On Love Affair
Oleh: Sarah
Aku pernah berselingkuh. Hubunganku dengan partner diawali dengan perselingkuhan. Aku sedang menjalin hubungan jarak jauh dengan seorang perempuan di Jogja ketika aku menerima pernyataan cinta darinya. Aku tidak akan memberikan alasan kenapa aku berselingkuh karena perselingkuhan tidak bisa diterima dengan alasan apa pun. Partnerku juga berselingkuh. Statusnya bukan single ketika menyatakan cinta padaku. Dia pun tidak layak untuk memberikan alasan, perselingkuhan tetap perselingkuhan. Partnerku putus dengan mantannya tidak lama setelah kami berdua jadian, sementara aku diputuskan karena mantanku tahu soal perselingkuhanku. Kata putus lewat makian di Facebook. Aku tidak marah, karena memang dia yang berhak untuk marah.
Tahukah apa yang paling ditakutkan ketika cinta diawali dengan perselingkuhan? Tentu saja perselingkuhan selanjutnya. Ada yang bilang perselingkuhan itu seperti drugs, bikin ketagihan. Sekali berselingkuh maka keinginan untuk berselingkuh akan kembali hadir. Mungkin benar. Karena ini bukan pertama kalinya aku berselingkuh. Sebelumnya aku juga pernah berselingkuh. Entah kenapa aku senang mencari hati perempuan yang sedang kosong, padahal aku sedang mengisi hati seorang perempuan. Aku tetap tak akan memberi alasan, perselingkuhan tak layak memberikan alasan.
Aku hanya mencari, itu saja. Mencari cintaku. Memang aneh sih, cinta dicari lewat perselingkuhan. Hanya saja sulit menolak rasa ingin mengisi hati seseorang yang kosong, mungkin dia yang terbaik untukku. Ini bukan alasan, tapi inilah kenyataanya. Aku tidak pernah merasa nyaman berselingkuh, apalagi ketika aku tahu selingkuhanku bukan cinta yang aku cari. Diiringi makian partner dan selingkuhan yang kesal karena perselingkuhanku, aku pun kembali mencari hati yang kosong. Kadang terkesan terburu–buru, tak ada kesempatan untuk mengenal pasangan hingga perasaan sering kali terasa hambar, pada akhirnya aku ingin kembali berselingkuh.
Aku tidak ingin menjadikan cinta sebagai ajang perselingkuhan, aku tidak ingin berselingkuh lagi sekarang. Aku sudah menemukan cinta yang aku cari. Seseorang yang bisa membuatku tidak ingin mencari hati yang baru. Aku tidak tertarik mengisi hati perempuan lain. Cintanya sederhana, dia pun sosok yang sederhana tapi dia mampu membuatku merasakan rasa yang menakjubkan.
Tidak dapat dipungkiri bahwa hubungan ini tidak selalu manis. Perasaan takut sempat menghampiri rasa kami masing. Takut akan sebuah perselingkuhan. Aku sering ditumbuhi rasa cemburu yang besar ketika aku tahu dia masih berhubungan dengan mantan atau perempuan yang pernah dia cintai. Aku sudah tidak pernah berhubungan dengan perempuan–perempuan di masa laluku, tapi kenapa dia melakukannya?
Penjelasan yang diberikan tidak cukup untukku. Aku marah, kesal, merasa dia tidak sepenuhnya mencintaiku. Hal–hal kecil yang berhubungan dengan cintanya dulu mampu membuatku terbakar emosi. SMS yang tidak sengaja kubaca, email masa lalunya, komen di Facebook, atau saat aku mendengar dia menyebut namanya. Aku selalu marah, ingin rasanya meledak.
Dia pun sama, takut aku berselingkuh. Bukan dengan perempuan-perempuan di masa lalu, tapi dengan orang baru yang kutemui. Dia bilang kemungkinan aku untuk mendapatkan cinta baru selalu terbuka lebar. Di tempatku bekerja banyak lesbian, walau sebenarnya aku tidak terlalu mengenal mereka karena kebanyakan mereka bekerja di bagian produksi. Teman kosanku juga ada yang lesbian. Teman–teman lesbiannya sering datang menemuainya. Partnerku bilang bisa saja salah satu dari temannya akan menarik hatiku.
Aku punya beberapa teman dunia maya yang cukup intens berhubungan, baik via Facebook, chatting, atau sms. Aku ingat suatu malam di mana partner mengatakan kata break. Hari itu aku pergi dengan seorang teman lesbian ke Depok mengikuti pertemuan komunitas lesbian di sana. Partner tahu bahkan dia yang mengantarku sampai stasiun kereta dan menemui temanku. Malamnya dia tetap saja memutuskanku secara halus. Kami memang tidak jadi putus, tapi kejadian itu sempat membuatku terluka.
Hubungan yang diawali perselingkuhan memang terasa sulit. Salah satu yang menjadi dasar cinta adalah kepercayaan, tapi aku dan partner justru mengawali hubungan dengan mengkhianati kepercayaan yang sudah lebih dulu kami pegang. Kami sadar ini tidak baik dan kami ingin memperbaikinya. Aku dan partner mempunyai dua pilihan. Membiarkan pikiran tentang perselingkuhan menghantui hubungan kami atau membicarakannya secara dewasa dan menjadikan hubungan ini menjadi semakin manis. Dan kami memilih pilihan kedua, tentunya.
Sulit memang, apalagi aku sulit mengontrol emosi. Sering terbawa suasana yang tidak jelas dan gampang meledak. Aku tidak bisa memaksa partner untuk selalu mengertiku. Dia juga perempuan yang mempunyai hati dan marah jika emosiku kelewatan. Usiaku yang lebih muda empat tahun darinya tidak bisa selalu kujadikan alasan agar dia bersikap lebih dewasa. Kami harus belajar untuk lebih saling mengerti. Kami saling mencintai, dan aku yakin itu cukup sebagai modal awal untuk menghapuskan ketakutan karena bayang bayang perselingkuhan.
Hubungan kami masih terbilang singkat, masih banyak yang harus dibenahi. Aku tidak punya keinginan muluk-muluk, aku hanya ingin tetap bersamanya. Masalah akan selalu muncul, karena begitulah hidup, tapi ini akan kami hadapi bersama.
@Sarah, Sepocikopi, 2010









wew , ituu samaa ky crittakku …
tp beda ending …
endingQ qt ptusss nd jd kk adekk doang ,,
Hmm..gitu ya sar? bukan soal karma kan? ^_*
Semua masalah bisa diselesaikan dgn bicara, apapun!
Gunakan azas praduga tak bersalah sm partner, hehe…
Kalian renungkan baik2.
Cari 1 hari aja untuk saling cerita apa yg kalian takutkan selama ini. Mgkn dg saling cerita, kalian akan mengetahui ketakutan masing2. Tp jgn hanya cerita ttg ketakutan kalian, ceritakan bgmn kalian senang2 pd saat berdua.
Cinta itu datang krn terbiasa.
klo udh kena batux biasax br nyesel,, aduh selingkuh ko bs byk gt ya..ap ga puyeng?? ambil hikmah dr ksalahan2 sblmx, kalo perlu minta maaf sm yg udh diselingkuhi, gmn rasax diselingkuhi sm pcr qt apalagi klo qt udh syg bgt? pasti pahit plus perih kan?? sorry2 aj nich tp menurut gw org yg berselingkuh sampe berkali-kali org yg gak pny hati…gak pny otak jg x y?! egois bangettt.. hny memuaskan nafsux tnp memikirkan dampakx pd org lain.. gw kok jd emosi y,, ju2r gw prnh jd selingkuhanx se2org yg lalu amat gw cintai tp gw jg sadar prasaan cinta gw diawali dgn slh, so jika hub qt brakhir meski gw cnt mati sm dia tp qt udh gak bs bersatu lg, mungkin itu bayaran atas ksalahan sbelumx. well, tidak ada kata terlambat utk memperbaiki… cheers!!!
selingkuh, kemaren2 aku bersikukuh ga pernah melakukan hal itu, ntah knapa tp tiba2 aku teringat masa kuliah dulu, aku prh pacaran ma cow, eh ga taunya aku jatuh cinta ma sahabatnya dia (GF ku skrg)…..dan dengan perjuangan yg begitu panjaaaaaang akhirnya aku jalan dgn kedua 2 nya, ga lama setelah itu aku putus ma cow ku, n jln trus ampe skrg dah 7 thn ma GF ku, akhirnya aku menyadari bahwa aku ini adalah perrempuan lesbian yang normal dan sejati.
(@@!$##%^%&^&*^(&…####*********~~~~~~)
Ak jd tringat dengan gfku. Dulu kami mengwali hub kami dgn sbuah prslgkuhan. Dan ak jg sadar, gfku it sma dgnmu. Sulit pd 1 cnt. Tp sekarang, ak mulai mnemukan prubahan pada dirinya. Dia lebih memilih ak. Dan semoga sterusnya akan selalu seperti itu. Gud luck ya sar. . .
setiap orang diciptakan dengan karakternya masing-masing. biar kita bisa saling belajar. pasti selalu ada alasan kenapa ada orang yang hobinya selingkuh. ada juga alasan orang yang selalu setia. semuanya gak lebih biar lebih dekat kepada penciptaNya. dan itu terlaksana hanya untuk orang2 yang berfikir dan membaca.
sumpah ya…selingkuh itu gak enak. pernah nyoba sekali. tapi kok ya ngerasa jahat aja ama orang lain apapun statusnya dia. trus nyesel aja gitu selanjut2nya. hehehe…gak lagi deh.
empat tahun yang lalu aku punya idealisme sendiri tentang kesetiaan dalam hubungan kasih.
Dulu aku terheran-heran dengan seseorangyang selingkuh.
Namun sekarang aku yang merusak sendiri idealisme kesetiaan.
Aku berselingkuh dan sampai sekarang kekasih tidak mengetahui hubungan tersebut.
Tinggal tunggu waktu bom itu meledak.
Crtax sm persis seprti aq.. Percintaanq yg d awli dgn perselingkhn msing2 pihak,Aq selingkh dblkng gfq,dy jg selingkh dblkg gfx… Akhrx aq memtskn utk memilih dy,dy jg dmikian memilih aq,. Ptsin gf msing2,dan menjalin hub tnpa sepengetahuan mrka.. Byg2 rasa tkt it sll muncul,rs crga,krn tkt trsakiti,tkt krna karma.. N mpe skrg qt msh menjalin hub.. N mencba tuk sling percya…
Rasanya baru kmrin ak mgtakan bhwa gfku lbh memilihku.. Tapi ternyata ak salah.. Dia hadirkan wanita lain diantara ak dan dia.. Dan dia sekarang lebih memilih wanita itu..
perselingkuhan memang menyakitkan,., karna gw duku juga pernah selingkuh dan akhirnya gw nyesel,, ternyata gf kulah yang terbaik,, tapi sekarang dia sudah jadi milik orang lain.. jadi intinya syukuri apa yang kamu punya sekarang termasuk pasangan kamu,, hargai dia and jaga perasaannya jangan sampai kamu menyesal ok…
Apapaun alasannya selingkuh ttp aja salah, tp memang agak sulit sih memulai saling percaya di antara kalian krn mulainya sdh dengan perselingkuhan……..tp tidak ada salahnya utk mencoba saling percaya dan setia……..
Kepercayaan itu harta yg paling mahal. Dan dia bisa hilang dgn adanya perselingkuhan. Rasanya amat sangat sulit utk mengembalikan kepercayaan itu, meski yg bersangkutan dah minta maaf, minta ampun, minta ini, minta itu … bla bla bla. Tapi tetap, hati yg terluka masih ada bekasnya.
Makanya, pikir deh beribu kali utk melakukan SLI (itu istilah saya). Krn saya pribadi yakin, sesuatu yg dimulai dari yg “dirty”, tidak akan membawa ketenangan … cepat atau lambat … akan berakhir dgn cara yg “dirty” pula. Piiiizzzz ya
Speechless,..
perselingkuhan harus di hentikan sekarang juga
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments