Selamat datang di Klinik S.O.S!, klinik yang memecahkan seribu satu masalah lesbian bermasalah. Kami menawarkan solusi, bukan subsidi. Jangan ragu menghubungi kami sebab kami senang membantu aneka problematikamu. S.O.S! Pertolongan Pertama Pada Kegilaan.

Yang buka praktek: Mbah De Ni dan Dokter Frizzy Jo

Sebelumnya saya mau ngucapin selamat Tahun Baru buat tim SOS dan semua temen Sepoci Kopi. Semoga di tahun yang baru ini kita semua semakin sukses. Begini Mbah, saya punya masalah yang cukup berat Mbah. Saat ini usia saya sudah lebih dari 30 tahun. Menyadari usia saya sudah cukup matang, maka orangtua saya terus menyuruh bahkan memaksa saya untuk menikah. Karena melihat sikap saya yang dingin dan tidak ada usaha mendekati cowok mana pun, maka orangtua saya berniat menjodohkan saya dengan seorang cowok. Orangtua saya menetapkan rencana untuk mempertemukan kami berdua dalam acara makan siang beberapa hari lagi. Gimana ini Mbah??? Saya nggak mau nikah. NGGAK MAUUUUUU!!! Lama-lama saya jadi kesel, benci dan marah pada orangtua saya. SOS, TOLONG!!!

By: Selyn

Jawaban:
Dear Selyn, Selamat Tahun Baru juga untuk kamu dan semua sahabat SepociKopi. Menangapi masalah kamu, menurut Mbah seh, sebenernya kamu beruntung punya orangtua dan keluarga yang sangat perhatian dan memperdulikan masa depan kamu. Kamu nggak boleh benci mereka karena lepas dari mereka tahu bahwa kamu lesbian atau tidak, mereka memiliki niat yang baik. Jadi kamu harus hargai niat baik mereka. Cobalah posisikan dirimu pada posisi mereka, bagaimana jika kamu menjadi orangtua dan memiliki anak yang belum mendapat pasangan hidup padahal usianya sudah matang? Tentu kamu akan berusaha membantunya mendapatkan pasangan hidup yang baik bukan? Jadi usul Mbah, cobalah kamu terima dulu tawaran makan siang bersama cowok pilihan orangtuamu. Makan siang bersama kan bukan berarti menikah. Setelah pertemuan itu, kamu bisa bicara baik-baik kepada orangtuamu bahwa kalian tidak cocok dan tidak tertarik satu sama lain. Dengan begitu kamu tidak menyakiti hati orangtuamu tapi juga tidak terpaksa menikah. Nah sekarang tinggal mencari strategi agar pada saat pertemuan pertama kalian, cowok pilihan orangtuamu tidak tertarik kepadamu. Nah, untuk mengatasi masalah ini, Mbah De Ni adalah ahlinya. Silakan kamu coba obat terbaru Mbah. Obat ini bernama Ga… ga… ga… ga… gagap. Dengan meminum obat ini, maka kamu bakal jadi gagap, baik secara lisan maupun tulisan. Jadi kamu bisa kebayang dong gimana kacaunya makan siang kalian itu. Kacau saat kamu menyapa cowok pilihan orangtua kamu. “Ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..ha..halo A..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..a..apa ka..ka..ka..ka..ka..ka..ka..kabar? Sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..saya Se..se..se..se..se..se..se..se..se..se..se.. se..se..se..se..se..Selyn.”

Cowok pilihan orangtuamu sampe jedotin kepalanya ke durian saat kamu nyebutin nama panjang kamu yang sebenernya bernama Selyn Ratnawati Suryadiningrat Sundul Langit Mangku Bumi Kartaraharjo Wijoyosusanti Hadiprayitno Sukoco Legosadewi Purwadiningsih Ajeng Kartikasari. Kacau saat kamu memilih makanan. “Sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..sa..saya pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe.. pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe..pe..pesan ga..ga..ga..ga..ga..ga..ga..ga..ga..gado- ga..ga..ga..ga..ga..ga..ga..ga..ga..gado.”

Cowok pilihan orangtua kamu bisa jambakin rambutnya lantaran kamu jelasin kalau gado-gadonya nggak pake kacang panjang dan toge, tapi pakai labu dan kangkung yang banyak, tempe dan tahunya dipotong kecil-kecil, sambal kacangnya dicampur air yang banyak, tidak pakai terasi dan gula jawa, hanya memakai dua cabe rawit hijau yang besarnya setengah jari kelingking.

Salam Hangat,
Mbah De Ni

Dear Selyn,
Hmm… sepertinya kamu sedang mengalami apa yang juga dialami oleh hampir semua perempuan di Indonesia yang masih senang menyandang status jomblo. Emang sih geregetan rasanya kalau ditanya-tanya seputar pacar atau bahkan pernikahan. Nggak ada bedanya sama iklan KB di layar kaca deh. Kapan nikah, kapan punya anak, kapan dapet adik, dll. Cape dehhhh.

Baiklah, saya punya saran untuk pertemuan kamu dengan lelaki yang dijodohkan oleh orangtua kamu. Kebetulan yang diatur adalah makan siang. Suasana cukup mendukung saran saya. Pasti rame dan jadi heboh tuh karena siang hari semuanya lebih jelas terlihat. Kamu nggak usah takut dan ragu untuk menerima tawaran makan siang itu. Datang dan tunjukkan kalo kamu bergigi.

Pertama, tunjukkan kamu perempuan anggun dan berkelas. Makanlah dengan table manner sejati. Biasanya lelaki itu kalau makan jarang memperhatikan sikap. Jadi bikin dia merasa tersiksa dengan pandangan sinis kamu kalau dia makan sup dengan sendok makan biasa atau sebaliknya.

Kedua, setelah dia mulai terbiasa dengan gaya makan kamu yang terdidik, ubahlah 180 derajat. Letakkan semua perlengkapan makan dengan sembarangan, kalau perlu sampai menimbulkan dentingan keras dan mengundang perhatian semua orang di sekitar kalian. Gunakan tangan kamu untuk menghabiskan sisa nasi dan lumat dengan nikmat tulang ayam yang tersisa seolah besok nggak ada kesempatan bagi kamu untuk menikmati makanan enak lagi. Dan jangan lupa, naikkan sebelah kaki kamu seolah-olah kamu lagi makan di warteg.

Silakan dicoba saran saya. Sekiranya lelaki itu tetap kekeuh mendekati kamu, silahkan datang lagi ke klinik ini untuk konsultasi selanjutnya. Selamat Tahun baru juga ya.

Salam hangat,
Dokter Jo

@Tim S.O.S!, SepociKopi, 2009