Obrolan Cewek: Tips Untuk Tetap Eksis di Dua Dunia
Oleh: Shifra D
“Ih! Jij sombong yah sekarang. Nggak pernah be-gowl ma kita-kita lagi”. Pernah dimuncrati kata-kata seperti itu oleh sohib hetero atau teman-teman komunitas homo? Wah.. bisa aja tuh ga cuma ditegur atau disindir-sindir, kalau berkelanjutan bisa-bisa kita dibleki eh-dibleklis dari jaringan pertemanan kita. Serbasalah juga untuk kita yang hidup di dua dunia ini (kok berasa jadi kodok yah?). Kalau terlalu asyiik sama teman-teman homo kita bisa-bisa bisnis atau tali silaturahmi dengan sohib-sohib hetero amburadul. Begitu pula sebaliknya. Nahh… Untuk yang bersikukuh tetap ingin eksis di dua dunia itu coba deh tengok lah sikit ni tips dari ai tuk tolong yu berseronok with kawan-kawan yu.
Double ID. Hayoo ngaaku siapa yang di sini punya ID banyaaaak? Untuk yang punya multiperan di multi dimensi kaya sekarang ini, pasti ga cukup tuh satu identitas. Tiap identitas dibentuk untuk berbagai keperluan seperti untuk urusan kantor, untuk teman-teman kuliah, untuk teman-teman sepoci, untuk tetangga dan keluarga dekat, untuk temen-temen di klub memetik bunga, sampai teman-teman tapi mesra (hihi… iya, kaaan?). Dengan adanya multi ID ini kita bisa tetap berhubungan dengan semua pihak dalam semua aspek kehidupan kita tanpa harus takut bersinggungan kepentingan (ciee tumben serius yah). Tapi tetep yah kalau punya ID buanyak harus dikontrol dan diperhatikan tuh teman-temannya, jangan sampe gara-gara pake ID palsu kita ga tau alias ga ngeh kalau cem-ceman atau TTM terbaru kita ga lain ga bukan si adek ato si tante kita sendiriii.. Jadi tante juga..? err… hihihi…
Kelompokkan teman hetero dan yang tidak. Nah ini penting banget! Sebaiknya tidak mencampuradukkan adonan puding dengan bumbu rendang. Selain rasanya pasti naudjubilah anehnya, perut jeungs pasti bermasalah kalo maksain makan kaya gituan. Sama dengan pertemanan atau hubungan sosial yang kita jalanin. Khususnya untuk jeungs yang belum come out ke semua kerabat dan keluarga. Haram hukumnya nih campur-campur temen kalau gitu, tapi bisa kok ada pihak-pihak yang berada di irisan daerah yang diarsir pada soal di atas (hayo lho… ayo berhitung). Untuk pihak yang memang telah dipercaya untuk bisa ada di dua alam itu mungkin malah bisa membantu jadi juru penerang kalo ada apa-apa. Tapi sebaiknya tetep harus diseleksi ketat yah, jeungs. Nggak mau kan komen-komen penuh cinta yang aw-aw dan uh-uh-ah-ahh dari partner kebaca bos, temen, tetangga, kakak atau malah nyokap? Hiii… ampun, Mamiii!
Mengatur pertemuan rutin dengan keduanya. Yosh! Kopi darat biasanya wajib ada tuh. Setelah lama banget seru-seruan ngobrol di conference chatting, masa sih nggak penasaran dengan mukanya si anu, si itu, si onoh dan si ehm? Udah ketemuan dan saling klik? Kalo gitu hayo diatur jadwal ketemuannya. Sebaiknya nih ya, jeungs… atur sebisa mungkin tempat nongkrong keduanya berbeda juga dengan jam dan kondisi yang berbeda pula. Organisir dengan baik kalau perlu bikin alarm biar nggak lupa untuk pertemuan keduanya. Kalau nggak diatur dengan baik, bisa-bisa terendus tuh kita punya temen homoan siapa aja.
Update kabar terbaru. Biasanya nih kabar-kabar terbaru yang ada di planet homo kita buedaa banget sama yang ada di halaman sohib-sohib hetero kita. Penting banget untuk tetep update di keduanya tanpa mencampuradukkan konten di dalamnya. Hihi… kebayang nggal sih kalau info keduanya simpang siur? Bukannya jadi mau gaul atau eksis malah jadi tulalit tiap lagi nongkrong. Nggak cuma kabar-kabar intern aja tapi lengkapi diri juga dengan kabar apa-apa yang lagi in sekarang, misalnya rupiah lagi menguat, AADB (Ada Apa Dengan si Babeh), Lady Gaga tampilannya kemaren nggak banget, artis dangdut mana lagi yang berani buang kolornya di empang, harga cabe keriting di pasar kelurahan sampe siapa yang akhirnya menangin anaknya Pak RT untuk dikawinin. Kalo nggak update bisa-bisa jadi jangkrik tiap nongrong sama kawan-kawan. Kriiikk… kriik… *injek ah*
Jangan gaptek. Di era globalisasi seperti saat gula bubuk naik karena dibajak para mafia gula di Taiwan ini penting banget yang namanya teknologi. Apalagi sekarang ini kan apa-apa mobile yah… bayar apa aja bisa lewat hape, komunikasi sama sapa aja dan di mana aja tinggal pencet, sampe mau tidur tinggal merem (ya iyalah yah), hehe. Selain update kabar terbaru dari kawan-kawan, melek gadget juga penting. Jangan sampai hari genee masih bingung di mana nulis pesan privat di fb, atau caranya ngeti-tit eh ngetwit-twit cuit-cuit. Tapiii… hati-hati, jeung, jangan sampai tertuka antara teman homo dan hetero.
Buat hubungan pertemanan yang berkualitas. Nah! Ini penting! (kayanya dari poin awal bilangnya penting mulu yah?) Ayo dipilih teman-teman homo dan hetero yang oke dan positif. Teman sedikit tapi dengan ikatan relasi yang oke lebih seru dan nggak ribet bin bikin mumet. Berkualitas gimana? Ya perhatikan detail dan hal-hal kecil, seperti hobinya ngunyah sirih nomor berapa, kalo garuk-garuk pantat pake tangan apa, sampe hal-hal penting mereka seperti ultahnya kapan, anniversary dia sama selingkuhannya (ups!) kapan dan siap sedia membantu di saat mereka butuh (itu lho… seperti meminjamkan bahu untuk tempat dia numpahin air mata, air liur, dan ingus waktu nonton telenovela). Mau disayang kan sama temen-temen jeungs? Ayo mulai dari kita sayang mereka terlebih dahulu, tapi bukan karena ada uang di balik kutang yah. (Eh? Yakin nih nyarinya uang di balik kutang? :p)
Yang terakhiiiirrrr… Uda diatur semua? ID dobel, clustering temen, mengatur waktu ketemuan, update gila, canggih dan semua senang karena diperhatikan? Kalau gitu tinggal fokus dan nikmati waktu kebersamaan dengan teman-teman. Behave dan menempatkan diri dengan benar sangat memengaruhi efektifitas waktu berkualitas yang akan jeung habiskan bersama temans jeungs. Fokus berarti inget nih lagi ngumpul sama genk yang mana, fokuslah dan dengerin apa yang mereka certain.
Suatu kebahagiaan tersendiri bisa dikelilingi banyak orang yang sayang dan perhatian dengan kita. Kalau mau orang lain sayang sama kita, ayo mulai dari diri sendiri dulu dengan sayang ke mereka duluan. Dan semuanya masalah keseimbangan kok, jeungs… jangan yang satu lebih diutamakan sedang yang lain terbengkalai. Kalau bisa dua-duanya jalan kenapa harus satu, kan? (ini SEBAIKNYA nggak berlaku untuk relasi intim alias pacaran atau partneran ya)
@Shifra D, SepociKopi, 2010
PS: Yuk ah. Shifra mau jenguk Bruno dulu ke rumah sakit ya. Kata dokter dia kena stroke. Ckckck… kasihan Pak Satpam. (tulang betisnya masih jadi mainan Bruno soalnya hihihihi).









wkwkwk..bener bgt tuh, 2 dunia…kodok ngoekk kodok ngoekk..ngoekk ngoekk tek dung dung dung :p
Bruno..bruno malang kali nasib kau..
huft….trus terang,ini slalu jadi masalah,antara kerja,keluarga,teman(hetero),teman(homo) dan pacar.kadang merasa waktu 24 jam ga cukup.bruno…kembalikan tulang pak satpam.aduh…nakal kamu ya ^^
hihi kocak…
@Deandev: no,deandev..ini belum sberapa….
agak ribet juga seh..
tapi kita mang harus pinter2..
klo aku seh..untuk saat ini masih hidden lesbian kyknya..
(kyk ninja gitu,,kemana2 pake tutup kepala,,tutup muka,,tutup badan..yaiyalah..masa bugil??)
Hanya segelintir orang yang tau aku lesbian, cuma seorang temen gay dan beberapa temen hetero. Sesama teman lesbian kyknya gak ada yang terlalu ember bocor promosiin klo aku itu juga lesbi..
yaaahhh,,jadi tenang2 aja..
Intinya..pinter-pinter pilih teman kyknya..
Jangan pilih yang kyk katak dalam tempurung,,beli kucing dalam karung,,sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui,,atau berakit-rakit ke hulu berenang-renang ketepian..(walah..tambah ngaco neh pribahasanya..muuv..muuv..) ^_^
setuju sama f3bby! X>
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments