Home » Partnership, Sepocikopiana

Di Malam Tahun Baru

6 January 2010 178 views 3 Comments

945e9a639568f094Oleh: Justine Ht

Hongkong di malam tahun baru. Pendaran cahaya kembang api yang memekar indah di tengah laut di langit malam musim dingin menandai pergantian tahun. Ratusan orang tumpah ruah di jalan bersorak-sorai riang menyambutnya. Penyanyi-penyanyi sintal dari Meksiko mengentak di atas panggung yang digelar di depan hotel. Mereka sedang menghibur para tamu dan orang-orang yang menyaksikan pertunjukan spektakuler kembang api yang memang digelar setiap tahun. Hotel-hotel yang berada di sekitarnya harus dipesan jauh hari untuk mendapatkan tempat yang strategis, bahkan Star Cruise berlabuh khusus malam ini.

Ini malam tahun baru yang ditunggu-tunggu. Gelas-gelas cantik siap terangkat untuk bersulang. Suara tawa riuh rendah berbaur dengan musik yang menggoyangkan tubuh, menghalau gigitan dingin angin. Lupakan lara! Mari bergembira seraya melukis harapan akan tahun menjelang. Lima, empat, tiga, dua, satu…

Happy New Year! Selamat Tahun Baru! Sun Nien Fai Lok! Bonne Annee! Xin Nian Yu Kuai! Manigong Bagong Taon!

Mempunyai kesempatan mengenal sahabat-sahabat dari berbagai negara membuatku semakin menyadari betapa berharganya kehidupan. Dulu bahasa menjadi momok menakutkan yang dapat menghalangiku untuk melangkah. Tapi sebenarnya  ternyata bahasa hanyalah secuil masalah yang tidak terlalu berarti untuk menggapai apa yang disebut impian. Perbedaan budaya menciptakan keunikan dalam bertutur. Walau sudah ada bahasa yang menyatukan tetapi logat yang dibawa masing masing orang membentuk karakternya sendiri. Jadilah perbedaan yang pada awalnya terasa sulit akan pupus ketika bahasa hati mulai digunakan.

Aku menoleh ke belakang. Melihat kembali perjalananku. Ke mana aku melangkah selalu kutemukan perbedaan. Partnerku adalah seseorang yang sangat berbeda denganku. Bukan hanya kepribadian tapi juga kebudayaan, keyakinan, dan kebiasaannya. Kesamaan yang kami miliki hanya jenis kelamin dan orientasi seksual. Namun dengan bahasa hati, kami mulai belajar memahami dan saling melengkapi dalam setiap perbedaan yang ada.

Perbedaan kutemukan kembali ketika aku dan partnerku bekerja di Jakarta. Logat bahasa daerah yang kental melekat pekat di lidah, tapi hal itu tidak membuat nyali tersedot. Justru itu menjadi suatu keunikan ketika bergabung bersama sahabat-sahabat yang bermerek “Anak Gaul”. Walau terkadang olok-olok sahabat terasa sebagai lelucon pahit yang menyunggingkan senyum kecut, namun hal itu pada akhirnya menumbuhkan kerinduan di hati sahabat-sahabat kami.

Sederhana sekali semuanya. Bahasa hati akan menelurkan hasil yang fantastis jika mau menggunakan. Dengan latihan beban dan olah raga, kekuatan otot bisa dibentuk; dengan sekolah atau membaca, ketajaman otak diasah; namun hanya dengan membuka dan merendahkan jiwa, hati dilembutkan. Itulah ketrampilan diri untuk mencapai keberhasilan dalam hal apa saja.

Pesta telah usai. Kembang api telah meredup. Tahun yang baru kini menjelang. Kegembiraan meluap saat menyambutnya menyisakan asa yang akan terus bersama dalam detik-detik perjalanannya. Kulambaikan tangan pada sahabat-sahabatku tanpa berpisah, menatap partner dan mengajaknya pulang ke kamar menghabiskan sisa malam. Kami menyelinap di balik selimut hangat. Suatu kebahagiaan yang tak tergantikan sewaktu meringkuk nyaman di pelukannya diiringi dengkur halus sebagai tembang pengantar tidur. Kubiarkan kulit malam mengelupas, memunculkan siang yang bersinar cerah untuk mengisi tahun yang baru dengan langkah yang lebih pasti.

Cheers up! Selamat Tahun baru, sahabat-sahabatku di SepociKopi. Mari bersulang mengisi tahun-tahun ke depan untuk menyelami kayanya perbedaan di alam semesta ini melalui jiwa yang bersih dan penuh welas asih.

@Justine Ht, SepociKopi, 2010

3 Comments »

  • Mel said:

    Ini thn per1 aku tak merayakan thn baru bareng pacar n keluarga. Aku mlh menyambut taun br di dlm mobil di jln tol keluar dr bandara soekarno-hatta. . . Mudah2an thn dpn aku dpt menghabiskan waktu b2 dgn kekasih hati. . Itu harapanku.
    I love girl.

  • tiek said:

    Perbedaan hendaklah tidak menjadi kendala untuk menyatukan hati …

  • d` said:

    namun hanya dengan membuka dan merendahkan jiwa, hati dilembutkan. Itulah ketrampilan diri untuk mencapai keberhasilan dalam hal apa saja.>>Nice written.Suka sekali dengan kalimat ini. Happy New Year too!

Leave your response!

Ruang komentar adalah ruang yang memberikan perhormatan tinggi kepada kaum lesbian. Silakan gunakan kata "lesbian" atau "lesbi" dengan tepat, bukan dengan kata-kata lain yang melecehkan. Komentar dengan bahasa alay, singkatan, dll, tidak diperkenankan. Terima kasih.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.