Home » Sepocikopiana, Tentang Cinta

Kejar Tayang Cari Pacar

9 February 2010 224 views 14 Comments

happyOleh: Sarah

Tahukah kalian bahwa Bulan Februari dan Film 30 Hari Mencari Cinta sangat berhubungan erat bagi beberapa orang ? Tidak perlu bertanya bagi siapa, karena salah satu dari beberapa orang itu adalah aku. Biar aku jelaskan.

Satu tahun yang lalu aku masih sendiri, tidak ada perempuan yang menjadi partnerku. Aku mengenal beberapa lesbian, tetapi tidak ada yang membuatku ingin mengubah statusku. Lagipula aku tidak pernah merasa kesepian. Masih ada keluarga yang hangat, teman-teman yang baik, dan pekerjaan yang menuntut waktu ekstra. Semua itu sudah cukup mengisi kehidupanku. Tapi ternyata Februari mampu mengosongkan hati yang tadinya terasa penuh terisi. Februari ternyata mampu membuat aku sadar bahwa masih ada satu ruang lagi di hati yang belum terisi, dan tak akan bisa terisi kecuali oleh seseorang yang disebut “kekasih”. Lalu apa yang terjadi ketika kesadaran akan ruang kosong itu menguak ke permukaan? Jawabannya simple, cepat cari sang pengisi hati.

Begitulah aku. Menginjak akhir Januari tiba–tiba ruang kosong itu meminta untuk diisi. Beberapa teman pun mulai merasakan hal yang sama. Setiap obrolan pasti berujung kepada satu kalimat, “Sebentar lagi Februari lho”. Ada apa dengan Februari ? Tentu saja ada Valentine. Ini lah yang membuat Februari selalu berhasil mengusik ketengan para lajang. Valentine yang cantik dengan warna pink dan beraroma khas manisnya coklat. Valentine adalah hari di mana para cupid berkeliaran dengan manja melepaskan busur cinta nya. Tapi bagaimana dengan aku. Dengan siapa aku akan berbagi cantiknya pink dan manisnya aroma coklat ?

Harus ada yang mengisi! Dan harus terisi dalam tempo yang secepat–cepatnya. Lalu 30 Hari Mencari Cinta pun menjadi inspirasi. Harus dilakukan pencarian cinta. Ternyata waktuku bukan 30 hari melainkan kurang dari dua minggu. Bagaimana caranya ? Tentu saja mencontek sedikit 30 hari Mencari Cinta. Mulai dari menghubungi kembali mantan pacar, sering nongkrong di mal, café, dan tentu saja salon. Siapa tahu mantan sedang mengalami hal yang sama atau aku bisa menemukan orang baru di tempat yang mayoritas perempuan. Gila memang membayangkan cinta bisa tumbuh dalam waktu secepat itu, tapi pink dan coklat mampu membuat hal gila terlihat wajar. Valentine menjadi hysteria bagiku.

Lalu hasilnya? Dalam film 30 Hari Mencari Cinta ketiga gadis itu gagal mendapatkan pasangan, begitu juga aku. Tanggal 13 Februari aku masih sendiri. Itu artinya sudah tidak ada harapan. Aku juga sudah tidak mau berharap. Mungkin aku memang harus menikmati cantiknya pink dan manisnya aroma coklat seorang diri. Kuputuskan untuk melewati Valentine dengan lembur di kantor, kalo tidak tidur saja di rumah. Kuanggap saja Valentine tidak pernah ada. Miris memang mengingat hidupku bisa terasa hampa hanya karena sebuah kata, Valentine.

Kuceritakan nasib apesku ku kepada seorang teman malam itu, cukup sederhana yang dia sarankan, tapi akhirnya menyadarkan aku. “Sar, coba deh kamu liat lagi film itu, tapi sampai selesai ya.” Dan kulakukan itu. Tiba–tiba aku merasa malu. Ketiga gadis itu memang gagal menemukan cinta, tapi apakah cerita itu berakhir menyedihkan? Tidak. Di akhir cerita, mereka tetap berbahagia dengan status lajang mereka. Kebahagian tidak hanya bisa didapatkan dari seseorang yang disebut “kekasih”, tapi dari semua hal yang ada di hidup ini.

Aku hanya bisa tertawa sendiri menyadari kebodohanku. Hampir dua minggu aku mengalami keparnoan pada hal yang tidak jelas. Dikejar bayangan Valentine yang menyedihkan tanpa kekasih. Hatiku memang ada yang kosong karena ada satu ruang yang belum terisi, tapi kekosongan itu tak perlu kuratapi, apalagi sampai gila–gilaan supaya cepat terisi. Bukankah selama ini aku baik–baik saja?

Pagi itu aku melewati Valentine tanpa kekasih. Ternyata rasanya sama saja dengan pagi sebelumnya. Tidak ada yang berubah. Pagi di hari Valentine tidak berbeda dengan hari–hari lain. Aku tersenyum membaca SMS dari beberapa teman senasib, membahas kegilaan kami selama hampir dua minggu. Semuanya terasa lucu.

Itu setahun yang lalu, Tahun ini aku tidak lagi seorang diri. Aku sudah memiliki kekasih, tapi itu tidak lantas menjadikan Valentine terasa terlalu spesial, karena bagiku setiap hariku penuh dengan cinta. Aku tidak perlu menunggu tanggal 14 Februari hanya untuk menikmati cantiknya pink dan manisnya aroma coklat. Kedua hal itu bisa kurasakan setiap hari. Bukan hanya dari partnerku, tapi dari semua orang dan semua hal yang hadir dalam hidupku.

Jadi, adakah yang mungkin masih sendiri di Valentine kali ini? Tak perlu bimbang. Apalagi harus kejar tayang cari pacar. Ruang hati yang kosong itu suatu saat pasti akan terisi. Tak perlu meratapi nasib. Velentine ini undang saja beberapa teman ke rumah, siapkan popcorn dan minuman soda, lalu nikmati film 30 Hari Cinta Mencari Cinta bersama, pasti cukup menyenangkan. Enjoy Valentine, single!

@Sarah, SepociKopi, 2010

14 Comments »

  • deandev said:

    wuaa itu pernah aku alami bbrp tahun lalu,membabi buta dikejar deadline 30 hari mencari cinta dan satu hari sebelum valentine aku bisa jadian ma seorang ce yg sangat special (kyk martabak yg pake telor 5 wkwkwk…),wl skrg aku udh ga sama dia,tp dia selalu ada dihatiku.sekarang boro2 30 hari mencari cinta,udah lewat dari 10x 30 hari alias setahun lbh menjomblo hiks…tp untungnya saat ini aku banyak dikelilingi sahabat2 yg bs memberi warna dalam hidup aku yippy…

  • Danish said:

    hoho.. ada ya di dunia nyata yang mencari cinta seperti film itu… aku kok gak kepikiran ya… :D
    hmm, ulang tahun x ini sendiri.. dan valentine juga sepertinya kecuali tiba2 aku jadian dlm waktu 4 hari ini..

    yah, kalau memang belum menemukan seseorang itu, mau dibilang apa… berarti memang belum saatnya…

    tapi seru juga ya kalau bareng temen, mencari cinta dalam 30hari…??!

  • Tasmanian said:

    Lagi2 Valentine…
    di kantor tmn2 jg udh pd sibuk prepare buat hr penuh kasih sayang itu, mereka rada2 usil ngeledikin aku yg jomblowati ini…hiks..hiks…:-D

  • keke said:

    kalo ga punya pacar, ya sama temen. kalo ga punya temen, ya sama keluarga.

    kalo ga punya pacar, ngerayain valentine. kalo ga punya pacar, ya ngerayain lunar new year aja.

    aku justru lagi butuh temen nih… make friends with me ya at xugo.lluna@yahoo.com

  • Luminescence said:

    uhmmm… jadi kepikiran tentang V’s day dan single.

    But guess what, tetap akan ada coklat yang kuterima dan kuberikan ke orang lain kok.

    Cherioooooo

    dL

  • Kaoru-K said:

    hmm..
    itulah yang terjadi sama saya sekarang! lol

  • boy said:

    mgkn aku jg akn mgalmi nasib sm sprti apa yg ada d crita i2. kkshq g bkl mrykn hr spsial i2 bsm q. aq jg g tau sggp ato engga nglewatin itu k depan x. u/ saat ni sj smua trasa brat bwt q. entah kksh q plg kmpg hlamn k/ ada kakakya yg mau menikah atau dy yg mw mnikah dg mantan x yg amat q benci seumur hdp q bhkn sampai aq mati. entah itu bnr atau tdk. itu hnya dugaan ibu q. tp ckup membwt aq hampir tk sggp u/ mnjlani hr k depan. aq mncoba menenangkan ht q yg g karuan. tp aq merasa sudh siap mati skrg jika mmg itu terjd dan aq g bkalan rela dy menikah dg mantannya itu (PETRUS).

    maaf aq kq mlh jd curhat sndri y..???
    tp aq bnr2 g sanggup lagi hadapi ini semua.

    thx…

  • ang said:

    siipp…valentine and (still) single..no probs al all :p

  • coffee latte said:

    walah, klo lagi single mesti kejar tayang! gak banget deh!
    iya klo dapetnya pacar yang bnr, klo gak bener! apes deh jadinya! wkwk
    ya mending ng’rayain sendiri aj lah klo gt! xp

  • Babby said:

    Hari kasih sayang nggak mesti empat belas Februari aja kan?… :)

    Met Valentine ya untuk para Single!!!

    ~Babby~

  • samexcelent said:

    menggelitik tp tetep gw blm punya keberanian tuk memulai cari partner….

  • Kyra said:

    Stju stju. . . drpada ‘grantez’ gr2 single. . .mending lah nikmati kejombloan. . .toh dnia jg g kan brakir kalo qt menghdapi v day dg kejombloan. . ahahay. . .

  • olinamikaze said:

    intinya mencintai itu dari hati bukan dari hari

  • patrickstar said:

    Hahaha..setuju sm olanimikaze.. Kasih sayang itu dr hati, bkn dr hari.. Asal jangan nonton Valentine’s day aja..wakakak ;p

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.