Home » Relationship, Sepocikopiana, Your Story

Gadis Kesayanganku

15 April 2010 174 views 14 Comments

Girl_by_AsielchanOleh: Fly High

Sejak kecil aku tidak pernah menemukan sosok lelaki dalam hidupku. Ibu dan bapak sudah bercerai. Bapak memiliki gangguan kesehatan, penyakit epilepsi. Sejak bercerai dari bapak, ibu selalu membawa beberapa laki-laki ke rumah. Aku sungguh tidak mengerti mengapa selalu ada sosok laki-laki berbeda dalam hidupku, aku hanya memendam pertanyaan itu sendirian.

Aku adalah anak satu-satunya dengan latar belakang keluarga yang sederhana. Karena kesepian, aku memanfaatkan layanan SMS untuk mengirimkan SMS ke nomor yang bahkan tidak aku kenal. Memang sedari dulu penampilan aku sangat jauh dari kesan feminin, sehingga mungkin tidak ada laki-laki yang mau mendekati aku. Sebenarnya ibuku tidak pernah keberatan atas gayaku berpakaian. Dia hanya sesekali berkata “Pakai baju perempuan dong”, tapi aku tidak pernah mematuhi perkataannya.

Hari berganti hari, aku semakin merasa sendiri dan sepi, lalu membuatku dekat dengan teman perempuan satu sekolah. Aku merasa sangat nyaman dekat dengan dia, merasa kalau ia sangat perhatian terhadap apa yang aku kerjakan dan lakukan. Ini adalah hal yang tidak pernah aku dapatkan dari laki-laki. Tanpa sadar aku mulai menikmati perbincangan lewat SMS dan telepon dengan perempuan itu. Peristiwa ini semakin berlanjut hingga Aku semakin terbuai dengan hubungan seperti ini.

Aku mulai membuat akun-akun palsu di Friendster dan Facebook dengan memakai wajah lelaki untuk sekedar menggoda perempuan yang tertarik pada foto yang tertampang. Beberapa terkesima dan jatuh hati. Dan salah satu dari mereka adalah perempuan yang sampai saat sekarang aku cintai. Mungkin awalnya dia terpesona melihat ketampanan dan keelokan wajah si lelaki yang fotonya aku tampilkan di profil tersebut tetapi pada akhirnya, lambat laut kami menjalani hubungan tanpa pernah bertemu, hanya melalui chatting, SMS, dan telpon. Dia tidak menaruh curiga sebelumnya mengapa aku selalu mempunyai alasan ketika ia ajak untuk bertemu. Namun lambat laun dia mulai merasakan adanya hal yang tidak beres dan wajar terjadi selama nyaris dua tahun hubungan asmara kami.

Ia selalu menangis, tatkala aku selalu menyakitinya karena tidak pernah hadir dalam kesehariannya sampai pada hari spesialnya. Merasa tidak lagi ingin menyakitinya, aku berkali-kali memutuskan hubungan cinta kami. Saat ia mulai terlihat dekat dengan sosok pria, aku selalu hadir dan memupuskan hubungannya dengan banyak laki-laki sehingga ia selalu saja memilih aku. Mungkin karena elok wajah dan harta yang aku perlihatkan di beberapa foto (yang sesungguhnya bukan milik aku).

Suatu hari, dia menangis hebat, meminta kejelasan atas siapa diri aku sebenarnya. Entah karena emosi, aku memberi pengakuan bahwa aku adalah perempuan yang sangat mencintainya. Seseorang yang berjenis kelamin sama dengannya, sungguh cinta, entah sebesar apa padanya. Dia mengajakku bertemu. Sungguh aku sangat gemetar melihatnya secara langsung. Dia sangat cantik di mataku.

Hingga sekarang, hubungan nyata ini sudah hampir berjalan tujuh bulan. Semakin lama keluarga dan teman-teman dekatnya mulai merasakan hal yang aneh bila ada kehadiranku di dekatnya. Aku selalu ingin pergi dari hidupnya. Tapi entah karena cinta atau butuh, dia selalu menghalangi setiap langkah ketika aku ingin pergi darinya.  Kerap kali kujumpai SMS mesra di teleponnya – bukan dari perempuan, tetapi dari laki-laki yang sepertinya juga memuja keelokan parasnya. Hal ini membuat aku geram, tak jarang kuluapkan amarah dan hinaan padanya, kata-kata kasar selalu kuhujani di setiap emosiku terbakar.

Tetapi, dia selalu bilang, bahwa ia membiarkan lelaki itu ada di hidupnya untuk membuat orang-orang lain percaya bahwa dia masih seperti gadis yang dulu, yang orientasi seksualnya “normal”, tidak sepertiku. Aku sangat mencintainya, apapun yang dia minta selalu akan aku penuhi meski mengorbankan banyak hal – orang, maupun keluarga. Aku kehilangan hampir semua orang terdekatku karena selalu ingin bersamanya, berjuang untuk kesenangannya.

Ia selalu melihatku dengan tajam, menciumku dengan sayang walau masih terasa kaku. Jangan kau bayangkan ciuman erotis antara laki-laki dan perempuan dengan nafsu yang membara. Itu tidak pernah terjadi pada kami. Dia hanya mengecup bibirku tanpa pernah kubasahi bibirnya. Kupeluk erat dan kuciumi badannya. Kuraba seluruh tubuhnya hanya untuk selang beberapa menit, tidak lebih. Ia selalu tersentak seakan sadar bahwa ini tidak seharusnya terjadi.

Aku hanya ingin kebebasan, kebebasan akan cinta. Apakah aku akan membiarkan ini terjadi dan berlangsung sampai di mana ia menemukan sosok lelaki yang dapat menggantikan tempatku, lalu menikah? Atau kuhentikan semua ini dan berharap semua semudah aku berkata “STOP”? Entahlah. Biarlah waktu yang akan menjawabnya.

@Fly High, SepociKopi, 2010

14 Comments »

  • lok said:

    hahaha,,,putuskan dan pilih,,jangan bohongi diri kamuu,,, hubungan seperti akan sangat sulit di lakukan butuh pengorbanan yang luar biasa besar,,, soo putuskan dan pilihlah

  • Joe said:

    Kalo fly emg bneran cinta dan mau ttp ama gadis itu,
    fly hrz ykin kL fly yg trbaik buat dy & bs ngebhagiain dy,
    jg dy baik2,
    lakukan yg trbaik yg fly bs,

    jgn smpe kL ada mslh ato mrsa udh nyakitin dy,lnsg pergi gtu aja,
    krn itu akn lbh mNykitkn lagi buat dy, . .

    Smg kalian langGeng ^_^

  • j.maroon said:

    mgkn sudah waktunya mendapatkan penggantinya

  • j.maroon said:

    semangat!!!

  • kenika said:

    apa kamu g cape ma hub yang kayak gitu????
    tapi apapun keputusanmu
    moga itu memang yang terbaik untukmu fly

  • A. Krisna said:

    Fly,
    hari ini seorang teman mengingatkanku akan sesuatu, bahwa perempuan sangat mengutamakan perasaannya, wanita tidak akan bisa bersama dengan lelaki yang tidak dy cintai sedangkan lelaki bisa hidup bersama dengan perempuan yang mngkin tidak dicintainya. Jadi gw setuju banget dengan Jo, berhati – hatilah mengucap kata bcoz’ women forgive but they not forget. Jika emang sayang dan cinta padanya, putuskanlah, bersamanya dan jagalah dy dengan baik, jgn selalu menuruti emosi sesaat.
    No body perfect but both of u can make perfect relationship.

    Regards,

    Krisna

  • Lafé said:

    I thnk dat ur partner is not ready 4 dat kind f relationship n still confused a/her sexual orientation.

  • Rie Y said:

    ya…sprtny akn sulit sekali,Tp ykn aj ad jln yg lbh baek unt x an.
    ttp semangat…!!!!

  • Adis said:

    Hmm Fly,i know that it is so hard,but in my opinion she’s not really in love with you Fly.
    I ever faced situation like what you have now.
    You better leave her and find another one who can accept you….
    I think she is a hetero one, cause you and her never too ”far” in building this relationship.
    There are many ”fish” in the sea Fly…
    otherwise, you can stand with this situation…

  • Yaaku said:

    kl aku sependapat dg Adis,gadis kesayanganmu itu hetero,tapi itu smua terserah kamu mw lanjut ato break,sulit memang klo dah sayang sama seseorang.

  • vallent said:

    beuh nie kisah yg sedang q alami…perih&frustasi bila qt ditinggalkan olh orang yg teramat qt cintai

  • widya said:

    Dlm cerita kamu,tokoh perempuan yg kamu cintai itu, hampir sama perannya dgn aq.aq jg sprti itu,begitu dicintai ol.seorang cew lesbi.dia memberika sgalanya untku,apapun yg kuminta dia turuti,aq slalu mengujinya dgn berbagai hal,tp dia g prnh mnyrh&bhti menyayangiku,aq tau cinta dia tulus,tp syg aq g bs membalas cntnya.aq sll ingin mnymbut cntnya,tp hatiku sll menolak tiap x aq pgn ngungkapin kt cinta m dia,,,aq gd keinginan mencintai dia,tp aq jg g pgn dia meninggalkan aq.aq pgn memiliki dia tp aq g ingin dia menguasai aku.aq mmng jahat, tp apa dayaku,aq g mampu mencintainya

  • defit said:

    hmm..gw prnh jd dua2nya.Sosok yg mencintai sangat dan dicintai sangat!Keduanya melelahkan krn pada saat gw “terlalu” cinta,perempuan itu merasa gerah ingin pergi tp sll ga bs krn dia ga bs liat gw trsakiti (gw tau stlh pisah) dan saat gw terlalu dicintai..gw merasa ada aj yg ngganjel,ada yg salah tp gw ga bs prg bgt aj..
    gw akhrny brpkir,sbnrny cinta btuh udara,ruang brnapas dan brpkr ga melulu disesaki dgn prhatian..so fly..gv her a chance to talk evrythng wht’s in her mind..biar nti ngjlninny lbh enak..:)

  • Ely said:

    tetap berjuang fly…
    kl belum terlambat berani tanyakan kepadax ap maux jika dy emg gk bs jalanin ini tinggalkan aj.. moga km bs dpt org bs menerima n mencintai km ap adx… berani berkorban demi cinta…… Hidup lesbian Hidup cinta

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.