Have Your Say: Memiliki Dua Kekasih
Apakah cinta salah? Apakah setiap manusia diciptakan pasangannya dan telah ditentukan oleh langit? Masih ada manusia yang bingung tentang siapa pasangannya sesungguhnya. Dengarkan cerita sahabat kita, Yanti, yang memiliki dua kekasih.
Sejak SMP saya percaya setiap orang memiliki satu pasangan saja, mungkin karena terpengaruh senang membaca novel dan menonton film romantis. Waktu saya sadar orientasi seksual saya, masih saja saya percaya bahwa setiap lesbian juga seharusnya memiliki satu kekasih saja.
Usia saya dua puluh tahun waktu saya berkenalan dengan W dari kampus. Dari sebatas teman, lama-lama kami menjadi dekat. W sering mengirimi surat, melimpahkanku dengan perhatian, mengajakku pergi nonton dan berjalan-jalan. Suatu malam waktu saya menginap di rumahnya, W mencium saya. Untuk pertama kalinya, saya merasakan debar-debar perasaan dan ketakutan yang bercampur menjadi satu.
Besoknya karena merasa bingung, saya menjauhi W, tapi W gigih menghubungi saya. Akhirnya setelah seminggu berusaha tidak bertemu dengan W, menghindari teleponnya, dan tidak menjawab SMS-nya, akhirnya saya luluh juga. Rasa kangen ditambah penasaran dengan kehadiran W dalam hidup saya, membuat saya menerima W lagi. Resmilah kami menjadi sepasang kekasih.
Sebisa mungkin saya menjauhi W dari keluarga saya karena takut digossipin. Tanpa sadar, hubungan kami berjalan dengan lancar selama tiga tahun. Saya lulus kuliah berbarengan dengan W, dan tidak ada satu pun keluarga saya yang menyadari kedekatan saya dengan W semata-mata bukan karena persahabatan.
Dunia kerja membuat hubungan saya dan W tidak lagi bisa sama seperti dulu. Saya bekerja di tempat yang sangat jauh dengan kantor W, jadi tidak mungkin kami menikmati kebersamaan kami setiap saat seperti waktu kami kuliah di kampus yang sama. Yang jelas, kami sudah jarang menikmati makan siang bersama. Kami berusaha keras untuk selalu bertemu, tapi waktu memang menjadi musuh terbesar kami berdua.
Perusahaan saya memiliki kebebasan berinternet bagi karyawan di departemen saya. Jadi selama saya bekerja, saya dapat aktif on line, sedangkan W tidak memiliki kebebasan itu. Sifat pekerjaannya yang harus berhadapan dengan klien di kantor tidak memungkin untuk selalu menghadapi layar monitor. Dari sanalah saya berkenalan dengan Z.
Z adalah teman chat saya mulanya. Karena keingintahuan yang besar, saya berhasil menemukan beberapa teman-teman lesbian di dunia maya. Yang paling sering chat adalah Z. Dari basa basi, mulailah kami mengobrol, lama-lama obrolan kami semakin asyik. Saya senang mengobrol dengan Z. Saya kaget bercampur senang waktu tahu ternyata Z berkantor tidak jauh dari gedung kantor saya di daerah perkantoran saya.
Dengan tanpa ragu, saya kopdar dengan Z. W tidak pernah marah dengan pertemanan saya di dunia maya sebab saya selalu terus terang kepadanya. Tapi W tidak pernah tahu kelanjutan hubungan saya dengan Z yang semakin hari semakin bikin jantung saya berdebar-debar.
Singkat cerita, saya dan Z saling jatuh cinta dan saya tidak bisa mengelak cinta Z. Z sudah tahu tentang keadaan saya, hubungan saya dan W. Z sama sekali tidak keberatan berbagi, dia hanya mengingini diri saya. Dengan penuh kesadaran, saya memasuki permainan cinta ini. Saya sudah lupa apa yang saya ingat tentang satu orang untuk satu saja.
Memiliki dua kekasih bukan pekerjaan mudah. Sudah berkali-kali kebohongan saya keluarkan, alasan-alasan yang saya buat dengan rapi agar W tidak curiga. Memang benar kata pepatah sejauh-jauhnya tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Akhirnya W mengendus hubungan ini. W seketika marah besar kepada saya, meminta saya untuk segera mengakhiri hubungan saya dengan Z.
Saya menjadi tidak enak dengan Z. Z menangis waktu saya beritahu saya tidak bisa bersamanya lagi. Saya jadi tidak tega, maka saya lagi-lagi berusaha keras menyembunyikan keberadaan Z di depan W. Pada W saya katakan hubungan saya dengan Z telah berakhir. Kepada Z, saya katakan bahwa hubungan saya dengan W juga kandas.
Memiliki dua pacar belum pernah ada dalam pikiran saya. Mungkin ada orang yang bilang enaknya memiliki dua pacar, ternyata punya dua pacar menciptakan sakit kepala yang parah. Dua-duanya bisa ngambek pada saat bersamaan. Dua-duanya bisa menuntut kehadiran saya pada saat bersamaan. Dua-duanya menginginkan saya pada saat bersamaan. Dan yang paling membuat saya pusing, saya harus membagi SMS dan telepon bagi dua perempuan. Melelahkan. Hingga saya tidak punya waktu untuk diri saya sendiri.
Setelah kekacauan dan keributan yang memakan waktu selama tiga bulan, W dan Z mengetahui hubungan saya dengan masing-masing. W langsung meninggalkan saya tanpa ba-bi-bu. Dia marah sekali. Penyesalan saya yang terbesar karena saya telah menyakitinya luar biasa. Saya merobek-robek hatinya sampai berdarah sehingga dia harus meninggalkan saya dalam keadaan terluka. Saya melanjutkan hubungan saya dengan Z, tapi karena keadaan yang sudah tidak baik dari awalnya, akhir tahun kemarin saya dan Z putus. Kami hanya bersama untuk 5 bulan.
Sekarang saya ingat lagi dengan apa yang saya percayai bahwa satu pasangan disiapkan hanya satu bagi orang lain. Saya sudah kapok memiliki dua kekasih. Untuk mereka yang sedang menjalaninya, ingatlah, dua orang tidak akan membuat kebahagiaan. Setia dengan satu orang adalah satu-satunya cara untuk menikmati hubungan dengan kekasih.
@Yanti, SepociKopi, 2010









Aku selalu kagum bagi teman2 yang bisa membagi hatinya, membagi waktunya dengan beberapa kekasih. Aku sendiri takkan sanggup, harus bisa berbohong dan jadinya bohong pada diri sendiri, harus maen petak umpet, sementara untuk memetak umpet satu kekasih didepan masyarakat pun sudah cukup membuat sibuk.
Terkadang kondisi memaksa kita bisa “jatuh” hati pada yang lain, ketika itu terjadi padaku, aku dengan segala daya usaha berkhayal resiko kedepannya, akan menyakiti kekasihku saat ini dan semua akan berantakan.. jadi kadang aku hindari sebisa mungkin.
wuah sama bgt dengan apa yang gw alamin..
1 lebih baik dibanding 2..
hmm…
Syukur deh akirnya sdar.
2 org? serakah.
tak adil dunk bagi si dy yg menomorsatukan qt?
alhasil cuma luka. g cuma W yg luka, Zpun akan trluka dg itu. perempuan kok d sktin mulu?
perselingkuhan itu sulit dimengerti.. cinta terbalut luka.. aku tahu rasanya.. berselingkuh dan diselingkuhi..
aq jd inget m patner q yg skrg lg d malang.
bl, ksh kbr k aq sjk jm 9 mlm ampe skrang.
i miss u so…
Cerita yanti bs dijadikan referensi klo hubungan segitiga itu ribet…apalagi segi empat atau lima…
Wuow kebayang ribetnya kyk apa?
(Ssstt…jangan dibayangin…apalagi dipraktekin…!!)
senang akhirnya km bisa menyadarinya.smoga bs menjadi hikmah yg baik u kamu dan kawan2 smua.
menarik.. tp bkn utk ditiru! gw prnh alamin, bkn gw pny 2 kekasih tp gw yg jd slh 1 dr 2 kekasih yg dimiliki pcr gw wkt itu, parahnya gw org ke-3, gw mau berbagi coz udah kadung syg bgt ma dia wlw pd awalnya bs dibilang coba2 dgn menerima tawaran cinta dr dia.. smakin gw lbh dwasa gw sadar itu sbuah kesalahan n gw ga mau lg spt itu, wlw ga gw sesali telah mencintainya…tp utk kedepannya gw ingin satu org buat satu org lainnya, cm ada 2, bkn 3! memiliki hubungan yg tenang, damai, ga was2 n srg cemburu…byk mkn hatinya. mendambakan hub cinta yg sehat dan positif;-)
Dua pacar, oh tdk..
Klo aku 1 pacar dah ckp aja ah…
ya iyalh, gak baik mempunyai pcr 2 sekaligus. bwt apa!? sbnrny klw qta pkr lbh baik lg, itu udh merupakan kesalahan besar. mw yg pcrn, apalg yg udh menikah..itu gak baik dan gak bener!!
ckp satu org aja, klw udh menyangkut soal “HATI”. klw mw lbh dri 2, dri awal gak ush komit bwt pcrn atw lbh dri itu. makany, jgn keinginan daging aja yg di turutin…dtgny selalu jdi nafsu!! ttp byk DOA dh…ntu yg terpenting. biar qta bisa lbh kwt dlm segala hal. ok!!
haiyah…! punya 1 aj kadang bikin mumet! apa lg klo borongan! hahaha
aku pernah ngalaminnya seperti kamu. bedanya aku masih bersama dgn gf ku sampai skrg n gf ku gak tau. orang ke 3 itu udah pergi krn gak tahan. aku yakin itu yg terbaek. dia yg memulai,akhirnya dia yg mengakhiri. aku gak mau berbohong terus menerus ma gf ku. hub an seperti itu menyakiti semua pihak. itu semua sempat buatku tertekan. stres berat membagi hati dan waktu u/2 cewek. sampe2 aku jg kehilangan pekerjaan. huh.. aku udah gak mau inget-inget lg apapun yg bersangkutan dgn masa-masa sakit itu krn udah aku anggap masa lalu. Ak belajar melupakan dan jg belajar dr kesalahan itu : jangan pernah memberi kesempatan pd orang ke 3, jangan gunakan perasaan saat menolak dan menjauh lah walaupun cewek itu menangis seperti apapun. itu hal yg terbaek. 1 cinta u/1 orang dan u/selamanya. thanks krn kisahmu buatku teringat dgn janji dan prinsipku yg dulu. aku bisa menjadi diriku yg dulu lg skrg.
Jeunkk..Punya selingkuhan, pacar 2, 3 atau sepuluh bersamaan.Gak bikin keliatan tambah keren kok. Adanya malah keliatan jeleknya, tidak bisa kontrol diri. Awalnya mau sana sini sanang. end upnya sana sini pusing. Nebar sakit hati dimana – mana.Sukur deh sudah sadar, moga-moga gak ulang kesalahan yang sama ya. Setia itu enak jeunk, hidup tenang. Moga2 gak dapat pacar sk selingkuh jg.
Punya satu dah mumet …
Punya dua jd ribet …
Punya tiga … Pasti kesrimpet …
So, hati bukan utk dibagi2.
hummm,byak godaaaan
Pusing… sakit hati… tidak mengerti… salah paham… ya. Semua itu sulit. I agree.
hmmm,… gimana caranya mendengarkan kata hati? ;p
haduhhhh… punya 1 aja ga abis-abis… malah makin membesar, gimana 2…. ribet!
Setia adalah tuntutan dari kekasih kita masing-masing
Kitapun menuntut kekasih kita juga setia
Tapi ….
Godaan yang sering datang membuat aku susah payah bertahan
Maafkan aku kekasih …
aku yang mengkhianati hubungan kasih kita
Aku sadar dan aku sudah mengakhirinya …
pny pcar 2 tu mmg ribet,,,
pusing mikirinya..
tp,knp…
Leave your response!
Esensi Espresso
Lesbian, bulan Februari yang beraroma romantis mulai tampak. Apakah cinta? Pada hubungan percintaan lesbian yang tak bisa terikat dalam landasan pernikahan, banyak lesbian yang terjatuh pada kebingungan, ketakutan, dan ketidakpastian. Di mana pegangan untuk masa depan?
Lesbian, cinta bagi pasangan lesbian tentu membutuhkan perjuangan keras agar hubungan jangka panjang bisa terjadi. Banyak tantangannya dalam berkomitmen, misalnya kesetiaan, finansial, keluarga, perbedaan, dan lain-lain. Bisakah kita menjalaninya? Berapa lama pasangan lesbian bisa bertahan? Konon ada yang mengatakan bahwa usia pasangan lesbian tak bakal melewati satu tahun. Ah, tentu tidak benar!
Lesbian, untuk menjadi pasangan yang langgeng sampai nenek-nenek, kita bisa belajar dari teman-teman lesbian yang lain yang sudah bersama selama bertahun-tahun. Delapan tahun? Dua belas tahun? Lima belas tahun? Dua puluh tahun? Bisakah kita mencuri kebijaksaan mereka dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan percintaan agar kita pun bisa berbahagia dengan pasangan sampai nenek-nenek? Pastinya dong! Selamat merayakan cinta dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Peluk cium untuk segenap pembaca SepociKopi tersayang.
Kategori
Visitor Number:
Arsip SepociKopi
Sedang Online
Senggolan Sepocikopi
Stop Press!
Kami mempersembahan kaos SepociKopi yang bakal keren dipakai dalam berbagai acara.
Silakan pilih dan unduh sendiri desainnya, lalu kamu sablon sendiri di kaos warna favoritmu.
Satu desain pasti tidak cukup, dua juga pasti nggak... semuanya saja! Tenang kok, kaosnya sangat lesbian-friendly dan hetero-friendly, jadi nggak bakal ketahuan! Kalau ketemu sesama teman yang juga mengenakan kaos ini, cukup saling melirik penuh arti. Kodenya udah udah dipatenkan di kepala masing-masing bo!
Salam SepociKopi!
Tags
Pembelian Online:
www.gramediashop.com
www.gramediaonline.com
Friendly Reminder
Situs ini adalah situs lesbian nonprofit. Untuk 18 tahun ke atas. Harap keluar dari situs ini jika Anda masih di bawah umur.
Most Commented
www.facebook.com/sepocikopi
www.twitter.com/sepocikopi
Twitter Buttons
Most Viewed
Recent Comments