Home » Puisi, Seni Budaya

Puisi: Bulan Cokelat

3 May 2010 200 views 13 Comments

Bulan Cokelat
Oleh: Bianca Timmerman

Lonte kecil lonte cokelat
Namamu artinya bulan. Apa wulan apa chandra
Napasmu dulu bau tahi burung camar kini wangi vodka
Kriwil-kriwil kena besi panas, tadinya rambutmu bebas berkibar angin
Bibirmu kasar sabut kelapa sekarang lembut rasa stroberi
Punggung dadamu tak terbalut kain
Kaku lidah itu bilang “blush on”
Kejang telunjuk dan jari tengahmu mengempit rokok
Memanjat naik naik naik
bersama dengan mereka yang selendangnya juga tipis-tipis
batang pinang yang ujungnya tergantung uang dan mata masyarakat

Lonte kecil lonte cokelat
Segar dan merah jambu kamu seperti soda gembira
Pasti kalau mengangkang kau rancu
Bawa sini lenggang pinggulmu, aku beli
Lebih baik aku daripada tua-tua itu
jenggot-jenggot mereka busuk dan penuh kutu
Kupiara kamu sini
Kasih makan kasih buku
“Kak,” kau panggil aku
“Dik,” kupanggil kamu. Maafkan aku belum bisa bikin sekolah.

Tentang Bianca Timmerman:
Out and proud lesbian, penyuka hak tinggi namun berkuku pendek, menyelesaikan sekolah fashion design meski kemudian memutuskan untuk menjadi penulis dan penerjemah. Meskipun tulisannya belum banyak diterbitkan, ia menulis karena ia mencintai kata-kata dan perempuan.

13 Comments »

  • Grey said:

    Seperti biasa. Great Poem. I like it.

  • shahaja said:

    It’s a sad story, but that’s real life! Beban itu berada di pundak kita, hanya apabila kita mau menyadarinya . . . sedangkan aku sibuk mengangkat diriku sendiri ??

  • ochi said:

    mau dong kenalan sama bianca .
    hai bianca :)
    kita sama2 suka nulis tapi kamu jago nulisnya :)
    kereeeeennn

  • Arie Gere said:

    i love this, bianca.

  • Zorra said:

    Baguz..

  • ade rain said:

    great poem!

  • Adis said:

    Is it ”bibiy?”
    If yes then i like her writing always stright to the point and KEEP HONEST bibiy….

  • Amber said:

    Great poem.
    salam kenal…

  • ade said:

    bagus k’..terasa bebas spt siratan jiwa! :)

  • samuel said:

    Hmm, puisinya bagus banget.. I love it.. :)

  • dorice arnie said:

    wow…kata2 yg tjalin sgt mgigit! i like tiz poem >_<d

  • Rie said:

    “Sarat..nilai seni”

  • tiara said:

    love this!
    :)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.