Home » Obrolan Cewek, Sepocikopiana

Obrolan Cewek: 8 Tips Mengenali Gejala-gejala Pacar Menjadi Bencana di Kemudian Hari

2 January 2010 315 views 17 Comments

Oleh: Shifra D.

Pernah disakiti, dikecewakan, dan tidak dihargai? Aww… siapa sih yang senang digituin? Tapi terkadang hal-hal menyakitkan itu malah datang dari orang terdekat kita yaitu kekasih.

Ada yang bilang pertengkaran itu bumbu-bumbu dalam suatu hubungan. Tapi seperti halnya masakan, kalau bumbunya kebanyakan bukannya enak di lidah yang ada malah bikin kita mual, sakit perut, pusing-pusing, bahkan bisa menimbulkan kematian lho… hiii… seram, kan? Nah, sebelum bumbu-bumbu itu terlau banyak dan merusak kesehatan kita, ada baiknya kita mengenal gejala-gejala pacar yang mungkin nantinya akan mengguyur bumbu ke masakan kita kalo nggak diwaspadai dari awal. Yuks, mareee….

1. Berbohong. Kalau pacar kita berbohong pasti ada yang dia sembunyikan dari kita (ya iyalah ya). Kalau cuma sekali dan abis itu dia mengaku salah, dan nggak mengulanginya lagi sih oke. Tapi gimana kalau dia keseringan banget bohong apalagi pake embel-embel “Aku bohong buat kebaikan kita kok. Kalau aku bilang kamu pasti marah.” Kalo dibilangin gitu pasti Shifra akan respons balik gini (Ehm!) “Ya iyalah marah! Kebaikan pala lu dengkul! Boong ya boong! Dasar sundel bolong!!!” (ups! Ketauan deh pacaran ma sapa. Hihihi). Anyway, menurut Shifra yah, there’s no excuse buat berbohong. No! Pokoknya NO! Ya, kalo bohongnya untuk nyiapin surprise buat kita, kalau untuk menjalin kisah kasih lain dengan idaman lain? (halah bahasanya). Ga lah yaw! Jangan mau dibohongin! Hitung intensitas dia berbohong. Atau hitung seberapa sering kita dibohongi. Sering? Kok bisaaaaaa? *garuk-garuk kepala*

2. Beraura negatif. Bukan berarti dia itu setengah demit ato demit setengah orang lho, jeungs. Maksudnya ádalah dia membawa impact yang tidak baik. Hayo waspada terhadap pasangan yang malah tidak bisa membuat kita maju. Awalnya mungkin dari hal-hal kecil seperti mulai nunggak kerjaan, malas ngapa-ngapain, cepat putus asa, ogah makan, ogah minum, ogah hidup (nah lho?). Ingat, jeungs, semua itu mulai dari yang “mulai-mulai” itu tadi. Mungkin awalnya ngggak terasa tapi setelah beberapa lama hal itu bisa mengubah kebiasaan baik kita dan tanpa sadar kita akan terseret kebiasan buruk plus aura negatifnya. Kalau dulu kita bisa membakar orang dengan semangat-semangat kita yang oke banget. Nah yang ini, terpengaruh dia kita malah kaya api sumbu petromak yang basah pret-pret nyaris mati. Wah… ini perlu diwaspadai. Jangan keterusan pacaran sama model begini karena akan berdampak SANGAT besar di masa yang akan datang. Kalau si dia tidak bisa berubah dan kitanya tak bisa bertahan dan malah terpengaruh… mmm… ayo dipikirkan ulang hubungannya, jeungs.

3. Nggak bisa dibilangin. Nah ini nih yang kayanya simple tapi menjadi awal dari semua masalah. Biasanya kan tiap kita nggak ada yang mau ngalah nih kan kalo sedang berada di tengah pertempuran dan biasanya kalo uda keliatan mana yang dianggap bener pasti deh yang lain bilang “tuh kan! Aku bilang juga apa? Kamu susah sih dibilangin!” sambil yang satu manyun sampe bibirnya bisa dikepang delapan. Nggak enak kan mengulang masalah yang sama berulang-ulang? Nah, herannya kita udah berusaha melakukan semuanya tapi si dia tetep aja melakukan hal yang tidak baik itu dengan berlaksa-laksa alasan dari yang rasional sampe yang nggak rasional, dari yang ilmiah sampe ghoib, dari yang real sampe yang fiktif dari yang empiris sampe yang pragmatis… nah, mari ditinjau ulang keputusan jeung untuk lanjut atau tidak. Jangan sampai someday jeung melakukan sesuatu dan seseorang bilang ”Tuh kan! Aku bilang juga apa, kamu susah dibilangin sih!” tapi di pemakaman jeungs. Waaahh… jangan ah.

4. Malas. Kalao malas-malasan di saat weekend atau  saat kerjaan udah selesai sih okeh aja. Tapi malas akut menahun yang niscaya tiada obat di dunia ini maupun di dunia lain yang sanggup mengobatinya, ayo jangan ragu untuk meninjau ulang hubungan kalian. Malas akut yang kaya gimana? Misalnya karena saking malasnya dia nggak mau ngapa-ngapain dan bentar-bentar nyuruh-nyuruh kita dengan alasan kita pacarnya jadi harus mau memenuhi permintaannya (Hei! Cinta sih cinta tapi kita bukan pembantu lho) atau misalnya si dia itu udah saatnya bekerja tapi ogah kerja karena berbagai alasan yang dicari-cari padahal pada dasarnya malas dan lebih suka main-main aja dan lebih menggantungkan dirinya di kita yang bekerja dan membanting tulang. Yang lebih ekstrim, dia malas bekerja dan mengkaryakan pacarnya untuk mencari uang demi kebutuhan dia dan berdua. Mengkaryakan di sini bukan memberi pekerjaan biasa laksana kantoran… tapi menjual pacar sendiri untuk dipake atau ditiduri orang lain. Dan itu dilakukan demi cinta katanya. Cinta? Yakin?

5. Lari. Lho kok lari jadi salah satu gejalanya? Pasti jeungs bertanya-tanya sambil goyang-goyang badan ke kanan dan ke kiri dong yah. Lari di sini bukan berarti lari-lari di tempat ataa lari-lari keliling Jawa. Tapi lari dari masalah, lari dari kenyataan, lari dari tanggung jawab, lari dikejar Bruno, lari dikejar massa sampai lari sambil kencing (duh gurunya siapa sih, kok lari sambil kencing?). Hehehe… pacar yang baik pasti bisa memilih dan berani memutusan untuk bertindak ketika masalah muncul. Bukannya malah ngumpet di ketek kita atau malah melengos pergi lalu mengendapkan masalah sampai terasa ’agak’ reda lalu dianggap selesai. Nehi-nehi ah… kalo dari hal-hal sepele aja dia sudah menyepelekan gimana yang besar? Ya, kaaan?

6. Main tangan. Hati-hati gunakan tanganmu. Ada lagu yang bilang begitu dan benar lho.Aapalagi untuk ke orang yang kita bener-bener sayangi. Nggak ada satu alasan pun untuk kita mengasari pasangan kita (kecuali untuk kesenangan di tempat tidur ya, jeungs, hehe.) Tapi kalau sampe dia memukul, menampar, menendang, meninju, membakar, menusuk sampai menguliti kita hidup-hidup karena kesal atau apa pun alasannya, nggak ada pertimbangan lain untuk tidak pergi dari orang seperti itu, jeungs. Kita semua butuh dan ingin disayang, kan? Bukan dikasari. Orang yagn kasar dan gampang menjatuhkan tangan tidak layak jadi partner kita yang penuh cinta dan lembut ini, jeungs.

7. Selingkuh. Wah kalau ini sih Shifra tidak akan bernegosiasi dengan diri sendiri untuk tidak meninggalkan dia. Selingkuh itu haram hukumnya. Kalau pernikahan saja bisa dipisahkan oleh maut dan zina apalagi pacaran ya, jeungs. Kalau si pacar sayang and cinta banget sama kita, nggak bakalan deh dia selingkuh dengan alasan apa pun. Nggak ada tuh alasan bosen, berantem, apalagi refreshing. Kalau butuh refreshing ya ambil liburan dan bikin acara berdua dong. Bukan malah nyoba-nyoba, icip-icip sana-sini. Kalau dia selingkuh, tinggalin dan jangan nengok ke belakang. Beneran, jeungs. Jangan nengok ke belakang… itu tante kunti nyengir-nyegir dari tadi tuh di belakang jeungs. Hihihi…

8. Waspada kalau si pacar mulai bertindak mencurigaan. Amati semua tingkah lakunya apakah tiba-tiba berubah secara ekstrem atau berubah bertahap tapi signifikan dan mulai menjurus mengkhawatirkan. Teliti sebelum membeli eh maksudnya teliti lagi dengan siapa dia sering keluar atau perhatikan teman-temannya plus track record mereka. Kita memang tidak bole berprasangka buruk, tapi waspada itu perlu jeungs. Kalau ternyata si patner kita itu termasuk ke dalam kelompok berbahaya seperti teroris, intel mata-mata negara musuh, ketua sindikat narkoba, mafia penjualan anak, buronan interpol, pembunuh bayaran, pembajak informasi rahasia negara, bandar togel kelas kakap, mafia gula bubuk, penjual tanah orang di bawah tangan, sampai ketua komplotan pencuri jemuran bertaraf internasional gimana coba? Wah kita harus pikir ulang tuh kita mau lanjut atau ga dengan si doski. Jangan main air kalau nggak mau basah, mendingan main monopoli aja yuk.

Nah, beberapa tips uda Shifra beberkan tuh. Yang tadi itu semua sedikit dari gejala-gejala yang mungkin timbul. Sisanya biarkan feeling kita yang bicara. Apalagi kan kita kaum hawa sangat peka yah… hihi. Lagi-lagi semuanya subjektif, dan tetap bisa dinegosiasikan dengan diri kita masing-masing. Yang pasti pesan Shifra (Uhhuk-uhhuk) hati-hati mengambil keputusan karena jika kita nggak peka sama gejala-gejala yang ada dan tidak mengambil keputusan, bisa aja si doski jadi sumber bencana di kemudian hari. Semangat, jeungs!

Happy Sunday! XD

*Senyum-senyum sambil nunggu Bruno muntahin hero selundupan dari perutnya*

@Shifra D, SepoicKopi, 2009

17 Comments »

  • tweet-tweet said:

    okeh..
    sip..
    salam buat bruno ya

  • lifeishappi said:

    orang gila! yang ada gue ketawa NGAKAK BIN BAJAY NGACAY MAKAN CAPCAY ADUHAY! ada2 aja! tapi ada benernya juga…cuma banyak LEBAYnyaaaaaaaaaaaa tapi gue SUKA! :) ;)

  • Nara22 said:

    Lho…lho..lho..kok ciri2 ny kyak aq smua ya..!! tp heran ny kok mlah aq yg di tngalin..hikshikshiks..jd sdih..hehehe..

  • lañtòx said:

    ih,, bnr bngt tuh fir,, tp bkn ma lan seh nimpany tuh gejala,, tp ma pcr sobat lan,, mana tuh sobat susah d bilangin,,
    alhsil skrng hub kt mlh renggang,, payah,,
    gmn ya nolonginy,,?

  • stonnie said:

    weleh2,point 5,6,7 tuw ada di mantan gw.dan gw paling suka point 7..sakit bgt pas tiba2 stlh jadian ma slingkuhan nya mantan dtng ke gw lg smbil bilang “ce gw yg skrg tuh cuman camilan.gw ga bs bgtu aja nglupain elo,qta sodara’an yah skrg gw msh pgn dkt ama elo”..namanya bonbin lgsung klr dari mulut gw.dan skrg gw ga nyesel menjauh dari dy dan ga noleh2 lg,trlebih stlh gw bc posting shafira.klo blh nambahin,pertimbangkan jg rfrensi mantan2nya!thx

  • yo said:

    gejala dri 1-5 tuh . gf gu orgny kyak gto . hado . kpan2 kasi tauk cra ngerubahnya dump . huft .

  • LigX said:

    bruno nya udah jinak ya?? hihihihi

  • shifra said:

    @tweet-tweet : iya.. salam balik katanya. Bruno lagi kena bronchitis tuh..kasian yah..
    @lifeishappi : arigatou.. XD
    @nara22 : wah.. rugi bener dia ninggalin kmu, nara..tenang aja km pasti dapet yg jauuuuuh lebih baik dari dia. X]
    @lantox :emang susa si ngasih tau sobat.. apalagi yg uda deket banget yah.. tapi at least kamu uda kasih tau ke dia dan uda nunjukkin kalo km care ma dia. mau urusan dia gimana tar y terserah dia yg ambil keputusan. yg penting ttp dampingi tanpa menghakimi.. salam buat sobatnya ya.. XD
    @stonnie :wah.. keputusan yg bagus! dn btw, namaku Shifra.. bukan Shafira.. hehe..
    @yo : iya, nanti kita bahas di OCE selanjutnya yah.. ato mau share ma aku? bole aja.. X>
    @LigX : lagi jinak tuh dia.. lagi sakit pula.. hehehe..

  • tiek said:

    nomor 11 sist …
    ada aja yang diminta
    kalo kekasih betul-betul mencintai kamu, dia tahu betul bagaimana kondisi keuangan kamu saat ini. Tapi kalo dia memang berniat morotin kamu misalnya minta baju, sudah dibelikan baju minta tas, habis tas minta sepatu, pokoknya adaaaaaaaaa aja yang diminta …
    Kalau kamu punya kekasih macam ini apa yang harus kamu lakukan sist ….

  • yo said:

    okelah shif . mssge fb ako dlo aj . yoan_gaara@yahoo.com . dtggo .

  • Shifra said:

    @tiek:emang repot dn serba salah y kalo pcr minta sesuatu..dikasih kok y minta lg,ga dikasih tar dibilang g sayang..hmhmhm..
    Tp SHifra stju dgn yg Tiek blg kalo sharusny pcr mengerti k0ndisi keuangan kt dn g maxa2 minta dbeliin mcm2..kalopun k0ndisi keuangan kt bgus,mbelikan mcm2 jg bukan hal yg bgus.hm..kyanya aga pjg y kalo dtls dsini..dbhas d OCE brikutnya aj y.. Ikutin terus y,temans! X3

  • Shifra said:

    @yo: ato imelin y k shifra.dokodemodoa@yahoo.com

    X3

  • strawberry kiss said:

    hmm… beberapa ada di gw and ada di partnert gw… seimbang and selaras dweh… love her much… feb nanti qta setaun setelah banyak banget medan” berat menghadap mulai dari mantan pacar sampe guguknya bini but semoga gw sama dia tetep awet… intinya tuch komunikasi…
    duh semoga dia ga baca, bisa melotot berat ke gw..

  • shifra said:

    @strawberry kiss: waw! Sm0ga langgeng terus ya.. Yup! Bnr bgt,intinya k0munikasi.. Eniwei2,gugukny itu apa y? Tmen ny brun0? Atau… (hehehe)
    Yakin pcrnya g bc? Ktnya uda blg dy untk bc sepoci? Ehehehe..
    *wink2*
    Salam kenal dn slamat datang d sepoci kopi yah.. XD

  • strawberry kiss said:

    hehehe.. gukguknya tuch hubbynya.. kalau dia baca, beibeh i lap u full deh…

  • f3bby said:

    wew..
    serem juga ternyata..
    tapi kalo emang sayang..pasti kita mau berubah untuk pasangan..tul gak??

    Dari yang bohong tiap jam,,yaahh dikurangin bo’ongnya 3xsehari.. (hee..?? minum obat cacing kalleee..)

    untuk yang selingkuh..aku stubuh..(STUju Banget tuH)..
    gak ada tolerenasi untuk yang selingkuh..
    tapi flirting2 dikit boleh lah..
    (jiiiiaaahhh…sama aja itu maaahh…hehehe..)

  • amel said:

    iiiiihhhh….
    kLu co aQ udh mAin tangan ap gy main bLakang,,,
    aQ Lgsg siAp2 tUk say i’m soRry gooDbye…
    sLm knL iia,,,

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.