga di depan. Suster itu cuma bisa ngesot jadi hati-hati ya.

Demikian pengumuman ini. Untuk selanjutnya kami nggak akan melayani pasien dari luar angkasa, karena meskipun kami peranakan luar angkasa tapi beneran deh kami sama sekali gak ngerti bahasa luar angkasa.

Salam tempel jidat,
Dokter Jo yang keren dan Mbah De Ni yang caem.

@Frizzy Jo, De Ni, SepociKopi, 2010

11 Comments »

  • lee said:

    wkwkwkwk,aduw kasian si mbah n dokter.gara2 alay jd pusibg begini.

  • Loli pop said:

    HA HA HA HA HA. . . . . . dikira gering nyaanan rupan’y sakit jiwa dan raga, hahaha cep cep nih gw kasih resep:
    siapkan 2 siung bwng putih,
    2 siung bwng merah,
    peds biji secukup’y,
    jinten,
    katuncar,
    kunyit,
    cengek 5 biji,
    ples nasi pulen 2 piring,
    (resep nasi goreng)
    slamat mencoba, , , hehe

  • Eva said:

    Mudah”an cepet sembuh deh,
    cz aq plg ska ma S.O.S

  • T4nk said:

    Wqkqkqkqk….
    Cepet sembuh ya DoMba,,,,

    Tampakny bahasa alay tu emang sering jd sumber penyakit deh……
    :p

  • Jona said:

    CmUgH4 LeK4sD cMbuGh yaWh! MaRi bErk4uWanDh! *langsung pingsan

  • Yaaku said:

    waduw…mbah dokter sakit?gara2 kita2 yang alay,kacian..muga2 cepet sembuh deh,kasian sama pasien yang lain.

  • Dree said:

    wahhh mbah ama dokter cepet sembuh dech.
    agar supaya kembali waras dan membaca e-mail2 nya dan dapat memberimasukan yang mumpuni.
    salam kenal yah.
    Dree

  • Carmen said:

    wah kasian.. tp jg kecewa… penggemar SOS buangettt ni…
    Alay shoo shoo jgn bikin sakit mbah n dokter dong

  • PXM said:

    suka dengan penyajian article ini untuk memberikan pengarahan supaya menulis email atau curhat tidak menyingkat-nyingkat kata atau alay… apa pada bosan kali ya menulis dengan susunan yang lengkap? hehehe

  • ochi said:

    hahhaha kirain apaan hihihiih

  • rani said:

    hahahaha…misi numpang ktawa.tp isi nggk update tiap hari.da beberapa hari br da isinya uuuh

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.