SOS: Partnerku Galak Kayak Preman
DoMba yang lembut hatinya,
Aku ngefans berat deh sama DoMba berdua. Ya meskipun DoMba berdua gayus eh jayus banget sih. Aku pikir meminta saran dari DoMba adalah keputusan yang tepat. Kenapa aku mikir kayak gitu, karena aku tahu DoMba berdua juga mantan preman yang udah insyaf jadi hatinya sekarang selembut bulu domba, iya kan, DoMba? *Berharap semoga keputusanku gak salah*
Begini DoMba…
Aku sayang banget sama partnerku, seorang butch tulen. Aku selalu merasa aman kalau jalan sama dia. Tapi lama-lama rasa aman itu hilang oleh ketidaknyamanan. Bukan kenapa-kenapa sih, cuma kok setiap jalan sama partner bawaannya selalu khawatir kalau perjalanan kami akan berakhir dengan pertengkaran. Bukan kami lho yang bertengkar, tapi partner yang sering banget berantem sama orang lain. Bisa sama teman kami bahkan dengan orang lain yang tidak kami kenal.
Partnerku ini terlalu protektif sama aku. Saking protektifnya, kalau dia merasa ada orang lain yang mau ganggu aku, langsung deh dia berubah jadi Kamen Rider. Kejadian terakhir ini bikin aku sampai di titik nggak sanggup lagi menghadapi sikapnya.
Saat itu kami sedang makan malam di sebuah warung tenda sambil ngobrol. Nah, entah darimana awalnya, tiba-tiba partner berdiri dan nyamperin seseorang. Aku nggak sempat tanya, tahu-tahu keributan terjadi. Bahkan sampai tuh orang ketakutan karena mau ditonjok sama partner. Setelah diusut ternyata masalahnya sepele, DoMba. Partner merasa orang itu main mata sama aku. Kalau orang itu sih ngakunya dia gak berbuat apa-apa. Tapi memang aku sempat ngeliat kalau orang itu ngedipin mata ke aku, sih.
Tolong sarannya, DoMba. Gimana cara aku ngomong ke partner agar dia bisa melunakkan sikapnya yang agak brutal, karena aku gak mau ngerasa pacaran sama preman yang dikit-dikit main kasar. Terima kasih ya, DoMba.
Yang lagi takut,
Lana
Jawaban Dokter Jo
Lana yang lagi takut,
Jangan takut jangan khawatir, ini cuma bunyi perkutut bukan bunyi petir. Keputusan kamu gak salah, kamu harus yakin sama kredibilitas kami berdua. Cuma, mungkin saya perlu melakukan klarifikasi nih.Yang mantan preman itu si Mbah, bukan saya. Tapi kalau yang lembut hatinya emang saya sih J
Membaca surat kamu, saya langsung bisa tahu apa masalah yang sebenarnya terjadi pada sikap partner kamu. Dan menurut saya, ini sih nggak ada hubungannya sama premanisme. Sebelum selesai membaca sampai akhir surat kamu ini, saya sempat berpikir mau minta kamu buat ngajak saya ke warung tenda yang kamu ceritakan itu. Namun setelah selesai membacanya saya mengurungkan niat. Alasan pertama adalah saya gak mau nanti saya yang keren ini digebukin sampai bonyok oleh partner kamu karena dia cemburu sama saya. Alasan kedua karena saya sudah tahu inti masalahnya tanpa harus melakukan rekonstruksi di TKP, tempat kejadian perkara.
Bisa saya simpulkan kalau partner kamu itu termasuk salah satu orang yang sok tahu. Dia berasumsi kalau orang yang mau dia tonjok itu sedang main mata sama kamu. Padahal kalau saya analisa, orang itu sedang menderita cacingan. Makanya dia senang mengedipkan matanya. Coba kamu ingat-ingat, pasti dia nggak cuma sekali doang mengedipkan matanya tapi berkali-kali.
Kesimpulan kedua adalah partner kamu memiliki imajinasi kalau dia adalah seorang Super Hero. Bukan tidak mungkin kalau sosok yang dia impikan adalah menjadi seorang Kamen Rider. Coba kamu perhatikan deh, sebelum melakukan kekasaran dia sempat meletakkan tangan kirinya di pinggang dan mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi nggak? Kalau iya, berarti kesimpulan saya nggak salah.
Saran saya, lain kali setiap jalan sama partner, jangan lupa selalu membawa kamera saku di tas. Saat melihat partner menunjukkan gelagat hendak “menerkam mangsa”, kamu langsung berjalan cepat mendahuluinya sambil menyiapkan kamera untuk membidik aksinya. Setelah berhadapan dengan partner, langsung katakan “Sayang, tahan posisi itu ya, aku mau ambil foto kamu dengan posisi itu.” Kalau perlu kamu atur gaya posisinya sehingga hasil foto lebih maksimal.
Saya berani jamin, emosi partner kamu akan surut seketika terhadap sasaran semula. Tapi saya nggak berani jamin kalau emosinya justru beralih ke kamu ya. Anyway,
toh kamu udah berhasil mendapatkan foto partner dengan gayanya yang keren.
Tinggal dikomersilkan deh, lumayan kan buat penghasilan tambahan. Selamat mencoba saran saya ya.
Salam hangat,
Frizzy Jo
Jawaban Mbah Deni
Sebenarnya ada banyak faktor yang membuat seseorang menjadi overprotektif. Untuk mengatasi masalah partner kamu ini, tentu kamu harus tahu apa penyebab utama mengapa partner menjadi begitu overprotektif. Rasa superior yang berlebih bisa membuat partner menjadi sangat overprotektif. Partner menganggap dirinya kuat dan memandang kamu lebih lemah sehingga patut dilindungi. Hal ini bisa terjadi apabila selama ini secara tidak sadar kamu menunjukkan sifat manja kepada partner.
Misalnya kamu langsung teriak-teriak dan guling-guling di jalan tol cuma karena di sepatumu ada kecoa, atau kamu nangis sambil jenggutin rambut cuma karena ada orang yang ngatain bibir kamu dower. Intinya secara nggak sadar kamu sering banget ketakutan atau ngeluh hanya untuk hal-hal kecil. Hal ini sudah tentu membuat partner menganggap kamu benar-benar lemah dan tidak bisa membela diri sendiri. Nah, kalau partner kamu menjadi overprotektif karena hal ini, cobalah yakinkan partner bahwa kamu adalah perempuan yang sangat mandiri.
Mulailah mengerjakan banyak hal sendiri, mulai dari mencuci mobil hingga mengganti ban mobil yang kempes. Tunjukan juga kepada partner bahwa kamu cukup tangguh untuk menjaga dirimu sendiri, jadi kalau nanti ada orang yang kedip-kedipin mata ke kamu langsung saja colok matanya tanpa harus menunggu reaksi dari partner. Nah, sekarang kelihatan tuh bahwa kamu lebih superior dari partner, dengan begini mungkin partner tidak lagi overprotektif tapi justru butuh perlindungan dari kamu.
Faktor lain yang juga bisa membuat partner menjadi overprotektif adalah ketidakpercayaan. Partner tidak yakin bahwa kamu adalah orang yang sanggup menjaga kesetiaan sehingga partner memasang signal kuat terhadap orang-orang yang dipandangnya bisa membuat berpaling. Jadi jangan heran kalau partner menjadi sangat overprotektif saat ada lelaki atau lesbian lain yang mencoba mendekati kamu. Nah, kalau benar hal ini yang menjadi penyebab partner kamu menjadi overprotektif, cobalah kamu yakinkan partner bahwa kamu adalah perempuan yang setia. Saat kalian jalan berdua tunjukkan bahwa kamu bener-bener fokus cuma kepada partner, jangan lirik kanan kiri, kalau perlu kamu pakai kaca mata kuda.
Kebanyakan orang juga bisa menjadi overprotektif karena trauma masa lalu. Mungkin saja di masa lalu partner pernah mengalami tindakan kekerasan dari orang-orang disekitarnya. Mungkin dulu partner pernah ditampar nenek-nenek, diketawain kakek-kakek atau digodain om-om. Mungkin juga dulu partner pernah dilirik sama cowok yang ngaku-ngaku dirinya pisang, jelas hal ini membuat partner shock sebab dia kan bukan monyet. Nah, efek trauma masa lalu inilah yang membuat rasa sayang partner diwujudkan dalam bentuk sikap penuh perlindungannya. Dia tidak ingin kamu mengalami kekerasan yang pernah ia alami.
Cobalah sesekali membicarakan hal ini dengan partner, yakinkan dia bahwa kamu akan baik-baik saja, dan bahwa semua trauma yang pernah partner alami tidak akan menimpa kamu, karena tiap orang mempunyai pengalaman hidup yang unik. Jadi nggak mungkin kamu ditampar sama nenek-nenek juga, secara kan nenek yang nampar partner waktu dia kecil adalah nenek kamu. Hihihihi, jangan-jangan bener nih gara-gara ditampar nenek kamu, partner jadi ketularan galaknya. Ampun nek! jangan tampar Mbah, nek! Mbah anak baik-baik eh kakek eh nenek baik-baik, nek!
Selamat mencoba.
Mbah De Ni









HAHAHAHHAHHAHAHA lucu abis… go preman!! go DoMba!!
Wakakak! Lana, cowok eh butch lo itu hormonnye kaga seimbang kali yeh scara dia mendadak suka emosi meledak2. Soale gw jg model kaya gtu, suka murka yg ga jelas. But eniwei, gw suka tawa2 ndiri nih baca jawaban2 DoMba di SOS…heheh. Lam kenal yeh!
wkwkwkwkw..XD
lucu..lucu
bisa ngakak sendiri bacanya !!
sarannya…ya boleh juga..
buat domba, semoga makin gokil ajah !!
butch banget iiiiiiiiiiiiiih serem ngggk da sisi cew nya lagi ,,,mending ma andro aja hahaha,,,ngggk nyambung ya hahah
wah bikin ngakak nich……Solusiny,btw…kyen..’kyen…
wkwkwkwkwk solusi yang cerdas n menghibur domba..
lana juga yang hrs ambil sikap. skali-kali lah menentang langsung klo gak suka ma sikap partner nya…
hahahahahahaahahahahahaha…. sarannya lebih parah dari kasusnya…
anyway Lana, coba deh klo partnermu lagi emosi, peluk n bilang “ayank ganteng deh klo lagi ga marah, hehehe. kali aja ga jadi marahnya, or malah marah… peace…”
lam kenal yah
Mantap tu,,bisa sering2 bkin p’tunjukan. Kalau partner nya ud b’aksi(apalagi d tempat umum),kumpulin duit dari org2 dsitu yg n0nton.
Smwa hal yg t’jdi psti ada hikmah/mamfaat nya. dlm hal ini, bs nambah keuntungan..
Hehehe,
Wkwkwkwk..lucu bgt, like this a lot dech.. ide kaca mata kuda nya boleh juga biar partner fokus sm kita. Kira2 kaca mata kuda yg lucu-lucu bisa dibeli dmn ya?? :p
wkwkwkwkwkwkwkwkkw
wkwkwkwkw..XD
lucu..lucu
bisa ngakak sendiri bacanya !!
sarannya…ya boleh juga..
buat domba, semoga makin gokil ajah !!
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments